Mengidap Kista di Saluran Ampedu, Dena Butuh Uluran Tangan


Berita Kuningan - Setiap orang tua menginginkan anaknya tumbuh sehat, namun manusia memiliki takdir dan ujian masing-masing, salah satunya seperti yang dialami pasangan Nono Karno dan Devi Pradita. Buah hati yang bernama Dena Radya Almira Nasyiah yang berusia 3 bulan harus keluar masuk Rumah Sakit akibat sakit yang dideritanya.

Dokter mendiagnosa ada kista di saluran ampedu Dena. Pada usia 43 hari Dena menangis terus-menerus tanpa sebab. Seluruh badan berwarna kuning, Buang Air Besar (BAB) berwarna pucat sehingga orang tua Dena membawanya ke RSUD 45 Kuningan untuk diperiksa. Karena keterbatasan, RSUD 45 merujuk Dena ke RSCM Jakarta.

Hingga saat ini, orang tua Dena sudah berupaya menjalani pengobatan demi kesembuhan peri kecil mereka. Selain rawat inap di RSUD 45 Kuningan dan RSCM Jakarta, Dena harus rutin menjalani rawat jalan di RSCM Jakarta yang membutuhkan biaya tidak sedikit.

Dena harus segera di CT Scan dan operasi angkat kista. Meski biaya operasi menggunakan jaminan BPJS, namun obat tidak semuanya tercover. Sering harus membeli obat yang tidak ditanggung BPJS dengan harga yang lumayan mahal.

Selain itu, Dena sangat membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk proses pengobatan di Jakarta. Belum adanya program pemerintah baik pemerintah daerah maupun pusat  untuk kendala masalah transportasi dan akomodasi membuat Nano kesulitan mencari bantuan.

Sebagaimana diketahui bahwa program pemerintah baik pusat maupun Pemda Kabupaten Kuningan belum komperhensif dan sistematis dalam menangani masalah darurat masyarakat termasuk masalah kesehatan. Saat ini program yang ada masih banyak yang bersifat parsial dan bahkan masih banyak masalah masyarakat  yang belum tersentuh program pemerintah.

Ayahnya yang bekerja sebagai Aparat Desa hanya mendapatkan penghasilan bersih kurang dari Rp 500 ribu perbulan. Saat ini, pasangan muda yang masih menumpang di rumah orang tuanya ini hanya bisa bersedih dan sabar karena kendala biaya yang harus ditanggung demi kesembuhan buah hati mereka.

"Kami dikasih ujian dan nikmat dari Tuhan melalui peri kecil kami. Sebagai orang tua saya sedih, namun hanya bisa bersabar dan ikhtiar apapun kami lakukan untuk putri kami satu-satunya agar bisa sembuh." ungkap Nano pada beritakuningan.com, Rabu (23/7/2019).

Bagi para dermawan yang terketuk pintu hatinya dan ingin membantu ikhtiar untuk kesembuhan Dena, bisa langsung menyalurkan bantuan ke orang tuanya yang beralamat di RT008 RW 002 Dusun Bakom, Desa Pamupukan Kecamatan Ciniru Kabupaten Kuningan, Jawa Barat atau transfer melalui nomor rekening 427101010507534/BRI an. Nano karno
(Ayah Dena). Info lebih lanjut hub Tim Kuningan  Berbagi melalui Whatsapp : 0823-1010-0606. (AR27/EH16/Red)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers