Cadar Menjadi Tren Fashion Remaja di Kabupaten Kuningan?

Photo: Noey Arashima

Berita Kuningan - Tak hanya di Pondok Pesantren atau majelis ta'lim, belakangan ini sangat mudah kita jumpai para perempuan yang mengenakan cadar di Kabupaten Kuningan. Di acara umum seperti Car Free Day ataupun lainnya, banyak kita jumpai perempuan bercadar yang membuat Kabupaten Kuningan terlihat lebih Agamis.

Meski kebanyakan berwarna hitam, namun ada pula yang mengenakan warna lain bahkan tidak sedikit yang bermotif bendera Palestina tertempel di pinggirannya.

Menurut hasil pantauan wartawan Berita Kuningan, selain cadar, banyak dari kaum hawa yang kebanyakan remaja itu mengenakan masker sebagai penutup wajah pengganti cadar. Tujuannya sama yakni menutup aurat.

Baca juga: Antara Cadar dan Kuningan

"Tujuan menggunakan cadar adalah untuk menjaga diri dan menjaga pandangan dari laki-laki, karena laki-laki adalah makhluk visual. Bahkan yang telah menggunakan hijab lebar saja masih diganggu. Menggunakan cadar lebih aman agar tidak diganggu." ungkap Eha, Mahasiswi yang telah mengenakan cadar.

Cadar yang dikenakan ada berbagai model seperti model bandana, model tali ataupun lainnya. Kemungkinan dalam waktu mendatang, cadar akan menjadi trend di kalangan remaja di Kabupaten Kuningan.

"Cadar atau niqob sudah menjadi hal biasa di Kuningan, bahkan bisa dibilang menjadi tren khususnya di kalangan remaja. Saya tidak malu menggunakannya. Karena banyak wanita di Kuningan yang telah menggunakan cadar dalam aktivitas kesehariannya dan mendapat dukungan dari masyarakat sekitar." pungkasnya. (EH16/Red)

Post a Comment

1 Comments