Inilah Cara Memilih Pemimpin Menurut Ajaran Islam

August 23, 2017

Kuningan, (BK) - Tahun 2018, Indonesia akan merayakan kembali pesta demokrasi di berbagai daerah di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Kuningan Jawa Barat yang akan mengadakan pemilihan bupati.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan, KH Fitriadi Siraj memaparkan kriteria pemimpin ideal dalam perspektif Islam.

"Pemimpin yang ideal dalam Islam yang pertama harus seorang muslim, orang yang merdeka bukan hamba sahaya, berakal, laki-laki, berkompeten, dan mampu mengemban amanah serta lebih menempatkan maslahat dan menolak madorot untuk rakyat," ungkap KH Fitriadi.

Lebih lanjut KH. Fitriadi memaparkan bawha memilih pemimpin atau mendukung calon pemimpin non muslim itu hukumnya haram.

"Berdasarkan QS Al-Maidah ayat 51 (Hai orang-orang beriman, janganlah kau jadikan orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin-pemimpin bagi kalian, mereka menjadi pemimpin untuk mereka sendiri)," lanjutnya.

Sementara itu KH. Fitriadi mengatakan bahwa seorang figur pemimpin itu harus betul-betul yang takut terhadap Allah SWT dan meyakini bahwasanya seorang pemimpin itu akan diminta pertanggung jawaban atas kepemimpinannya.

"Dalam hadist disebutkan kullukum ro'in wakullukum masulun'an ro'iyyatihi (setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya," tutur KH. Fitriadi.

Lebih jelas KH. Fitriadi memaparkan bahwa seorang pemimpin harus betul-betul peduli terhadap rakyatnya didalam semua aspek baik pendidikan, ekonomi, sosial, dan keagamaan.

"Makanya dalam masalah kepemimpinan ini saya menyarankan bahwasanya kepada masyarakat kita harus jeli, harus berhati-hati. Karena ketika kita mencoblos, memilih pemimpin itu coblosan kita itu akan ditanya dan akan diminta pertanggung jawaban nanti di akhirat," pungkas KH Fitriadi.  (JN01/Red)                      

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »