Sanggar ASIC Kuningan Rilis Lagu Pop Sunda

Proses shooting pembuatan videoklip pop sunda oleh Sanggar ASIC.

Kuningan, (BK) - Sanggar ASIC ternyata tak hanya mempelajari bidang akting dan film, mereka pun mencoba karya lain di dunia tarik suara. Pada momen hari jadi Kuningan ke-519 mereka membuat sebuah lagu yang berjudul 'Kuningan Kenangan'. Sekarang ini mereka kembali membuat lagu bergenre Pop Sunda.

Diki Damamudin, Ketua sanggar ASIC mengaku tertarik untuk mengeksplorasi bakat seni yang dimiliki kawan-kawannya.

"Kita sering ngumpul dan kadang-kadang pada saat ngumpul tersebut ada saja teman yang asik dengan gadgetnya dan berkaraoke melalui aplikasi di smartphone, hal itulah yang membuat kita mencoba untuk membuat lagu sendiri," ujar Diki ketika ditemui di lokasi syuting video clip Janji Iyasa, di area persawahan Desa Ciwiru Kecamatan Pasawahan, Minggu (1/4/2018).

Komunitas Film yang telah memproduksi 7 film itu mengaku sebenarnya tidak begitu faham cara membuat lagu, namun karena keinginan yang kuat untuk berkarya akhirnya ada jalan.

"Saya ada Group WA yang di dalamnya beranggotakan para seniman Sunda, salah satunya Kang Endang Oghut (Pencipta Lagu-Lagu Sunda). Dari situ saya mulai mencoba menulis lirik lagu Sunda, saya konsultasikan ke para senior di group WA dan mereka pun mendukung. Akhirnya saya memberanikan diri untuk merealisasikan niat membuat lagu pop Sunda yang diberi judulJanji Iyasa," lanjutnya menjelaskan.

Sementara itu, Indra alias Ucup yang merupakan vokalis lagu Janji Iyasa menambahkan bahwasanya ASIC merupakan kepanjangan dari Anak Seni Ciwiru, sehingga aktivitas seni di dalamnya tidak melulu soal akting. dia pun hobinya berkaraoke sehingga bakatnya bisa tersalurkan oleh Sanggar ASIC.

"Ya senang rasanya bisa nyanyi dan bikin video clip, serasa jadi artis beneran," canda Ucup.

Sedangkan untuk vokalis perempuan dibawakan oleh Sinta. Beda halnya dengan Ucup, Diki menuturkan bahwa dirinya sering mendengar Sinta bernyanyi ketika bersantai sore hari di depan rumah. Kemudian, ia mengajak Sinta dan Ucup untuk rekaman di salah satu studio rekaman di Cirebon. Sedangkan untuk video clip mereka memilih untuk menggarap sendiri.

Terkait dengan cerita yang ada di dalam lagu Janji Iyasa, Diki menjelaskan bahwa dalam lagu itu menceritakan kisah
tentang Mojang-Jajaka yang tak bisa bersatu karena tidak adanya keseriusan dari salah satu pihak. Pasangan muda mudi yang gagal merajut kisah asmara tersebut akhirnya bertemu kembali di masa si mojang sudah bersuami dan memiliki anak, disanalah akhirnya kenangan mereka terbuka kembali.

Video clip Janji Iyasa Rencananya akan dirilis pada Selasa 3 April 2018 via media-media sosial. Mereka sangat mengharapkan dukungan dari netizen khusunya warga Kuningan untuk membantu menyebarkan karya mereka. Dengan dukungan tersebut akan menjadi semangat bagi kami untuk tetap eksis.

"Sebagai sebuah Komunitas Seni Kontemporer nirlaba yang masih banyak belajar, ASIC harus selalu melahirkan karya dalam kondisi apapun, tidak ada yang boleh menghalangi kita untuk berkarya, jangan dulu berbicara finansial, kita ini masih berada di wilayah kegiatan kreatif, belum saatnya masuk ke wilayah ekonomi kreatif," paparnya.

Sebagaimana diketahui khalayak, bahwa pada bulan April 2017 ASIC mulai menggarap sebuah film ET Pasawahan yang dibintangi Ega Noviantika. Namun sampai saat ini film tersebut belum tuntas dieksekusi. Ketika ditanya mengenai ihwal penyebab film tersebut belum jadi, Diki dengan santai menjelaskan bahwa tanggung jawab terbesar film tersebut ada di tangan Produser.

"Ya kalau hal itu kita berbaik sangka sajalah, mungkin beliau-beliau (produser.red) punya kebijakan tersendiri tentang Film ET Pasawahan, kita nggak bisa berbuat banyak dan kita nggak mau larut disitu, kita akan terus maju, We Are Unstoppable," pungkasnya. (AR27/Red)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers