Berita Terbaru

Dewi Puspita : Harus Ada Wakil Yang Perjuangkan Kesejahteraan UMKM



Berita Kuningan - Dewi Puspita sari, Caleg anggota DPRD Kuningan dari dapil IJ,  dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), terus menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kuningan. 

Hal ini juga yang menjadi pemicu dirinya untuk ikut tampil dalam kontestasi politik 2024 mendatang. Memahami pentingnya perwakilan yang berasal dari UMKM, Dewi merasa perlunya kehadiran pelaku UMKM dalam proses perumusan regulasi, aturan, dan kebijakan, agar berpihak pada UMKM.

Dewi menegaskan, jangan sampai UMKM hanya terkesan dieksploitasi. Hanya menjadi jalan turunnya anggaran berbagai program yang menguntungkan pihak-pihak tertentu, namun tidak  berdampak positif secara berkelanjutan terhadap UMKM itu sendiri. 

"Harus ada program yang berkelanjutan, yang berkontribusi pada pertumbuhan jangka panjang UMKM. Jangan hanya program dengan ceremonial yang luar biasa megah, di hotel mewah, namun tidak berdampak untuk memajukan UMKM dalam jangka panjang dan berkelanjutan," ungkap Dewi saat diwawancara, Sabtu (25/11/2023).

Selain itu, terkait isu tingginya harga produk UMKM Kuningan, menurut pandangannya tidak semata-mata disebabkan oleh keinginan pelaku UMKM untuk mendapatkan keuntungan besar, atau karena tidak sabar.

Dewi menjelaskan, Bahan baku produk UMKM di Kuningan banyak diambil dari luar Kabupaten Kuningan, otomatis dibebankan biaya transportasi dan lainnya, sehingga harga bahan baku tinggi, otimatis Harga Pokok Produksi (HPP) meningkat. 

Dewi menegaskan, perlu langkah konkret, dengan membuat regulasi untuk mengatur dari hulu ke hilir, mensinergikan sektor mulai dari sektor  pertanian, peternakan, perikanan, hingga koperasi dan UMKM, sehingga bisa bersama mencari solusi agar UMKM mendapatkan bahan baku dengan harga rendah.

"Saya berharap, Pemerintah Daerah (Pemda), segera dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk menciptakan regulasi yang mendukung sinergi lintas sektor. Kita ingin harga murah yang dapat menguntungkan semua pihak, sehingga UMKM Kuningan dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, dan menjual produk dengan harga bersaing," tambahnya.

Selain itu, lanjut Dewi, masih banyak masalah-masalah yang dihadapi oleh para pelaku UMKM, dan membutuhkan keberpihakan baik dari eksekutif maupun legislatif. Sehingga, bisa menjadikan UMKM sebagai penopang perekonomian di Kabupaten Kuningan.

Dewi mengajak baik pelaku UMKM, dinas terkait atau pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat, pihak swasta dan masyarakat semuanya untuk bisa berkolaboratif, adaptif dan produktif untuk meningkatkan lagi perekonomian di Kabupaten Kuningan.

Tidak ada komentar