Dengar Kisah Sedekah Rasulullah,Siswa SDIT Al-Basyar ini Lari Pulang ke Rumah


Kuningan, (BK) - Mendengarkan cerita kisah-kisah teladan pada zaman nabi merupakan salah satu rutinitas yang dilakukan para siswa dan siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu  (SDIT) Al-Basyar Mekarwangi pada setiap hari Jum'at.

Seperti Jum'at sebelumnya, pada Jum'at (21/10) pekan ini, Kepala Sekolah yang berkesempatan membacakan kisah teladan. Kisah yang diceritakan adalah tentang keutamaan dalam bersedekah.

Anak-anak terlihat antusias mendengarkan cerita, tak terkecuali seorang siswa kelas 1 bernama Resky Firmansyah. Anak yang biasa dipanggil Iki ini merupakan salah satu anak yang hiperaktif. Kisah yang dibacakan kepala sekolah tersebut membuat hatinya terketuk. Selesai cerita dibacakan, tanpa pikir panjang ia langsung lari meninggalkan sekolah untuk pulang ke rumah.

Untung saja rumahnya tidak terlalu jauh dari sekolah, sehingga guru pun tidak harus terlalu susah payah untuk mengejarnya walaupun memang terasa sedikit lelah. Namun lelah tersebut tiba-tiba hilang saat mendengar alasan murid tersebut pulang. Iki mengatakan bahwa alasan ia pulang karena mengambil uang Rp. 2.000 untuk nanti dimasukan kedalam koropak (Kotak Amal) mesjid. Mengingat setiap hari Jum'at anak laki-laki dibawa shalat Jum'at oleh guru ke masjid terdekat.

"Saya pikir Iki pulang karena tidak ingin ikut pelajaran, tapi setelah ditanya katanya pengen ambil uang Rp. 2.000 untuk nanti dimasukkan ke dalam koropak masjid pas shalat Jum'at", ungkap Nita, salah seorang guru di SDIT Al-Basyar Mekarwangi.

Para siswa dan siswi di SDIT Al-Basyar Mekarwangi sendiri sudah dibiasakan untuk tidak membawa uang jajan. Mereka hanya boleh membawa uang setiap hari Jum'at untuk dimasukkan ke dalam kotak amal masjid.

Selain itu, dengan tidak dibiasakan jajan anak-anak diharapkan tidak terbiasa hidup konsumtif, cinta lingkungan dengan tidak menghasilkan banyak sampah dan sudah terbiasa bersedekah sejak dini. (Nita/AR27/Red)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers