Karnaval Meriah, Masjid Dijadikan Tempat Sampah

September 11, 2017

Kuningan, ( BK) - Kabupaten Kuningan memasuki usia ke-519. Berbagai acara digelar guna menyemarakan hari jadi yang jatuh pada tanggal 1 september tersebut. Salah satu yang mampu menyedot animo masyarakat adalah karnaval budaya yang diselenggarakan di sepanjang Jl.Siliwangi, Ahad (10/09).

BacaKarnaval Budaya Semarakan Hari Jadi Kuningan ke 519

Tak hanya kesan menarik, Karnaval yang diikuti satuan kerja perangkat daerah dari 32 kecamatan, organisasi kepemudaan, puluhan sekolah, komunitas dan lainnya tersebut menyisakan banyak sampah yang berserakan.

Selain di jalan raya yang menjadi tempat terselenggaranya karnaval, Masjid Agung Syi’arul Islam yang tepat berada di sebrang jalan panggung utama pun menjadi tempat sampah dadakan.

Asep Kamaludin, salah satu pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Syi’arul Islam merasa prihatin atas kurangnya kesadaran warga yang menonton karnaval dalam menjaga kebersihan.

“Padahal kami sudah menghimbau berkali-kali untuk membawa kresek sebagai tempat sampah dan kemudian membuang sampah tersebut ke tong sampah yang telah disediakan,”ungkap Asep.

Akibatnya petugas kebersihan harus mengeluarkan waktu dan tenaga ekstra untuk membersihkan area Masjid yang menjadi tempat beristirahat dan berteduh dari teriknya panas warga yang menonton karnaval.

“Kami membersihkan area tersebut sejak sore sampai menjelang Isya, bahkan tadi pagi pun kami masih membersihkan sisa-sisanya,” lanjut Asep.

Untuk itu Asep berharap agar warga Kuningan sadar akan pentingnya kebersihan dan kedepannya agar pada acara tahunan tersebut disediakan tong sampah tambahan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pembawa acara selalu mengingatkan penonton untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi di Masjid yang merupakan tempat ibadah yang harus dijaga kesuciannya. (AR27/Red)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »