Artis Film "Ketika Cinta Bertasbih" Berikan Motivasi Berhijab Bagi Remaja Muslimah Kuningan

February 12, 2018

Kuningan, (BK) - Kajian Muslimah Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2018 merupakan acara puncak dari serangkaian Acara GEMAR. Acara yang diisi dengan lomba foto Hijrah Hijab Syar'i dan Kajian Muslimah ini dihadiri oleh artis nasional pemeran Husna dalam film "Ketika Cinta Bertasbih", Meyda Sefira, ST. Ahad (11/02).

Artis Film yang juga Duta Lingkungan PRISMA (Perkumpulan Remaja Islam Masjid) At Tin, Brand Ambassador Aksi Cepat Tanggap, Duta Earth Hour Bandung 2014, Founder Hujan Safir Community, menyampaikan materi tentang "Muslimah Syar'i". Para peserta yang kebanyakan adalah mereka yang telah memutuskan untuk berhijrah tersebut sangat antusias menyimak materi yang disampaikan oleh Meyda.

Panitia acara yang mengusung tema "Ku Tunggu Syar'imu" ini sengaja mengundang Meyda sebagai narasumber agar menjadi inspirasi bagi para peserta yang kebanyakan remaja ini. Meskipun dalam dunia keartisannya, Meyda tetap bertahan menutup aurat.

"Tetap percaya diri dengan penampilan kita yang syar'i, senantiasa berdo'a kepada Allah agar dijaga hidayahnya, berkumpul dengan orang sholeh. Jangan jadikan pekerjaan kita, kesibukan kita sebagai penghalang kita untuk berhijab syar'i," ungkap Meyda saat memberikan materi pada peserta di Masjid Agung Syiarul Islam.

GEMAR merupakan kegiatan yang dilandasi atas aktifitas dari berbagai Komunitas atau Organisasi muslimah yang ada di Kota Kuningan seperti Peduli Jilbab, ODOJ, BKPRMI, Akfar Muhammadiyah, IMM, LDK Al-Ihya, Cakep, KAMMI, dan ANN Kuningan untuk meminimalisir maraknya kegiatan hari valentine yang tidak ada dalam ajaran agama Islam.

Pada peserta Muslimah yang hadir baik dari Wilayah Kuningan, dari Kota Cirebon dan Kota-Kota lainnya, Meyda pun tak lupa menyampaika  pesan agar mereka tak bosan untuk menuntut ilmu terutama ilmu agama agar bisa lebih istiqomah.

"Jangan bosan menuntut ilmu karena bayangkan jika kita beriman tanpa berilmu, akan ada orang yang bilang fanatik, munafik. Maka iman, ilmu amal senantiasa terintegritas sehingga kita bisa menjadi musli. Yang sesungguhnya dan mudah-mudahan bisa mengaplikasikan islam secara kaffah," lanjutnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diisi oleh Maryam Qonita, S.Psi dari Founder Open Access Indonesia, Member Open Access Asia, Member Open Conference International, Vice President EdConex (Education & Connect), Sekretaris LSM Satu Hati, dan pernah menjadi Nominator 120 under 40 Pemimpin Dunia oleh Bill & Melinda Gates Foundation dan Johns Hopkins Bloomberg School yang menyampaikan seminar dengan tema "Muslimah Produktif". 

"Temukan potensi diri, dan jadikan passion kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Ayo jadi muslimah produktif" ujar Mariyam.

Pada awal dan akhir sesi dilakukan pembagian doorprize dan pengumuman pemenang lomba foto terbaik dengan beberapa juara dan kategori yakni pemenang lomba foto Hijrah Hijab Syar'i berdasarkan kualitas dan isi foto bernuansa hijrah terbaik, like terbanyak dan caption hijrah yang menyentuh. (AR27/Red)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »