BAPETEN dan DPR Sosialisasi Pengawasan Pemanfaatan Nuklir di Kuningan
Berita Kuningan – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat X dari Komisi XII, H Rochmat Ardian menggelar sosialisasi program pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir di Objek Wisata Arunika Cisantana Kabupaten Kuningan, Selasa (25/6). Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah persepsi publik agar masyarakat memahami manfaat positif serta pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan bahan radioaktif di Indonesia.
Plt Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Ir Zaenal Arifin MT menjelaskan, bahwa nuklir tidak semata-mata diidentikkan dengan senjata atau bom. Energi dan teknologi nuklir memiliki peran vital dalam pelbagai sektor strategis, seperti kesehatan, industri, dan energi.
"Nuklir digunakan di bidang kesehatan untuk rontgen, penanganan operasi jantung, ginjal, hingga terapi kanker. Di bidang industri, nuklir dipakai untuk eksplorasi minyak bumi hingga Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Begitu pula di sektor pertanian ramah lingkungan dan pengawetan makanan," ujar Zaenal.
Kendati memiliki manfaat besar, Zaenal menegaskan pemanfaatan tenaga nuklir berisiko tinggi jika tidak diawasi dengan ketat. Oleh karena itu, pengawasan tidak hanya menjadi tugas pemerintah atau BAPETEN semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
"Masyarakat adalah pihak pertama di lapangan. Karena itu, komunikasi dan sosialisasi ini penting agar masyarakat merasa aman dari potensi risiko radioaktif sekaligus berpartisipasi mengubah paradigma negatif terhadap nuklir," tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XII, H Rochmat Ardian menyampaikan, bahwa sosialisasi ini menjadi momentum untuk mengedukasi publik mengenai potensi besar teknologi nuklir bagi pusat penelitian dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, legislator sekaligus pengusaha asal Brebes yang mempekerjakan lebih dari 3.000 karyawan di unit usahanya,termasuk RS Permata dan Arunika juga memaparkan sejumlah program bantuan sosial dan pembangunan untuk masyarakat di Dapil Jabar X.
Rochmat menyerahkan secara gratis 200 unit becak listrik untuk wilayah Kuningan, Ciamis, dan Kota Banjar. Selain itu, ia menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) senilai Rp 20 juta per unit, 3.500 sambungan listrik gratis, pembangunan infrastruktur jalan serta beasiswa pendidikan.
"Kami juga bekerja sama menghadirkan Sekolah Rakyat untuk memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak yatim. Sekolah Rakyat akan dibangun di setiap kabupaten serta pembentukan SMA Taruna di tingkat provinsi," kata Rochmat.( Pray/Red )










Tidak ada komentar