Berita Terbaru

Bersaing dengan Siswa SMA, Pelajar SMPN 3 Kuningan Resmi Wakili Indonesia ke Olimpiade AI Sydney

BERITA KUNINGAN – Nama Kabupaten Kuningan kembali harum di kancah nasional. Kenzie Nun Rumi Mahmada, seorang remaja berbakat asal Kuningan yang menempuh pendidikan di SMPN 3 Kuningan, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama dalam ajang seleksi National Cybersecurity and AI Olympiad (NCOA) 2026.

Kemenangan ini terasa spesial karena Kenzie, yang masih duduk di bangku SMP, mampu mengungguli pesaing-pesaing tangguh dari jenjang SMA sekolah-sekolah bergengsi di Indonesia. Berdasarkan pengumuman resmi, Kenzie berada di posisi puncak mengalahkan perwakilan dari SMA Mawar Sharon Christian School, SMAK Penabur Gading Serpong, dan SMA Temasek Independent School Bandung.
Atas pencapaian ini, Kenzie terpilih menjadi perwakilan resmi Indonesia untuk bertanding di ajang bergengsi dunia, International Cybersecurity Olympiad in AI (ICOA) 2026 yang akan digelar di Sydney, Australia, pada 27 Juni hingga 2 Juli 2026 mendatang.

Dibalik kesuksesannya menguasai teknologi rumit seperti AI Security, Cryptography, hingga Digital Forensics, ternyata Kenzie mendalami bidang tersebut secara mandiri. Hal ini diungkapkan langsung oleh ibunda Kenzie, Nung Marzuki.

"Kenzie belajar IT secara otodidak selama ini. Saya selalu mendukung apa yang menjadi passion Kenzie. Sekarang dia sedang senang mendalami cyber security," ujar Nung Marzuki kepada redaksi BeritaKuningan.com.

Sebagai orang tua, Nung mengaku sangat bersyukur putranya dapat memanfaatkan waktu luang untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat.

"Terpenting bisa memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif. Ajang ini merupakan kesempatan baik buat putra daerah bisa mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Semoga menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan diri, mengasah diri, serta tetap menjadi pribadi yang membumi," harapnya.

Untuk diketahui, ICOA 2026 Sydney merupakan olimpiade AI Security pertama di dunia. Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 40 negara dan wilayah untuk mencari talenta terbaik di bidang kecerdasan buatan dan keamanan siber.

Kenzie akan bertolak ke Sydney untuk bersaing dalam berbagai kategori teknis, mulai dari Web Exploitation, OSINT, Cryptography, hingga AI Security. Keberhasilan Kenzie menjadi bukti nyata bahwa putra daerah dari Kabupaten Kuningan mampu bersaing di level dunia.

Semoga Kenzie dapat membawa pulang kemenangan di kancah international dan terus menginspirasi generasi muda Indonesia lainnya. (AR27/Red) 

Tidak ada komentar