Hari Lebaran, Kampung Ketupat Banjir Order



Berita Kuningan -  Momen hari raya Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi para perajin ketupat di Kampung Ketupat yang berlokasi di Desa Karangmangu, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Pasalnya, setiap lebaran pesanan meningkat hingga seratus persen.

Dari tahun ke tahun, di Desa Karangmangu terdapat kampung yang menjadi sentra pembuatan kulit ketupat dan penjualan ketupat. Mayoritas warganya membuat kulit ketupat sehingga disebut kampung ketupat.

Jelang lebaran, pembuatan kulit ketupat mencapai 10 ribu buah, dua kali lipat lebih dari hari-hari biasa yang hanya sekitar 4-5 ribu buah. Sementara untuk bahan baku beras yang dibutuhkan, saat lebaran mencapai 5 kwintal, sedangkan hari biasa yang hanya 80 kilo beras perhari.

"Alhamdulillah lebaran beras sampai lima kwintal. Pembeli bervariasi, ada yang untuk dibawa keluar kota, untuk dijual lagi di kampung, ada juga yang untuk konsumsi sendiri," ungkap Ajay, salah seorang pengusaha ketupat, Rabu (12/5/2021).

Selain pelanggan baru, pelanggan lama seperti penjual di pasar pun masih ikut turut neramaikan. Harga jual sekitar 10-15 ribu perikat, tergantung besar kecilnya ketupat. 1 ikat berisi 10 buah ketupat.

Proses merebus ketupat bisa memakan waktu hingga 3 jam. Di Kampung Ketupat, terdapat sekitar 10 pengusaha ketupat yang telah turun temurun. (Nana/Red)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers