July 18, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Kodim 0615/Kuningan mengadakan pembukaan acara Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) di Desa Cipasung, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, sekitar pukul 09.20 - 10.30 WIB, Senin (16/07).

Kegitan yang dipimpin langsung oleh Dandim 0615/Kuningan, Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto S.Sos MM tersebut dihadiri oleh Kadis DPMD Drs Deniawan M Si, Kabid DPMD Deden, Camat Darma Didin Bahrudin S Sos M Si, Danramil jajaran kodim 0615/ Kuningan, Kapolsek Darma Iptu Harminal, serta Para Kapala Desa se-Kecematan Darma, perwakilan Babinsa Kodim 0615/Kuningan serta masyarakat Desa Cipasung.

Dalam sambutannya, Dandim 0615/Kuningan mengatakan bahwa kegiatan BMSS tersebut didorong oleh wujud kepedulian TNI AD khususnya Kodim 0615/Kuningan yang didasari dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

"Saya berharap kepada Kades agar dapat mengarahkan warganya untuk turut serta bersama-sama Karya Bakti mengerjakan sesuatu yang sudah direncanakan yang akan dikerjakan yaitu program BSMSS," ungkap Danru.

Sementara itu, Kepala Dinas DPMD merinci dan menyinggung terkait perkembangan globalisasi dan perubahan pola pikir masyarakat sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman, kebutuhan akan kesejahteraan hidup semakin tinggi terutama kebutuhan akan sarana prasarana fisik lingkungan.

"TNI sebagai bagian dari masyarakat mempunyai program untuk menguatkan kembali rasa kebersamaan dan gotong royong masyarakat yaitu melalui kegiatan BSMSS," ungkap Deniawa

Deni pun menyampaikan bahwa BSMSS merupakan program terpadu lintas sektor antara TNI dan Kementrian / Lembaga baik pemerintah pusat dan daerah maupun non-pemerintah yang dilaksanakan bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi pembangunan perdesaan.

Selain itu Deni pun menambahkan bahwa Pembangunan berbagai infrastuktur dan sarana masyarakat tersebut akan sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Acara pembukaan BSMSS tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Diharapkan dalam pelaksanaannya dapat terjalin kerjasama seluruh masyarakat yang bergotong-royong membangun akselerasi desa agar terciptanya satu kemudahan dan kenyaman serta peningkatan disegala sektor kehidupan. (SF09/Red)

Tim Verifikasi Kabupaten Layak Anak Lakukan Evaluasi di Kabupaten Kuningan

July 17, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Dalam rangka evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2018, tim verifikasi KLA melakukan kunjungan ke Kabupaten Kuningan. Tim verifikasi tersebut langsung diterima oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Kuningan, Kepala BAPPEDA Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Sosial dan PPA, serta Kepala Dinaa Transmigrasi, Senin (16/07).

Dalam sambutannya, Sekertaris Daerah Kabupaten Kuningan Dadang Supardan mengucapkan selamat datang atas kunjungan tim verifikasi KLA tersebut.

"Selamat datang kepada tim, mudah-mudahan apapun masukan dari tim verifikasi akan menjadi catatan untuk Kabupaten Kuningan agar menjadi Kabupaten Layak Anak. Atas nama Pemda mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf atas segala keterbatasan," ungkap Dadang.

Selain itu, Dadang pun mengungkapkan bahwa jika dalam penilaian baik secara kasat mata maupun administratif masih ada kekurangan akan dilakukan perbaikan untuk kedepannya.

"Kabupaten Kuningan sudah mementingkan kepentingan anak-anak. Namun apabila masih ada kekurangan dalam administrasi semoga harap dimaklum dan akan dilakukan perbaikan kedepannya," lanjut Dadang.

Sementara itu, ketua tim verifikasi lapangan KLA, Ernati Wahyurini mengungkapkan bahwa Kabupaten Kuningan merupakan daerah yang memiliki cukup banyak hal positif dan sudah berjalan dengan benar.

Erni menambahkan bahwa beberapa prinsip hak anak seperti non diskriminasi, kepentingan hak anak, mendengar hak pandang anak, dan hak untuk kelangsungan hidup harus benar- benar menjadi perhatian dan lebih ditingkatkan.

"Di Kabupaten Kuningan dibutuhkan peningkatan pelayanan anak, baik itu penyebarannya maupun kualitasnya. Selain itu perlu ditekankan sekolah yang memenuhi hak anak-anaknya." Pungkas Erni. (SF09/Red)

Rumah Tahfidz Daarul Fath Ciptakan Generasi Pencinta Qur'an

July 11, 2018 Add Comment


Kuningan, (BK) - Rumah Tahfidz Daarul Fath adalah rumah tahfidz yang berdiri dibawah naungan Yayasan Mutiara Insan Rabbani. Rumah tahfidz yang dibentuk atas kerjasama antara Enju Jumanta mewakili Yayasan Mutiara Insan Rabbani dengan Alfath Arrifai selaku direktur Daarul Fath ini bertempat di Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. 

Meski baru diresmikan pada tanggal 6 Mei 2018 lalu, rumah tahfidz ini mendapatkan banyak respon positif dari masyarakat setempat.

Terbukti saat program pertama yang dilaksanakannya yaitu SAQURA (Santri Qur'an Ramadhan), kegiatan yang dilakukan selama satu pekan dibulan Ramadan itu mendapat banyak apresiasi dari masyarakat setempat bahkan dari masyarakat luar Kecamatan Cigugur. 

Kini rumah Tahfidz Daarul Fath membuka kembali program selanjutnya yaitu kelas intensif yang menjadi salah satu fokus tujuan rumah tahfidz.

Kelas intensif ini rencananya akan dibuka pada tanggal 17 Juli 2018. Terdapat 3 klasifikasi kelas untuk para santri yakni kelas tahfidz, kelas reguler, dan kelas  takhusus (percepatan) sehingga santri akan dibina sesuai dengan kemampuannya. 

"Tujuan didirikannya rumah Tahfidz Daarul Fath ini adalah untuk memberdayakan dan menciptakan anak-anak pecinta Al-Qur'an. Selain fokus pada pembelajaran tahsin dan tahfidz, kami juga memiliki program khusus untuk anak yatim. Dan sejauh ini kita sudah memiliki kurang lebih 20 binaan anak yatim yang selalu ikut serta dalam kegiatan rumah tahfidz" ujar Alfath Arrifai selaku direktur Rumah Tahfidz Daarul Fath.

Rencananya, yatim binaan Rumah Tahfidz Daarul Fath akan ikut serta dalam pembelajaran intensif, sehingga kuota untuk umum hanya dibuka untuk 30 pendaftar pertama.

Untuk program perdananya ini, Rumah Tahfidz Daarul Fath juga membebaskan pembiyaan (gratis) untuk para santri yang akan mengikuti program kelas intensif ini. 

Metode hafalan yang digunakannya pun adalah metode umi sebagai metode acuan agar santri bisa lebih mudah dalam menghafal.

Kelas ini hanya dibuka untuk anak usia sekolah dasar dari 6-12 tahun. (Ayu/AR27/Red)

Mau Nikah? Siap Halalin Dia? Yakin? Bingung ya, Yuk! Datang Saja ke Seminar Pranikah

July 10, 2018 Add Comment

Berita Kuningan - Pernikahan itu bukan permainan, perlu dipersiapkan secara matang dan mantap. Pernikahan itu fitrah manusia untuk memenuhi kebutuhan dengan jalan yang sah melalui akad nikah bukan dengan jalan yang salah, haram, dan menyimpang dari ajaran islam (Yazid, 2012). 

Tujuan utama pernikahan dalam Islam yaitu untuk membentengi martabat manusia dari perbuatan kotor dan keji yang dapat merendahkan dan merusak martabat manusia. Oleh karena itu, Islam memandang pernikahan sebagai sarana efektif untuk memelihara pemuda pemudi dari kerusakan.   

Rasulullah SAW bersabda : “Wahai para pemuda! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah karena nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih membentengi fajri. Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa) karena shaum itu dapat membentengi dirinya.” [Hadist shahih, Diriwayatkan oleh Ahmad]   
Menggapai pernikahan impian, tentunya sangat diidamkan oleh semua pemuda pemudi dan salah satu caranya yaitu kita perlu memilih pasangan yang tepat dan cocok melalui ta’aruf yang baik. Pasangan hidup itu cerminan diri kita, jadi kalau kita ingin jodoh yang baik kitanya harus baik pula sesuai dengan Firman Allah :

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji (pula). Sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik (pula).” [An-Nur : 26]

Pernikahan impian itu bukan hanya pasangan yang kita harapkan berhasil kita didapatkan, tapi impian itu adalah bagaimana kita bisa berhasil membina rumah tangga yang baik dan menjalani hidup bersama untuk mengharapkan Ridho Allah. 

Nikah juga bukan perkara umur, karena kesiapan sesorang tidak dipengaruhi dengan umur. Nikah muda tidak ada salahnya jika antara dua pihak itu sama-sama sudah siap dan mantap untuk menjalani rumah tangga.

Seperti tokoh publik figur pasangan nikah muda yaitu Alvin dan Larisaa Chou serta penulis buku “Cinta yang Tak Biasa” Natta Reza dan Wardah Maulina. Mereka pasangan nikah muda yang inspiratif dan dilengkapi pula oleh pasangan yang sukses dibidang entrepreneur yaitu H. Aang Asyari dan Hj. Ita Ro’fatulmaola selaku Owner Busana Muslim Muslimah.

Mau ilmu, tips dari mereka? Jangan lupa daftar dan hadir di Seminar dan Talkshow “Menggapai Pernikahan Impian” yang kini akan hadir di Kuningan loh! Hari Ahad 29 Juli 2018 mulai dari pagi sampai dengan selesai yang akan berlangsung di Ballroom Hotel Purnama Mulia, Cigugur - Kuningan, Jabar.

Niatkan kedatangan sebagai suatu ibadah dan bekal untuk masa mendatang. (Ril/Red)

Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Cuci Darah, RSU El Syifa dan Fresinius Medical Care Berikan Edukasi Asupan nutrisi

July 02, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Masih dalam suasana lebaran Idul Fitri, RSU El Syifa dan Fresenius Medical Care menyelenggarakan acara halal bi halal dengan pasien Hemodialisa (HD) atau cuci darah yang dilaksanakan di Raja Sea Food Ballroom, Ahad (01/07). 

Selain untuk mempererat silaturahmi dan kekeluargaan baik sesama pasien maupun pasien dengan perawat dan dokter, acara tersebut sekaligus untuk memberikan edukasi pada pasien HD dan keluarga terkait asupan nutrisi untuk pasien HD. 

Pasien HD sangat membutuhkan penanganan khusus. Mulai dari mengatur kebutuhan cairan, cara olahraga, travelling, hingga asupan nutrisi yang harus diatur sesuai takaran sebagaimana disampaikan dr. Elly Wijaya Nursyam SpPD, MH.Kes ,MM, Finasim yang merupakan pemateri pada acara tersebut. 

Owner RSU El Syifa sekaligus merupakan Dokter Penanggung  Jawab Hemodialisa (DPJB-HD) di RSU El Syifa tersebut menuturkan bahwa pasien HD selain membutuhkan membuthkan motivasi dan perhatian lebih terutama dari keluarga, juga sangat membutuhkan perhatian khusus dalam hal  asupan nutrisi.

“Acara saat ini sengaja kita fokuskan untuk materi pemberian nutrisi bagi pasien HD karena hal tersebut merupakan hal  yang sangat penting bagi pasien yang sedang melakukan cuci darah,” ungkap Elly . 

Hal senada diungkapkan oleh General Manager Dialysis Sercives & Medical Affairs PT. Fresenius Medical Care, dr. Enny yang memaparkan bahwa acara tersebut merupakan edukasi yang diberikan sebagai salah satu bentuk pelayanan bagi pasien HD.

“Kita akan melaksanakan kegiatan seperti ini secara rutin untuk mempererat silaturahmi  antar pasien beserta keluarga juga dengan dokter dan perawat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisa," ungkap Enny.

Enny menambahkan bahwa, menurut hasil survey yang dilakukan di amerika, hubungan keluarga dan pekerja kesehatan baik dokter maupun perawat sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisa," tutur Enny.

Sementara itu, Wahyudin yang merupakan pasien HD yang telah melakukan cuci darah selama tihga tahun di RSU El Syifa menuturkan bahwa salah satu penyemangat untuk dirinya terus melakukan cuci darah adalah rasa kekeluargaan yang dihadirkan di RSU El Syifa.

 “Saya itu gembira kalau mau berangkat ke El Syifa, dalam benak saya, saya akan bertemu friend-friend saya, bro-bro and sist-sist saya, istri saya ramai diluar ngerumpi dengan keluarga pasien lain, jadi di El Syifa itu mendapatkan dunia baru,” ungkap Wahyudin saat memberikan testimoni mewakili pasien lain.  (AR27/Red)