Berita Terbaru

Aksi Bela Al Quds, Umat Muslim Harus Boikot produk Amerika dan Israel


Kuningan, (BK) - Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kuningan bersama Aliansi Persaudaraan Islam Kuningan (APIK), Ponpes dan organisasi mahasiswa serta gabungan elemen umat Islam Kuningan mengadakan Aksi Damai dengan jumlah masa sekitar 500 orang yang dipimpinan Insan Nulyaman, M.Pd.I. Ketua BKPRMI Kabupaten Kuningan.

Aksi Damai tersebut berlangsung didepan  Masjid Agung Syarul Islam dan Pendopo Kuningan pada Hari Ahad (10/12) yang di mulai sekitar pukul 06.30-09.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut masa aksi damai membawa Spanduk bertuliskan Aksi Bela AL-Qudus, Trump Peniup Trompet Permusuhan, Al-Quran Iman Kami Al-Qudus Satukan Kami, Mari Perkokoh Ukhuwah Islamiyyah, Kita Bersama Palestiana, Tolak Trump, Yerusalem Milik Palestina,  Kuningan Cinta Yerusalem, serta membawa bendera Merah Putih sebagai tanda kecintaan terhadap NKRI.

Adapun orasi-orasi yang disampaikan adalah mengajak Masyarakat Kuningan agar memperhitungkan setiap rupiah supaya bisa bermanfaat, serta menghimbau agar tidak menggunakan produk-produk hasil Zionis.

"Mari kita bersatu kita boikot produk-produk Amerika, jangan ada sekat-sekat lagi kita sebagai umat Islam jangan sampai terpecah belah, dan diadu dombakan oleh orang-orang atau kelompok yang tidak bisa di pertanggungjawabkan, mari satukan suara untuk membela Islam," salah satu isi orasinya.

Tak hanya membahas masalah produk-produk Zionis, dalam aksi tersebut pun membahas masalah Yerussalem diakui menjadi Ibukota Israel dan bersengketa.

"Memang benar tidak aneh ketika Yerussalem diakui menjadi Ibukota Israel dan bersengketa, yang menjadi keanehan adalah dimana ketika kita umat Islam yang mengetahui berita tersebut hanya terdiam dan tidak melakukan apa-apa," ungkap Insan.

Pada saat orasi yg diwakili oleh beberapa elemen organisasi hampir sama menyampaikan bahwa musuh umat Islam ada 2 yaitu Yahudi dan Nasrani. Mereka tidak akan pernah berhenti menggoyangkan ummat islam dan memecah belah umat Islam, maka dari itu mari bersatu bersama demi Agama Islam yang kita cintai dan yakini bersama.

Dengan adanaya pemberitaan tentang Yerussalem diakui menjadi Ibukota Israel, masa melaksanakan aksi damai berharap pemerintah supaya bisa tegas dalam hal menaggapi permasalahan Palestina tersebut, dan membunuh politik luar negeri yang tegas dan jelas, untuk memberikan suara kepada Yerusalem, agar umat Islam disana dapat diberikan kemakmuran dan kedamaian. (JN01/Red)

Tidak ada komentar