Peduli Pelajar, PKB Buat Gerakan Bangkit Belajar




Berita Kuningan -
Guna mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginisiasi program Gerakan Bangkit Belajar, serentak seluruh Indonesia.

Ketua DPC PKB Kuningan, H Ujang Kosasih mengatakan gerakan itu sendiri merupakan Ide dari Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar yang tergerak ingin meringankan beban masyarakat.

"Gerakan Bangkit Belajar merupakan inisiasi dari Gus Muhaimin, akan keinginannya membantu para pelajar belajar lewat metoda Daring, agar pelajar dan mahasiswa bisa tetap belajar tanpa harus terbebani dengan Quota ataupun HP,"ujar Ujang Kosasih saat launcing GKB di sanggar belajar DPC PKB Kuningan, Selasa (1/9/2020).

Saat belajar di Sanggar Belajar nanti para pelajar dan mahasiswa akan difasilitasi dengan wifi gratis, alat belajar, dipinjamkan handphone dan relawan pendamping saat belajar.

"Relawan pendamping siswa sendiri, memang dihadirkan di setiap sanggar belajar, untuk membantu para siswa yang mengalami kesulitan belajar,"ungkap Wakil Ketua DPRD ini.

Ujang Kosasih pun mempersilahkan para pelajar dan mahasiswa yang ingin menggunakan fasilitas belajar daring  Sanggar Belajar PKB di tujuh tempat yang tersebar di kader-kader PKB.

"Bagi pelajar dan Mahasiswa yang ingin hadir silahkan datang saja ke tujuh tempat yang telah disediakan diantaranya di Kantor dpc pkb kuningan, rumah Pak Haji Hariri di Dapil 1 (purwasari),"papar Ujang

Selanjutnya untuk yang rumahnya berada di sekitar Desa Silebu,Kemacatan Pancalang, tambah Ujang bisa mendatangi rumah Anggota Dewan Fraksi PKB, Hj. Neneng Hermawati, sedangkan untuk Desa gresik Kecamatan Ciawigebang bisa mendatangi  Sanggar Belajar Pondok Inspirasi, Kader PKB Muhammad Apip firmansyah.

"Yang berada di Desa Pajawan Kidul Kecamatan Lebakwangi, bisa ke Graha Ahmad Bagja, di Daerah Timur yaitu Desa Cibingbin Kecamatan Cibingbin bisa datang ke Sanggar Belajar tempat tinggalnya Pak Hj Gozali,yang terakhir Sanggar Belajar Saung Hejo kediaman Susanto di Desa Ciherang kecamatan Kadugede," jelasnya.

Ujang menjelaskan alasan launching GKB dipilih tepat pada saat Kuningan merayakan Hari Jadi ke 522 tahun adalah sebagai catatan sejarah agar PKB bisa terus berikhtiar untuk memajukan masyarakat Kuningan.

Ujang pun berharap pemerintah Kabupaten kuningan, melalui kebijakan Bupati Kuningan, bisa menyediakan fasilitas-fasilitas tersebut agar masyarakat dan para pelajar tidak keberatan dengan permasalahan yang ada.

Sementara itu salah satu pelajar yang turur hadir dalam launching GKB, Farel siswa SMPN Babakan Reuma, bersyukur adanya sanggar belajar tersebut. 

"Iya, terbantu bisa belajar online di sini, soalnya suka ga tega minta quota sama orangtua, kasihan sama mamah buat makan aja kadang ada kadang engga,"tuturnya. (AD27/Red)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers