Meski Dalam Keterbatasan, Obar Tetap Berkarya Tanpa Batas

January 24, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Meski memiliki keterbatasan fisik, Obar (21) masih tetap memiliki semangat hidup yang tinggi dan mampu menghasilkan karya-karya lukisan yang indah. Dengan menggunakan crayon, Obar menuangkan imajinasinya diatas kertas gambar.

Pemuda asal Dusun Manis RT/RW 01/01 Desa Gunungsirah, Kecamatan Darma ini mengalami kelumpuhan sejak lahir. Kedua kakinya tidak dapat bergerak dan tangan pun hanya lengan kanannya saja yang dapat digerakkan, itu pun tidak sepenuhnya normal, namun tidak menghalangi Obar untuk terus berkarya.

Obar mulai gemar melukis sejak kecil, namun mulai melukis menggunakan crayon sejak tahun 2014 dan terus berlanjut hingga sekarang. Pemandangan adalah tema yang paling sering Obar tuangkan dalam coretan-coretan crayonnya.

Selain pemandangan, Obar pun pandai melukis karakter wajah, ada beberapa wajah tokoh besar yang pernah dilukis Obar diatas kertas gambarnya seperti, Presiden pertama RI Ir. Soekarno, Prabowo - Hattarajasa, dan lain-lain.

"Saya memilih melukis menggunakan crayon karena tak mampu membeli canvas dan cat air. Kalau menggunakan pensil juga lebih susah saat menyerut," ungkap Obar dengan penuh semangat kepada wartawan Berita Kuningan.

dr. Hj. Elly Wijaya Nursyam., Sp.PD owner RSU El Syifa sekaligus Kordinator Jaring Pengaman Umat (JPU) menyatakan bahwa Obar memiliki potensi besar dalam bidang seni terutama seni melukis sehingga harus didukung.

"Potensinya sangat bagus, ini harus dikembangkan, diharapkan melalui hobi tersebut kedepannya dapat menjadi ladang penghasilan bagi Obar," ungkapnya saat menjenguk Obar bersama tim JPU.

dr. Elly pun memberikan bantuan untuk membeli canvas dan cat air seperti yang diharapkan Obar, sebagai bentuk dukungan terhadap bakat dan kreatifitas yang dimiliki Obar agar dapat lebih dikembangkan. (AR27/Red)

Korban Ledakan Gas Menghembuskan Nafas Terakhir

January 24, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Korban ledakan gas yang terjadi di salah satu Rumah Makan di Ciporang akhirnya meninggal.  Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Wijaya Kusumah dan koma selama 10 hari, Nana Hoeronasrudin Bin Dabas menghembuskan nafas terakhir di RSUD Gunung Jati Cirebon, Rabu (24/01) sekitar pukul 04.30 WIB.

Sekertaris Desa Ancaran, Ade Wahyudin memberi keterangan pada wartawan portal online Berita Kuningan bahwa kabar meninggal salah satu warganya tersebut benar adanya. “Iya meninggal tadi subuh, sekarang sedang dikebumikan,” ungkapnya.

Menurut keterangan Ade bahwa ledakan yang menewaskan Nana terjadi saat dirinya mengganti tabung gas yang kosong saat Nana bekerja  pada hari Ahad (14/01). Saat itu ada beberapa kompor lain masih menyala sehingga menimbulkan semburan api dan ledakan yang menyebabkan 85% tubuh Nana mengalami luka bakar.

Mewakili aparat Desa, Ade turut belasungkawa dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah peduli. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang menunjukan kepedulian dan memberikan bantuan, khususnya Karang Taruna Desa Ancaran yang berinisiatif menggalang dana dan bantuan bagi korban,” ungkap Ade.

Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 08.20 WIB dan langsung dimakamkan di TPU Sadilem Desa Ancaran.  (AR27/Red)

Relawan Inspirasi Merubah Sampah Menjadi Rupiah

January 21, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Bagi sebagian orang sampah merupakan masalah, namun Relawan Inspirasi Desa Berdaya Rumah Zakat (RZ) Kelurahan Sukamulya mampu merubah sampah menjadi sebuah anugrah yang menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Bertempat di Lingkungan Puhun RT. 05 & 06 RW. 03  Kel. Sukamulya, Kec. Cigugur, Kab. Kuningan, setelah dua pekan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Bank Sampah, akhirnya Relawan Inspirasi Desa Berdaya  launcing Bank Sampah Sehat Bersama, Ahad (21/01).

Menurut Uci Sanusi Suryana Edi, pendiri Bank Sampah Sehat Bersama menyatakan bahwa bank sampah ini merupakan bank sampah yg pertama berdiri di Kecamatan Cigugur sehingga mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat.

"Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa dengan keberadaan Bank Sampah ini.
Hanya dalam waktu 2 jam saja sudah terkumpul sekitar 2 mobil bak dari 25 KK yang mebyetorkan ke Bank Sampah," ungkap Uci.

Pendirian Bank Sampah ini selain  bertujuan untuk mengedukasi warga  mulai anak-anak hingga dewasa agar tidak membuang sampah sembarangan, sekaligus juga manfaatkan sampah untuk menambah penghasilan bila dilihat dari segi nilai ekonomis.

Dalam pendirian Bank Sampah ini, Relawan Inspirasi memfasilitasi kebutuhan seperti timbangan, buku tabungan, karung, buku laporan dan lain-lain guna mendukung kinerja agar berjalan dengan maksimal sesuai yang diharapkan bersama. (Uci/AR27/Red)

Jelang Pilkada 2018, Koramil 1514/Mandirancan Latih Linmas Desa Randobawah Girang

January 17, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) akan dilibatkan dalam unsur pengamanan dalam semua tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018. Pengamanan dimulai dari kantor desa hingga ke TPS yang berada di tingkat RW.

Berkaitan dengan hal tersebut, Serma Nanan Hernanto, Babinsa Desa Randobawa girang berkoordinasi dengan Koramil 1514/Mandirancan, Kodim 0615/Kuningan dan Kepala Desa  Randobawagirang
untuk mengadakan pembinaan dan latihan fisik bagi anggota Linmas.

Serma Nanan Hernanto menggelar pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang merupakan materi dari wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Randobawagirang,  Kec. Mandirancan Kab. Kuningan, Selasa (16/1).  

"Selain untuk pengamanan Pilkada, kegiatan tersebut bertujuan mendidik dan melatih disiplin para Linmas tersebut sehingga anggota Linmas dapat mengimplementasikan apa yang didapat selama latihan dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga Linmas sebagai bagian masyarakat dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam Penanaman Disiplin Dan Semangat Bela Negara," ungkap Serma Nanan.

Dalam melatih dan membina para anggota Linmas tersebut, Babinsa pun dituntut agar Linmas memiliki kemapuan dalam menentukan keberhasilan Binter (Pembinaan Teritorial) sehingga dalam melaksanakan tugasnya Babinsa akan selalu berkoordinasi dengan aparat terkait dan komponen masyarkat di desa inaanya karena Babinsa merupakan unsur pelaksana Koramil yang bertugas dalam melaksanakan Binter.

"Babinssa juga di tuntut untuk dapat mengikuti perkembangan dalam kehidupan masyarakat serta mengambil tindakan pencegahan dan mengatasi setiap permasalahan yang muncul di Masayarakat Desa binaanya dalam rangka memelihara Stabilitas Desanya termasuk dalam proses Pilkada serentak 2018," lanjutnya.

Hasil dari pelatihan tersebut, anggota Linmas diharapkan  memiliki Sikap Jasmani yang Tegap Tangkas, Rasa Persatuan, Rasa Disiplin, dan Rasa Tanggung Jawab serta dapat dipercaya. Pelatihan tersebut juga bermanfaat untuk melatih daya konsentrasi, belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh dan juga belajar untuk diam dan mengatur emosi.

Pembinaan dan pelatihan anggota Linmas ini diikuti kurang lebih 10 anggota Linmas dan dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Desa Randobawagirang dari Polsek Mandiracan, Kades Desa Randobawagirang dan Aparat Desa serta perwakilan dari  Kec. Mandirancan Kab. Kuningan, (Cartaz/AR27/Red)

Kiat Memilih Bahan Pangan Yang Sehat dan Aman

January 16, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Pangan yang sehat dan aman adalah yang bebas dari cemaran biologis, kimia, dan fisik sehingga bila dikonsumsi tidak akan menimbulkan bahaya.

Cemaran fisik dapat dideteksi dengan indera manusia, sedangkan cemaran kimia dapat dideteksi melalui uji laboratorium, namun ada beberapa yang dapat dideteksi dengan menggunakan indera pengelihatan dan prnciuman manusia.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan yang dipimpin oleh DR. Ukas Suharfaputra memberikan tips kepada masyarakat Kabupaten Kuningan dalam pemilihan bahan pangan yang sehat dan aman.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan pangan ada 3 faktor utama. Pertama adalah nilai agama, nilai gizi dan terakhir kualitas bahan pangan.

Memilih bahan pangan harus memperhatikan larangan dan anjuran agama. Bagi umat muslim yang merupakan mayoritas di Kabupaten Kuningan, halal merupakan syarat mutlak.

Pangan yang dikonsumsi setiap hari harus mengandung zat tenaga (Karbohidrat), sumber zat pembangun (Protein), sumber zat pengatur (Vitamin dan mineral), untuk itu pangan yang dikonsumsi harus beragam, bergizi seimbang dan aman.

Selain itu faktor yang tidak kalah pentingnya adalah kualitas bahan pangan. Pangan yang berkualitas dapat dilihat dari penampakannya, bentuk, warna, kesegaran, bau dan lain-lain. Pangan yang berkualitas terbebas dari kerusakan mikrobiologis (Jamur), fisik dan kimia. (AR27/Red)

Sumber: DKPP Kab. Kuningan

PPK Darma Siap Sukseskan Pilkada 2018

January 15, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Pemilihan Umum (Pemilu) adalah proses memilih orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu, mulai dari Presiden, Wakil Rakyat di berbagai tingkat pemerintahan hingga Kepala Desa.

Tahun 2018 ini digadang-gadang menjadi tahun Politik (panggung politik), dengan menyuguhkan pertarungan antara beberapa Calon Kepala Daerah dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung beberapa bulan kedepan.

Sama halnya dengan Kota/Kabupaten lain yang akan menyelanggarakan Pemilu/Pilkada, Kabupaten Kuningan pun terus berbenah dalam menyongsong Pilkada. Seperti yang  dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Darma.

Sebagaimana Penyelenggara Pemilihan Umum telah menggariskan tugas, wewenang dan kewajiban Kepada PPK dan PPS yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 15 tahun 2011
Tentang Penyelenggara Pemilu kepada PPK Kecamatan Darma, maka PPK Kecamatan Darma mempersiapkan semaksimal mungkin segala sesuatunya demi mensukseskan pesta rakyat tersebut.

Jejen Jaenal Mutakin, S.Pdi, salah satu anggota PPK Darma mengatakan kesiapannya untuk mensukseskan semua tahapan Pilkada serentak tahun 2018 dengan meningkatkan kapasitas SDM untuk gelaran Pilkada 2018 di Kecamatan yang terdiri dari 19 Desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 50 ribu jiwa tersebut.

"Semua penyelenggara baik di PPK maupun jajaran dibawahnya dalam hal ini adalah PPS se Kecamatan Darma. Selain itu juga melakukan penguatan terhadap lembaga eksternal sesama penyelenggara PanWasCam maupun dengan unsur muspika di Kecamatan Darma" ungkapnya.

Adapun program rutin yang senantiasa dilakukan adalah memantapkan pemahaman terhadap regulasi Undang-Undang maupun PKPU diantara sesama PPK dan menyalurkannya kepada jajaran PPS dibawahnya.

"Kami mentargetkan menjelang tahapan-tahapan Pilkada semua komponen jajaran PPK dan PPS nya sudah siap, taat dan patuh terhadap tahapan pelaksanaan Pilkada serentak 2018, sehingga terlaksananya Pilkada yang damai, aman Dan kondusif," lanjutnya.

Setiap kegiatan kemasyarakatan jajaran PPK yang dibantu PPS se Kecamatan Darma senantiasa melakukan sosialisasi penyelenggaraan termasuk tahapan-tahapan nya kepada masyarakat luas berikut kepada pemilih Disabilitas, dan untuk pelaksanaan Pilkada serentak PPK Darma menargetkan 72% melibatkan partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya. (JN01/Red)

Pengurus Baru IPM Ranting SMK Muhammadiyah 2 Kuningan Resmi Dilantik

January 15, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Sejumlah pelajar yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pimpinan Ranting IPM SMK Muhammadiyah 2 Kuningan periode 2017-2018 resmi dilantik oleh Pimpinan Daerah (PD) IPM Kabupaten Kuningan, dihalaman SMK Muhammadiyah 2, Senin (15/01/2018).

Hadir dalam pelantikan Ketua PD IPM Iik , Kepala Sekolah H. Timu SPd, Pembina Kesiswaan Ridwan Hadisantoso MPd  Para Wakasek dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan , Bapak/Ibu Guru dan Pembina IPM Nunu Setia Nugraha SPd.

"Dengan dilantiknya pengurus PR IPM ini, diharapkan seluruh jajaran PR IPM SMK Muhammadiyah 2 Kuningan dapat menjalankan amanah dan program kerja dengan baik," ucap Doniyanto, Ketua terpilih PR IPM SMK Muhammadiyah 2.

Doyan panggilan akrabnya menyampaikan terimakasih atas amanah yang diberikan, semoga kami bisa menjalankan organisasi dengan maksimal, serta memberikan kontribusi terhadap sekolah SMK Muhammadiyah.

“Kedepannya kami akan bekerja lebih kreatif dan inovatif, sehingga memunculkan ide-ide baru yang lebih segar dan bermanfaat bagi seluruh anggota IPM SMK Muhammadiyah,” ucapnya.

Sementara itu Pembina IPM, Nunu Setia Nugraha SPd menyebutkan, sesuai dengan falsafah pergerakannya, IPM harus mampu berperan sebagai pelopor, pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah. Maka PR IPM dibawah kepemimpinan Doniyanto, diharapkan mampu mewujudkan nilai-nilai falsafah tersebut.

"Selain dalam menjalankan program kerja di internal, PR IPM harus mampu membangun jaringan yang lebih luas lagi dengan dunia luar, dimana kerja sama PR IPM dengan PD IPM atau dengan OSIS sekolah lain yang selama ini sudah berjalan dengan baik." pungkasnya. (Nunu/Red)

Lagi! KPSI Bebaskan Korban Pasung di Kabupaten Kuningan

January 14, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Kuningan yang tergabung dalam Jaring Pengaman Ummat (JPU) kembali membantu membebaskan korban pasung yang ada di Kabupaten Kuningan. Setelah bulan sebelumnya KPSI Kuningan membebaskan Jani, warga Desa Lengkong yang telah 4 tahun dipasung, KPSI kembali membantu membebaskan korban pasung.

Kali ini KPSI Kuningan membantu membebaskan salah satu korban pasung bernama Amin Haerudin (45) warga Desa Pajawanlor Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan, Sabtu (13/01).

Amin sudah 12 tahun dipasung karena sering mengamuk. Pihak keluarga dan Pemerintahan Desa sudah berupaya keras menangani Amin mulai pengobatan alternatif hingga perawatan medis di salah satu Rumah Sakit di Kota Bogor namun tidak membuahkan hasil.

Menurut ketrangan warga sekitar, apabila mengamuk Amin sering merusak barang, kaca-kaca jendela rumahnya bahkan kaca jendela tetangga sekitar Amin pun menjadi sasaran saat Amin mengamuk, sehingga keluarga yang meminta bantuan warga dan Pemerintah Desa terpaksa memutuskan untuk  memasung Amin menggunakan balok.

Setelah diperiksa kesehatan dan diberikan surat rujukan oleh pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Ciawigebang, sekitar Pukul 11.00 WIB Amin segera dibawa ke salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Cirebon untuk mendapatkan bantuan rehab medis.

Ariska Nurpahla, Wakil Ketua KPSI Simpul Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan KPSI tersebut merupakan salah satu dukungan KPSI untuk mewujudkan program Indonesia Bebas Pasung yang dicanangkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia.

Ariska pun menyampaikan bahwa masalah pembebasan korban pasung bukan hanya tugas pemerintah saja tetapi merupakan tugas sesama manusia untuk saling membantu.

"Pemerintah mungkin memiliki keterbatasan baik anggaran ataupun hal lainnya dan juga birokrasi yang mungkin menjadi penghambat untuk segera membebaskan korban pasung, untuk itu perlu adanya pihak yang peduli sesama manusia karena pasung merupakan perbuatan tidak manusiawi," ungkap Ariska.

Sementara itu Yaser Munawar, Kepala Desa Pajawanlor merasa sangat berterima kasih atas upaya bantuan yang diberikan oleh KPSI yang tergabung dalam JPU kepada salah satu warganya yang menjadi korban pasung.

"Saya merasa bersyukur Alhamdulillah dari KPSI dan JPU mau peduli sehingga masyarakat saya yang tadinya dipasung saat ini bisa dibawa ke Rumah Sakit untuk diobati," ungkapnya. (AR27/Red)

Empat Partai Besar Deklarasikan Toto - Yosa untuk Maju Pilkada Kuningan

January 11, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - 4 Partai Politik  (Parpol) Islam dan Nasionalis yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Keadilan Sosial (PKS), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengadakan Deklarasi di Aula Sanggariang untuk mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Dr. H. Tototaufikurohman kosim dan H. Yosa Octora Santono dengan jargon "SenToSa" (Senang Toto Yosa), Rabu (10/01) siang.

Deklarasi tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh Agama Kuningan diantaranya adalah H. Amin Santono (ayah Yosa) anggota DPR RI Fraksi Demokrat, pelawak kondang, Nurul Qomar, serta seluruh kepala Parpol pengusung dan seluruh kadernya.

Dalam orasinya, Dr. H. Toto menyampaikan bahwa dirinya kedepan akan membuat Kuningan lebih maju dan sentosa, serta akan mencabut dinasti politik yang dianggap tidak bagus bagi demokrasi.

"Insya Allah do'a restu yang kami dapatkan dari deklarasi ini menjadi pemacu semangat juang untuk mendesain maslahat bagi warga Kuningan, serta akan mencabut dinasti politik yang tidak bagus bagi demokrasi," ungkap direktur salah satu rumah sakit umum Kuningan tersebut.

Yosa Ocotora Santono menyampaikan bahwa dirinya kedepan siap bersinergi dengan penguatan pembangunan di semua bidang, khususnya bidang ekonomi berbasis desa dan pemuda berolahraga.

Sementara itu, ketua DPD PKS Agus Budiman S.Pt., menyebutkan bahwa Pesta Demokrasi (Pesta Rakyat) adalah salah satu momen yang berharga untuk mempersatukan umat Islam, terutama umat Islam Kuningan.

Setelah usai deklarasi, semua pendukung dan tim Sentosa berjalan kaki tanpa terkecuali Dr. H. Toto dan H. Yosa menuju Masjid Syiarul Islam untuk melaksanakan sholat berjamaah dan dilanjutkan berjalan kaki menuju KPU Kuningan untuk pendaptaran pencalonan. (JN01/Red)

Koalisi 2112 Deklarasikan Pasangan Dudi - Udin

January 09, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Koalisi 2112 (Koalisi Umat Kuningan) yang dimotori oleh Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golongan Karya (Golkar), menggelar Deklarasi dan do'a bersama untuk mengusung dan mendukung Dudy Pamuji dan Udin Kusnaedi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Periode 2018-2023, di Pandapa (09/01) pagi.

Nama koalisi 2112 diambil dari tanggal dimana para pimpinan 3 Partai Politik (Parpol) membuat kesepakatan akan maju bersama dalam Pilkada Kuningan 2018. Dengan rincian, 21 Desember 2017. Spirit 2112 juga sudah di-break down menjadi satu kredo tim. Yaitu 2 fokus, 1 tagline, dan 12 program unggulan.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kuningan, Budi Yudiana dalam Pidato Deklarasi, mengatakan bahwa pihaknya ingin hadirkan Pemimpin baru di Kuningan dengan Program yang sudah disiapkan, seperti Spirit 2112.

Senada dengan Budi,  Calon Bupati dari Golkar Dudy Pamuji dalam orasinya mengatakan  Spirit 2112 adalah sebagai landasan untuk berjuang di Pilkada mendatang.

"Untuk berjuang di Pilkada 2018-2023 mendatang, spirit 2112 adalah sebuah Vitamin untuk bisa memenangkan ajang pesta rakyat itu, dengan berbagai program yang sudah disiapkan terutama Program untuk memajukan Pertanian dan Pariwisata," ungkapnya.

Dudy pun menyampaikan bahwa dirinya akan berusaha dalam memujudkan visinya untuk Juara (maju, agamis, dan sejahtera), serta akan meneruskan pembangunan yang sudah berhasil agar lebih maju lagi, jika ia terpilih menjadi Bupati.

Untuk itu ketiga Parpol tersebut akan terus merapatkan barisan dari mulai tingkat Desa dan Kecamatan untuk memenangkan Dudy dan Udin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Periode 2018-2023 mendatang. (JN01/Red)

Jelang Pilkada, Kodim 0615/Kuningan Soroti Netralitas ASN

January 08, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan Kodim 0615/Kuningan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang dengan melaksanakan "Sosialisasi Netralitas" pada hari Senin (08/01) pagi, di Gedung Mashud Wisnu Saputra Kodim 0615/Kuningan.

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 0615/Kuningan Kapten Arm Esa Advansia dengan peserta mencapai 36 orang.

Pada kesempatan tersebut, Kapten Arm Esa Advansia menyampaiakan bahwa berdasarkan undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Pasal 31 ayat (1) huruf a menyatakan bahwa KASN bertugas menjaga netralitas Pegawai ASN.

"Undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,
Pasal 2 huruf e, Pasal 4 huruf d, Pasal 5 ayat (2) huruf d,e,h dan huruf 1, Pasal 9 ayat (2), Pasal 87 ayat (4) huruf c, Pasal 119, dan Pasal 123 ayat (3) sebagaimana telah dilakukan pengujian dan telah diputuskan berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi nomor 41/PUU-X111/2014 tanggal 6 Juli 2015," ungkap Kapten Arm Esa.

Adapun peraturan pemerintah yang mengatur pembinaan jiwa korps dan kode etik pegawai negeri sipil pada
Pasal 6 huruf h dan Pasal 11 huruf c.

"Peraturan pemerintah nomor 42 Tahun 2004 tentang pembinaan jiwa Korps dan Kode Etik PNS dan bahkan sesuai Pasal 16, dapat dikenakan tindakan administratif sesuai peraturan perundangan-undangan atas rekomendasi
Majelis Kode Etik," sebutnya.

Kapten Arm Esa pun menegaskan bahwa pada pelaksanaan Pilkada serentak 2015 dan 2017, terdapat oknum ASN yang berasal dari instansi pemerintah yang melakukan pelanggaran netralitas, dirinya berharap pada Pilkada 2018 mendatang semua ASN tetap terjaga netralitasnya.

"Dalam rangka mewujudkan ASN  yang profesional, netral, dan bebas dari intervensi politik, hendaknya melakukan pengawasan dan himbauan kepada seluruh ASN agar tetap terjaga netralitasnya pada gelaran pilkada serentak mendatang," tegasnya. (JN01/Red)

Bupati Kuningan: Di Tengah Jaman Serba Keduniawian JPU Hadir untuk Menolong Sesama

January 07, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Forum Komunikasi dan Aksi Jaring Pengaman Ummat (JPU) kini mempunyai sekretariat resmi di Graha Elma, Desa Kedungarum No. 42, Kecamatan Kuningan. Sekretariat tersebut diresmikan oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Sabtu (06/01).

Dalam peresmian sekretatiat JPU, H. Acep Purnama menyampaikan bahwa dengan adanya JPU, tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kuningan menjadi ringan dengan menunjang pekerjaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam menuntaskan masalah-masalah kemanusiaan yang ada di Kuningan.

"Terima kasih kepada JPU yang telah merelakan sebagian harta, tenaga, waktu, dan pemikirannya untuk melakukan sesuatu yang benar-benar bernilai bagi kemanusiaan, serta di zaman yang serba keduniawian ini, Alhamdulillah JPU hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menolong sesama," ungkap Acep.

Acep pun berharap JPU menjadi salah satu gerakan pelopor untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan beliau pun  mempersilakan JPU untuk berkoordinasi dengan kedinasan yang dimiliki Pemkab Kuningan dalam menjalankan gerakan-gerakan sosialnya.

Sementara itu, dr. Hj. Elly Wijaya Nursyam Sp.PD, MH.Kes ,MM, FINASIM selaku Koordinator JPU mengatakan bahwa Forum Komunikasi JPU berjalan dengan spontan murni dari gerakan hati nurani bukan mencari-cari kesalahan orang/instansi.

"JPU sepenuhnya membantu orang-orang yang butuh bantuan dan kebetulan tidak/belum terjaring oleh dinas/instansi terkait," ungkap ibu tiga anak sekaligus owner RSU El-Syifa Kuningan.

Kegiatan peresmian itu dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita oleh Bupati Kuningan sebagai simbol telah diresmikannya sekretariat JPU. (JN01/Red)

Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Cigugur

January 06, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Untuk yang kedua kalinya pohon tumbang terjadi di Kota Kuda, di awal tahun 2018. Kali ini terjadi di Blok Cigeureung Dusun Pahing Rt 32 Rw 04 Kelurahan Cigugur Kec.  Cigugur Kabupaten Kuningan, Sabtu (06/01) Sore.

Menurut keterangan dari Agus Mauludin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menyebutkan bahwa Pohon tumbang terjadi pada pukul 17.00 WIB.

"Dikarenakan tanah yang labil, pohon Lantoro ukuran panjang
17 m, diameter 40 cm yang mengenai kabel listrik sehingga merobohkan 2 tiang listrik PLN," ungkap Agus.

Kejadian pohon tumbang tersebut bukan hanya merobohkan tiang listrik, namun menimpa dua unit rumah yaitu milik Suparno (46) dan Tata (41).

"Atap rumah Bapak Suparno rusak ringan dengan ukuran 5x6 meter tertimpa tiang listrik, sementara itu atap rumah Bapak Tata rusak ringan, pada 2 lembar asbes ukuran 2x1 meter yang  tertimpa kabel listrik," tegasnya.

Pohon tumbang tersebut menutupi akses Jalan Raya Kelurahan Cigugur - Desa Cipari dan sampai berita ini diturunkan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (JN01/Red)

Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Desa Nanggerang Kebakaran

January 06, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Si jago merah lagi-lagi mengamuk dan melalap salah satu rumah berukuran 6X9 meter milik Ibu Sair Niti (55) dan Bapak Asadi (60) warga Desa Nanggerang Rt 03 Rw 01 Kecamatam Jalaksana, Sabtu (06/01).

Menurut keterangan dari M. Khadafi Mufti, S.Pd, M.Si, Kasubag TU UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan, menyebutkan bahwa kebakaran tersebut bersumber dari korsleting listrik.

"Sekitar pukul 14.00 WIB Bu Sair yang tengah menonton televisi mendengar suara ledakan dari atas rumah diiringi percikan api yang bersumber dari konsleting listrik. Korsleting diduga akibat atap genteng rumah bocor karena hujan lalu mengenai  kabel listrik di atap rumah," jelas beliau.

"Ruangan yang terbakar  seluas 4x4 meter yang terdiri dari atap rumah, gorden, perabotan rumah tangga, dan  kompor. Dari pihak Damkar pun meluncurkan satu mobil pemadam dan bahu-membahu bersama masyarakat sekitar guna memadamkan api." Lanjutnya.

Kejadian kebakaran yang menimpa kediaman Bu Sair dan Pak Asadi tersebut adalah yang pertama kali terjadi di tahun 2018, dengan kerugian Rp. 7.500.000,00. (JN01/Red)

Pohon Besar Tumbang Timpa Dua Sepeda Motor

January 05, 2018 Add Comment

Kuningan, (BK) - Hujan besar yang disertai angin kencang menyebabkan salah satu pohon Albasia setinggi 20 meter dengan diameter 2 meter tumbang dan menutupi jalan raya Kuningan-Cirebon, tepatnya di Jalan Raya Cirendang sebelum tugu selamat datang, Jum'at (05/01) Siang.

Kejadian tersebut membuat arus lalu-lintas macet total sepanjang 2 km. Kendaraan baik dari arah Kuningan maupun dari arah Cirebon tidak dapat melewati jalur tersebut.

Agus Mauludin, Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mengungkapkan bahwa dengan kerja sama berbagai pihak pohon tumbang tersebut dapat teratasi.

"Upaya penanganan darurat dari
BPBD, POLRI, TNI, POLPP, PLN  melakukan upaya pembersihan pohon yang menutup jalan," ungkap Agus Mauludin.

Pohon tumbang tersebut menimpa 2 sepeda motor. Merek Yamaha N-max dengan nopol E 5763 YAG dan Honda Supra nopol E 3722 HT yang mengakibatkan pengendara motor harus dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

"Tidak ada korban jiwa, sejauh ini pengendara hanya luka sedang dan luka ringan," ungkap Agus.

Setelah dapat diatasi, akses jalan kembali mulai bisa dilalui pengendara roda 2 dan roda 4 dengan lancar sekitar pukul 15.10 WIB. (JN01/Red)