Kades Sukaharja Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Bendungan Cijangkelok


Kuningan, (BK) - Kekeringan seringkali melanda Desa Sukaharja pada musim kemarau, untuk itu pemerintahan desa membuat bendungan sementara atau sering disebut DAM untuk membendung air sungai yang nantinya dialirkan ke pemukiman-pemukiman warga dan sawah-sawah yang ada di sekitar DAM.

Untuk mengantisipasi hancurnya DAM sementara, Kades Sukaharja menganggarkan anggaran dari dana desa sebesar Rp 185 juta dipotong PPh hingga total yang tersalurkan Rp 150 juta untuk membuat DAM permanen guna memperkuat DAM yang sudah ada.

Sebagai langkah awal dalam pembuatan DAM tersebut, Kepala Desa Sukaharja didampingi oleh Kesepuhan Desa, melakukan Ground Breaking (peletakan batu pertama) pembangunan proyek bendungan atau DAM Cijangkelok.

Kades menjelaskan bahwa program pembangunan bendungan tersebut adalah salah satu aspirasi warga sekitar untuk menangani kekeringan.

“Sebelumnya kami telah membangun DAM sementara menggunakan karung yang berisi pasir, tapi untuk yang pertama kali membuat DAM dengan menggunakan beko dan pertama kali dalam sejarah pemerintahan Desa untuk peletakan batu pertama," ungkap Sunandi, Kades Sukaharja saat diwawancara oleh wartawan beritakuningan.com pada hari senin (24/7).

Lebih lanjut Sunandi mengatakan bahwa pembuatan DAM bertujuan untuk mengairi pemukiman dan sawah dengan permanen, serta masyarakat bisa tetap mendapatkan air bersih setiap kekeringan melanda akibat kemarau yang panjang.

"Harapanya mudah-mudahan dengan adanya pembuatan DAM ini masyarakat tidak kekurangan air bersih lagi," pungkas Sunandi. (JN01)

Posting Komentar

0 Komentar

0 Viewers