Seni Ukir Kaligrafi Ini Ternyata Produk Kuningan


Berita Kuningan - Berawal dari pelukis kaligrafi, Ahmad Tajudin atau dikenal sebagai Udin Ukir kini menjadi pengrajin ukiran kayu yang tersohor di daerah wilayah tiga Cirebon.

Ahmad Tajudin memulai seni kaligrafi sejak tahun1995. Awalnya ia hanya melukis di Masjid-Masjid, setelah itu dia pun mulai mengukir dengan pahat di atas kayu pada tahun 2000.

"Basicnya dikaligrafi karena punya jiwa seni, saya belajar mengukir cuma sebentar. Alhamdulillah sekarang membuat perpaduan karya seni kaligrafi dan seni ukir." ujarnya.

Udin yang asli asal Cirebon memutuskan untuk hijrah dan pindah domisili ke Kuningan pada tahun 2008. Dia pun bertekad untuk memperkenalkan ukiran hasil karya warga Kuningan.

"Jadi karena saya sudah jadi orang Kuningan saya ingin memperkenalkan ukiran orang kuningan, biar nggak orang Jepara aja," ucapnya.

Udin Ukir awalnya mendirikan usaha di rumahnya dekat RS Paru-Paru Cirebon mulai dari nol. Kini Karyanya sudah dikenal di wilayah tiga Cirebon.

Di Kuningan sendiri dia mempunyai pelanggan di beberapa daerah seperti Luragung, Ciawi Gebang, dan sekitarnya.

Untuk bahan yang dibuat Udin Ukir ada beberapa macam, seperti kayu, acrilik, bahan sandal, sterofoam, kaca, dan lain-lain.

Masa pembuatanya pun tergantung ayat-ayat yang dibuat. Untuk ukuran kaligrafi berukuran 1,5m X 2,5m tebal 5cm Udin Ukir memerlukan waktu berbulan bulan pengerjaannya.

Selain itu Udin Ukir melayani ukiran meubel kaligrafi, mimbar Masjid, gebyok pernikahan, gebyok rumah (pi ntu antik), dan lain-lain.  (JN01/Muhammad Fauzi/Red)

Post a Comment

0 Comments