Kebakaran Puncak Gunung Ciramai Meluas hingga 650 Hektar


Berita Kuningan - Selain menggunakan Heli Bell 412 EP, penanganan kebakaran hutan dan lahan Gunung Ciremai dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya, seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1515/Cigugur, Serka Sumirat yang tergabung dalam Tim dengan relawan dari ARTAPALA.

Menurut Serka Sumirat, situasi kebakaran di atas jalur Palutungan 95% aman. Hanya tinggal kepulan asap dari sisa kebakaran yang sudah dipadamkan. Tim yang dipimpin Serka Sumirat bergerak dari Posko  pukul 10.00 WIB tiba di simpang Apuy pukul 14.30 WIB langsung menyisir sisa kebakaran bersama relawan hingga pukul 16.00 WIB, Jum'at (10/8/2019).

"Pukul 16.00 Tim bergerak turun menuju Posko Pasangrahan 3 dan relawan bertahan di atas untuk menjaga api agar tidak membara.  Kami bergerak menyusur kembali sampai di Posko Palutungan pukul 20.00." ungkap Sumirat.

Sementara penanganan dengan Heli  Bell 412 EP, Take Off dari lapangan Helipad villa H. Rahmat Adrian menuju waduk darma dengan koordinat (7°0'40.08"S, 108°24'32.25"T) untuk pengambilan air, setelah itu menuju titik koordinat kebakaran (6°53'56.79"S, 108°24'44.05"T), dari titik api ke waduk darma.

Tampak Dandim 0615/Kuningan Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., MM dan Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan, SIK melakukan peninjauan pengambilan air oleh Helicopter Bell 412 EP di Waduk Darma.

Setelah itu Heli Bell melakukan patroli udara dengan Pilot Capten Agus, Co. Pilot Capten Priana bersama Crew dan Kalakhar BPBD Agus Mauludin, Kasi Ratlog BPBD Ayip, dan perwakilan LSM AKAR Maman. Data yang diterima pihak Kodim dari BPBD, dari hasil patroli udara, hutan dan lahan yang terbakar semakin meluas, diperkirakan mencapai -+ 650 Ha. (AR27/EH16/Red)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers