Pemda Kuningan Resmikan Roadshow Pasar Murah


KUNINGAN - Pasca diberlakukannya Pasar Murah dihari bebas kendaraan atau Care Free Day yang digelar sepanjang Jl. Siliwangi - Taman Kota Kuningan, kini menjelang bulan Ramadhan 1438 H Pemerintah Daerah mengupayakan yang terbaik bagi warga di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Kuningan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemda Kuningan meluncurkan program roadshow pasar murah yang secara resmi diluncurkan serta diitandai dengan pelepasan kendaraan pengangkut logistik dan komoditas pasar murah oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama di halaman kantor Pemda Kuningan, Senin (22/5).

Asisten Daerah Bidang Pembangunan H. Dadang Supardan yang didampingi oleh Kabag Perekonomian Setda Kuningan U Kusmana mengatakan, ini merupakan program yang digagas oleh bagian perekonomian untuk memenuhi kebutuhan warga di Kabupaten Kuningan. Sehingga masyarakat bisa berbelanja dan mempersiapkan bahan-bahan dengan harga yang terjangkau.

"Program roadshow pasar murah ini dilaksanakan menjelang masuknya bulan Ramadhan dan ini murni insiatif dari bagian perekonomian Setda, serta tidak ada dalam perencanaan APBD Kuningan.

"Alhamdulilah sudah dua pekan ini pelaksanaan pasar murah dan mendapat respon positif dari masyarakat," ucapnya.

Dikatakan Dadang, harga di pasar murah ini relatif lebih murah. Misalkan harga daging, jika di pasar tradisional itu bisa mencapai Rp. 120.000 tapi di pasar murah harganya hanya Rp. 80.000 saja. Kemudian untuk harga lainnya, seperti gula itu senilai Rp. 11.000 dari harga normal di pasar Rp. 13.000.

"Kemudian yang lainnya seperti telur ayam, minyak goreng, beras premium, dan yang lainnya itu kami memasang dengan harga yang relatif murah. Ini dilakukan untuk membantu masyarakat dan bukan menyaingi pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kuningan," kata Dadang.

Sementara Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, mengatakan bahwa penyelenggaraan pasar murah tersebut dilaksanakan secara insidental dan bersifat roadshow. Selain itu, jadwal dan tim dari Pemda pun telah ditetapkan.

"Ini merupakan terobosan dari pemerintah untuk meringankan masyarakat menjelang Ramadhan, dan bisa memantau inflasi harga kebutuhan pokok yang lainnya. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan," kata Acep. (JHD29)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers