Korban Ledakan Gas Menghembuskan Nafas Terakhir

January 24, 2018

Kuningan, (BK) - Korban ledakan gas yang terjadi di salah satu Rumah Makan di Ciporang akhirnya meninggal.  Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Wijaya Kusumah dan koma selama 10 hari, Nana Hoeronasrudin Bin Dabas menghembuskan nafas terakhir di RSUD Gunung Jati Cirebon, Rabu (24/01) sekitar pukul 04.30 WIB.

Sekertaris Desa Ancaran, Ade Wahyudin memberi keterangan pada wartawan portal online Berita Kuningan bahwa kabar meninggal salah satu warganya tersebut benar adanya. “Iya meninggal tadi subuh, sekarang sedang dikebumikan,” ungkapnya.

Menurut keterangan Ade bahwa ledakan yang menewaskan Nana terjadi saat dirinya mengganti tabung gas yang kosong saat Nana bekerja  pada hari Ahad (14/01). Saat itu ada beberapa kompor lain masih menyala sehingga menimbulkan semburan api dan ledakan yang menyebabkan 85% tubuh Nana mengalami luka bakar.

Mewakili aparat Desa, Ade turut belasungkawa dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah peduli. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang menunjukan kepedulian dan memberikan bantuan, khususnya Karang Taruna Desa Ancaran yang berinisiatif menggalang dana dan bantuan bagi korban,” ungkap Ade.

Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 08.20 WIB dan langsung dimakamkan di TPU Sadilem Desa Ancaran.  (AR27/Red)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »