Voting: Kuningan Lebih Perlu Pesta Kembang Api atau Menolong Masyarakat Miskin Saat Tahun Baru?

December 31, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Tahun baru identik dengan pesta pora dan berbagai macam perayaan dengan cara beragam, salah satunya adalah pesta kembang api. Kembang api dibakar untuk menandakan pergantian tahun. Biayanya sangat spektakuler, puluhan hingga ratusan juta dikeluarkan untuk menyaksikan indahnya warna-warni kembang api hanya dalam hitungan menit.

Tahun 2017  mulai bermunculan daerah yang melarang "Perayaan Tahun Baru" secara berlebihan seperti Provinsi Jawa Timur dan Gorontalo. Di Kabupaten Kuningan pun banyak masyarakat yang tidak setuju dengan adanya pesta kembang api terselenggara di Kota Kuda tersebut karena dianggap mubazir.

Dari voting yang diselenggarakan Komunitas Film Kuningan Cerdas (KOFIKUCA) di akun Facebooknya, 98 dari 100 responden lebih memilih menggunakan anggaran tersebut untuk membantu masyarakat miskin yang membutuhkan dibanding untuk pesta kembang api.

Hasil voting dapat dilihat di: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=503169513402881&id=100011295104028

Hingga berita ini diturunkan, status tersebut memiliki jumlah 100 komentar, 137 kali disukai dan 16 kali dibagikan. Voting ini merupakan salah satu upaya dari KOFIKUCA untuk menampung opini masyarakat Kabupaten Kuningan dalam menyambut tahun baru sebagaimana disampaikan oleh Anggun Purnama, Ketua KOFIKUCA.

"Kita menampung opini masyarakat Kuningan terkait pesta kembang api dalam perayaan tahun baru. Kita lihat di Kuningan sendiri masih banyak masyarakat miskin yang belum terbantu karena kurangnya anggaran yang ada, "ungkap Anggun.

Anggun bersyukur melihat hasil voting tersebut membuktikan bahwa masih lebih banyak masyarakat yang peduli terhadap saudaranya yang tidak mampu dibanding hanya kesenangan pribadi yang menimbulkan rasa iri.

Anggun pun berharap pemerintah Daerah bisa lebih peka dengan kondisi warganya yang masih di bawah garis kemiskinan. Sebab, sangat ironis jika ada Daerah yang menggelar pesta kembang api yang menelan biaya besar sementara masih banyak warga miskin di Daerah tersebut.

"Kita boleh merayakan tahun baru dengan hal yang lebih bermanfaat seperti berdzikir atau isthigosah sebagai wujud syukur kita pada Allah atas usia yang masih diberikan, jadi sekaligus menghindari iri hati warga tidak mampu," pungkas Anggun. (AR27/Red)

160 Jiwa Terisolir Akibat Jalan Penghubung Desa Pinara - Desa Gunung Manik Terputus

December 30, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Akibat hujan yang sangat deras, terjadi bencana alam berupa tanah longsor yang menyebabkan jalan penghubung antara Desa Pinara dan Desa Gunung Manik Kecamatan Ciniru terputus dengan kedalaman 10 meter dan lebar 4 meter pada hari Sabtu (30/12) sekitar pukul 14.30 WIB, berlokasi di Dusun Wage Rt 04 Rw 02 Desa Pinara.

Menurut Agus Mauludin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menerangkan bahwa, akibat kejadian tersebut sampai saat ini jalan masih belum bisa di lewati oleh kendaraan baik roda dua ataupun roda empat.

Untuk sementara Permasalahan ini masih dalam penanganan pihak BPBD, Aparat desa setempat, dan dibantu Babinsa Koramil 0513/Ciniru serta masyarakat sekitar untuk mengamankan lokasi.

"Ya, saat ini pihak desa, masyarakat, Binmas, dan Babinsa sudah mengamankan lokasi, besok kita akan upayakan membuat jalan darurat untuk membantu aktifitas masyarakat," ungkap Agus kepada wartawan www.beritakuningan.com.

Selain itu Agus menambahkan bahwa terputusnya Jalan Kiai Anjali  yang merupakan akses jalan poros Desa Pinara–Desa Gunungmanik tersebut menyebabkan Dusun Babakan terisolir dengan jumlah 35 kepala keluarga dan total 160 jiwa.


"Tidak ada korban jiwa ataupun bangunan yang terkena longsor, hanya  bangunan TK 1 PGRI Fatimah Azzahra terancam longsor." pungkas Agus. (Yoga Aditiya/AR27/Red)

Kodim 0615/Kuningan Latih kuwu dan Lurah Bela negara

December 28, 2017 Add Comment

RKuninga, (BK) - Program Latihan Wawasan Kebangasaan Bela Negara tahun 2017 yang diikuti oleh 50 orang Kepala Desa se-Kab Kuningan, pada hari Rabu (27/12) resmi dibuka oleh Dandim Letkol Inf. Daru Cahyadi Soeprapto S.sos MM, di Hotel Prima Resort Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya Dandim Letkol Inf. Daru Cahyadi Soeprapto S.sos MM, menyampaikan bahwa di Kuningan yang di supervisi oleh KesBangPolinMas memandang perlu untuk melakukan Pelatihan Bela Negara dengan menggandeng Kodim 0615/Kng untuk melakukan Pelatihan Bela Negara.

"Membela Negara bukan semata atau terkait penjajahan, perang dan membela Negara adalah membela kedaulatan kita, Kedaulatan Negara itu dilandasi salah satunya adalah kestabilan Pemerintahan, dan Pemerintahan itu bukan ada di pusat saja tapi ada di Daerah sampai dengan di Desa-desa,
Dan kestabilan Pemerintah tercermin dari majunya pembangunan," ungkap Dandim

Dandim pun menyebutkan bahwa tujuan dari Bela Negara adalah untuk mempersiapkan masyarakat sebagai alat Bela Negara, menciptakan kondisi sosial dilingkungan masyatat untuk mendukung Bela negara.

"Hal yang terpenting adalah Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu bisa menjalin pemahaman dan menjalin komunikasi dengan kepala desa yang lainya, Bertukar informasi demi kemajuan masyarakatnya," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kuningan Drs. Dadi Hariyadi., MSi, Para Danramil jajaran Kodim 0615/Kuningan, Kasat Intel Polres Akp Iwan Riswan SH MH, Kapolsek Mandirancan Akp Setyo Aji, Kapolsek Pasawahan Iptu Nuryana, Staf Ahli Bupati bidang SDM dan Kemasyarakatan H. Dodi Rochmatudin. (JN01/Red)

Andi Rahmat, Peduli Pemuda dan Sepak Bola

December 21, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Dengan semua kemampuan yang ada pada dirinya dan keuletan, Guru MA Subulul Huda Darma Kuningan ini dengan sepenuh hati  mengajar dan melatih muridnya hingga para pemuda dikecamatannya mulai usia 15-23 tahun untuk menjadi pemain sepak bola handal dan profesional.

Sosok Andi Rahmat atau yang akrab disapa Lanay, yang juga merupakan salah seorang pengurus karangtaruna bagian seksi olahraga Kecamatan Darma, memang sejak kecil memiliki hobi bermain si kulit bundar. Untuk itu dirinya terus meluangkan waktu untuk terjun langsung ke lapangan bola dalam mendidik pesepakbola junior di Kecamatan Darma.

"Awalnya hanya sering bermain bola, namun lama kelamaan pihak kecamatan merekrut saya untuk aktif di karangtaruna," kata Andi.

Menurutnya, tujuan terjun langsung mendidik anak-anak usia junior adalah untuk mempersiapkan tim sepakbola di sana agar bisa mengikuti even sepakbola setingkat Bupati Cup hingga nasional bahkan internasional.

"Karena melihat banyaknya bakat pemain namun tidak tersentuh maka saya selalu mengadakan sparing (pertandingan persahabatan) yang nantinya dilihat kemampuannya untuk direkrut jadi bagian dari tim kecamatan," tegasnya.

Kepedulian alumni SMK-TI Muhammadiyah lulusan Tahun 2000/2001 terhadap pemuda dan sepak bola tersebut pun mendapat dukungan penuh dari pengurus karangtaruna kecamatan, terutama dari Ketuanya Nono Sutrisno. S.IP yang terus mendukung dirinya.

Pria lajang yang tak lama lagi akan menikah ini pun terus bertekad untuk mengembangkan dunia sepak bola terutama dalam mengembangkan potensi bibit-bibit muda yang ada di Kecamatan Darma.

"Meskipun ini cuma sepak bola kelas kampung, diharapkan kedepannya dapat mengantarkan mereka menjadi pemain profesional yang bisa mengharumkan daerahnya," pungkas Andi dalam obrolan singkatnya dengan penulis. (JN01/Red)

APIK Berangkatkan 4 Bus untuk Aksi Bela Palestina

December 17, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Jutaan umat Islam diprediksi akan mengikuti Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional (Monas) dan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Setikat di Jakarta, Minggu 17 Desember 2017. Masa dari berbagai wilayah mulai menyiapkan diri untuk bergabung, termasuk dari Kota Kuda.

Seperti yang terpantau beritakuningan.com, masa mulai berdatangan ke Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan sekitar pukul 19.30 (Ba'da Isya) dan melakukan pemberangkatan sekitar pukul 23.30 WIB.

"Untuk Aksi Bela Palestina 17.12.17 kami dari Aliansi Persaudaraan Islam Kuningan (APIK) menyediakan 4 armada Bus untuk pemberangkatan Aksi ke Jakarta dengan total 240 orang ," ungkap Farid Arief, Koordinator Lapangan (Koorlap) Aksi.

Adapun tuntutan dari APIK adalah dicabutnya keputusan Amerika Serikat akan Pengakuannya mengakui Yerusalem, Ibu Kota dari Israel, dan jika tuntutan tersebut tidak terpenuhi diharapkan Duta besar (Dubes) Amerika Serikat harus cabut dari Indonesia.

"Kita disini ikut merasakan apa yg mereka rasakan. Tuntutan utama dari kami, Bebaskan Palestin, Kembalikan Yerusalem" dan kami ingin sampaikan pula bahawa Al-Aqsa itu milik semua, bukan hanya milik Palestina," kata Sekertaris APIK tersebut.

Farid pun menegaskan bahwa Aksi tersebut menjadi momen baik untuk menyatukan Umat Islam, serta  murni tanpa ada unsur Politik. (JN01/Red)

Waspada! Akun Facebook Bupati Kuningan Dikloning untuk Minta Pulsa.

December 12, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Aktifnya Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH menggunkan media sosial facebook dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab untuk menduplikat atau mengkloning akun facebooknya, untuk melakukan penipuan mengatasnamakan dirinya.

Akun facebook bernama Acep Purnama itu menggunakan foto profil berbeda dengan akun asli yang selama ini dimiliki bupati tetapi menggunakan foto sampul yang sama. Akun kloningan tersebut sempat meminta pertemanan ke sejumlah Netizen yang juga berteman dengan akun asli bupati, salah satunya adalah akun Andi Oerang Toendagan.

Setelah permintaan pertemanan diterima, sekitar pukul 19.51 WIB pelaku kloningan tersebut kemudian mengirimkan pesan melalui Messenger dan meminta diisikan pulsa ke nomer tamu dari luar kota.

"Kebetulan sekarang sedang ada tamu-tamu dari luar kota. Kalau bisa dibantu maksudnya mau minta tolong titip pulsa diisi ke nomor tamu, berhubung posisi saat ini jauh dari tempat penjual pulsa. Mohonlah dibantu nanti akan secepatnya diganti. Tolong ya," demikian isi pesan yang dikirim pelaku.


Andi merasa curiga dengan pesan tersebut. Tanpa pikir panjang Andi langsung menghubungi orang-orang dekat Bupati yang dia kenal. Andi mendapatkan informasi bahwa akun tersebut adalah palsu.

"Nah yang bikin curiga sekelas Pak Acep seorang Bupati minta dikirimin pulsa, terus saya inbox Pak Cucu Sutisno buat klasifikasi sama ngontek Pak Rioanto PermanaTernyata emang itu akun palsu," ungkap Andi kepada wartawan www.beritakuningan.com, Selasa (12/12).

Sepertinya pelaku mengetahui bahwa upaya penipuannya telah tercium. Akun tersebut sudah tidak bisa ditemukan, pelaku kini sudah menghapus akun facebook Acep Purnama palsu tersebut. (AR27/Red)


Bahaya Narkoba Masuk Garis Merah, LSM Satu Hati Gelar Seminar Bahaya Narkoba

December 11, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Kabupaten Kuningan sudah memasuki garis merah atau sudah sangat darurat terkait bahaya penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba). Rata-rata korban adalah usia pelajar, bahkan ada korban yang usianya sekitar 14 tahun atau usia dibawah umur sebagaimana disampaikan Ketua LSM Satu Hati, Nenen Mulyani, A.Md.

"Kuningan digaris merah. saya melihat dengan mata kepala sendiri, tapi karena kode etik saya tidak dapat menyebutkan nama korban dan dimana tinggalnya tetapi saya melihat suatu kejadian yang sangat memprihatinkan, anak usia 14 tahun itu sudah kecanduan sangat parah" ungkap Nenen.

Merasa miris dan prihatin dengan kondisi tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Satu Hati merasa perlu adanya tindakan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya Narkoba. Salah satunya adalah dengan mengadakan Seminar anti Narkoba yang diselenggarakan atas kerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Provinsi Jawa Barat dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan di Hotel Grage Sangkan, Senin (11/12).

Kegiatan Seminar yang mengusung tema "Narkoba Membunuh Anak Negeri, Memusnahkan Generasi Bangsa" tersebut di hadiri oleh 300 peserta yang terdiri dari para pelajar tingkat SLTA se-Kabupaten Kuningan.

Dipilihnya peserta tingkat usia SLTA karena selain kebanyakan para korban adalah pada usia tersebut, diharapkan kedepannya dapat menurunkan ilmu yang didapat dari seminar tersebut kepada adik-adiknya.

"Dipilihnya anak SMA ini karena mereka bisa menjadi contoh kebawah dan bekal keatas. Saat mereka lulus sekolah itu mereka harus kost pisah dari orang tua, disitulah kita ingin mereka punya bekal dari sekarang untuk menjaga diri dari bahaya Narkoba" ungkapnya.

Nenen Pun berharap dengan adanya acara seminar tersebut semua peserta bisa menjadi pelopor perubahan kebaikan untuk pribadi mereka, Bangsa, dan Masyarakat dalam upaya mencegah dan menanggulangi bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Dihadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya untuk memberikan materi pada peserta diantaranya adalah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan Edi Heryadi, S.Pd., M.SI, Kepala Kesbagpol Provinsi Jawabarat H. Ruddy Gandakusumah, SH. MH, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kuningan dr. Asep Hermana, Sp.B, dan Vice President of Edconex Delegasi World Merit PBB 2016 Maryam Qonita.

Proses upaya untuk pencegahan dan penanggulangan bahaya penyalahgunaan Narkoba tidak bisa instan. Untuk seminar tersebut telah direncanakan sejak tahun lalu. Bahkan LSM Satu Hati sudah melakukan berbagai upaya sejak tahun 2010. Kedepannya LSM Satu Hati akan terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan berbagai upaya demi mencapai hasil yang maksimal.

"Kedepannya LSM Satu Hati pun akan bekerja sama dengan BNN Kabupaten Kuningan akan memilih duta-duta anti narkoba dari sekolah, untuk menjadikan Kuningan menjadi duta anti narkoba yang akan diseleksi oleh LSM Satu Hati," pungkasnya. (JN01/Red)

Aksi Bela Al Quds, Umat Muslim Harus Boikot produk Amerika dan Israel

December 11, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kuningan bersama Aliansi Persaudaraan Islam Kuningan (APIK), Ponpes dan organisasi mahasiswa serta gabungan elemen umat Islam Kuningan mengadakan Aksi Damai dengan jumlah masa sekitar 500 orang yang dipimpinan Insan Nulyaman, M.Pd.I. Ketua BKPRMI Kabupaten Kuningan.

Aksi Damai tersebut berlangsung didepan  Masjid Agung Syarul Islam dan Pendopo Kuningan pada Hari Ahad (10/12) yang di mulai sekitar pukul 06.30-09.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut masa aksi damai membawa Spanduk bertuliskan Aksi Bela AL-Qudus, Trump Peniup Trompet Permusuhan, Al-Quran Iman Kami Al-Qudus Satukan Kami, Mari Perkokoh Ukhuwah Islamiyyah, Kita Bersama Palestiana, Tolak Trump, Yerusalem Milik Palestina,  Kuningan Cinta Yerusalem, serta membawa bendera Merah Putih sebagai tanda kecintaan terhadap NKRI.

Adapun orasi-orasi yang disampaikan adalah mengajak Masyarakat Kuningan agar memperhitungkan setiap rupiah supaya bisa bermanfaat, serta menghimbau agar tidak menggunakan produk-produk hasil Zionis.

"Mari kita bersatu kita boikot produk-produk Amerika, jangan ada sekat-sekat lagi kita sebagai umat Islam jangan sampai terpecah belah, dan diadu dombakan oleh orang-orang atau kelompok yang tidak bisa di pertanggungjawabkan, mari satukan suara untuk membela Islam," salah satu isi orasinya.

Tak hanya membahas masalah produk-produk Zionis, dalam aksi tersebut pun membahas masalah Yerussalem diakui menjadi Ibukota Israel dan bersengketa.

"Memang benar tidak aneh ketika Yerussalem diakui menjadi Ibukota Israel dan bersengketa, yang menjadi keanehan adalah dimana ketika kita umat Islam yang mengetahui berita tersebut hanya terdiam dan tidak melakukan apa-apa," ungkap Insan.

Pada saat orasi yg diwakili oleh beberapa elemen organisasi hampir sama menyampaikan bahwa musuh umat Islam ada 2 yaitu Yahudi dan Nasrani. Mereka tidak akan pernah berhenti menggoyangkan ummat islam dan memecah belah umat Islam, maka dari itu mari bersatu bersama demi Agama Islam yang kita cintai dan yakini bersama.

Dengan adanaya pemberitaan tentang Yerussalem diakui menjadi Ibukota Israel, masa melaksanakan aksi damai berharap pemerintah supaya bisa tegas dalam hal menaggapi permasalahan Palestina tersebut, dan membunuh politik luar negeri yang tegas dan jelas, untuk memberikan suara kepada Yerusalem, agar umat Islam disana dapat diberikan kemakmuran dan kedamaian. (JN01/Red)

15 Film Keren Bersaing dalam Ajang Bonti Short Movie Award 2017

December 11, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - BONTI SHORT MOVIE AWARD 2017, telah memasukin babak pemutaran Film dan penjurian yang di selenggarakan di aula Teknik Tata Kelola Logostik SMKN 1 Luragung (Bonti), pada hari Ahad (10/12) dengan menayangkan 15 Judul Film hasil karya Siswa/i kelas XII MultiMedia (MM).

Dalam Kegiatan BONTI SHORT MOVIE AWARD 2017 dinilai oleh empat orang juri yang berkompeten dibidangnya yaitu Wawan R. Antono (Forum Sineas Cirebon), Amar Thohir (Komunitas Film Kuningan Cerdas), D. Ipung Kusmawi (Aktor / Seniman) dan Alite Anggara (Cameramen / Editor GNC Multimedia).

Dalam Sambutannya A. R. Affandi, selaku Pembina Bonti Media menyampaikan bahwa untuk Bonti Short Movie Award tahun ini mengalami progres yang baik dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun kemarin hanya memproduksi 5 judul film, sekarang 15 judul film. Ini sangat bagus sekali dan saya langsung lihat prosesnya, mereka bahkan ada yang sampai 24 jam bekerja, ada yang syuting tengah malem sampai subuh. Mudah-mudahan hasilnya tidak mengecewakan," ungkap A. R. Affandi.

A. R. Affandi pun menyampaikan bahwa peserta terbaik akan mendapat hadiah uang tunai dalam bentuk tiket untuk mengikuti Junior Film Camp Salman yang diselenggarakan oleh Institut Tekhnologi Bandung (ITB).

"Salah satu crew dari team creative 15 tim produksi ini akan mendapatkan " Beasiswa sebesar Rp 1.250.000,00 untuk mengikuti Junior Film Camp di Institut Teknologi Bandung tanggal 25-29 Desember nanti," Tegasnya.

Sementara itu Kepala Sekola SMKN 1 Luragung Drs. Hedi Syahbudin Yamin, M.Si memberikan apresiasi kepada semua anak-anak jurusan Multimedia yang melaksanakan Bonti Short Movie, karena menurutnya Bonti Short Movie adalah kegiatan yang kreatif.

"Mudah-mudahan kreatifitas ini menjadi suatu permodelan, percontohan khususnya di lingkungan Sekolah SMKN 1 Luragung, dan sekolah-sekolah lain yang ada di Kabupaten Kuningan," ungkap Mantan Guru SMK Muhamaddyah tersebut.

Sementara itu menurut salah satu juri, D. Ipung Kusmawi mengatakan bahwa Festival Film tersebut sangat menarik, dan bagus. Karena menurut dia tidak semua sekolah melakukan event serupa.

"Melihat hasil yang sudah ada, maka bisa dipastikan bahwa anak-anak di SMKN 1 Luragung punya bakat, minat, dan potensi yang bagus dibidang Film," ungkap Aktor Senior tersebut.

D. Ipung Kusmawi pum berharap event Bonti Short Movie tersebut terus berkelanjutan dan menjadi suatu event yang besar dan dapat terus mengembangkan bibit-bibit muda dalam bidang sinematoghrapy di Kuningan.

Pengumuman pemenang dan penganugrahan piala serta penghargaan akan dilaksananakan pata tanggal 16 Desember 2017. Dalam acara tersebut juga akqn diisi dengan diskusi terkait dunia akting oleh D. Ipung Kusmawi sebagai narasumber. (JN01/Red)

Perwira Kodim Tumbuhkan Budi Pekerti Luhur kepada Anak-anak lewat Karate

December 10, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Institute Karatedo Indonesia (INKAI) Kab Kuningan menggelar Gashuku yang diikuti 10 ranting INKAI dengan peserta sekitar 227 orang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan upacara Makodim 0615/Kuningan, Ahad (10/12).

Menurut Senpai Letda Inf Haerulla Madiabu kegiatan Gashuku dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi tehnik latihan dalam rangka ujian penurunan Kyu dari ranting INKAI yang ada di Kabupaten Kuningan.

Untuk  ujian penurunan Kyu Semester II tahun 2017 diikuti oleh Ranting Kodim 0615/Kuningan, Ranting Koramil Cilimus, Ranting SMP ITUS, Ranting Subang, Ranting SMP Cilebak, Ranting SD 17 Kuningan, Ranting MI Cikaso, SMK Japara, SMK Luragung, Ranting Ponpes Binaul Umah, dan MA Pasawahan yang dilaksanakan tanggal 11 Desember 2017 bertempat di gedung IPSI.

Letda Haerulla menambahkan kegiatan Bela diri Karate bagi anak-anak usia sekolah dapat  menumbuhkan budi pekerti yang luhur sejak dini.

"Dengan menjalankan 5 sumpah karate  yaitu Sanggup Memelihara Kepribadian, Sanggup Patuh Pada Kejujuran, Sanggup Mempertinggi Prestasi, Sanggup Menjaga Sopan Santun, Sanggup Menguasai Diri" ungkapnya. (Cartaz/Red)

Tembok Penahan Tebing Desa Bungurberes Longsor

December 09, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Cuaca ekstrim yang terjadi di Kabupaten Kuningan akhir-akhir ini membuat beberapa daerah jadi rawan bencana. Salah satunya, akibat curah hujan yang tinggi membuat longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) Desa Bungurberes Kecamatan Cilebak, Jum'at (08/12).

Akibat kejadian tersebut, beberapa rumah di RT 01 RW 03 Dusun Bangbayan terkena muntahan tanah yang bercampur air.

Koramil 1504/Subang langsung melaksanakan Karya Bhakti dengan memberikan bantuan personel untuk membantu korban longsor bersama aparat desa Bungurberes pada Sabtu (9/12).

Karya Bhakti tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 1504/Subang Kapten Czi Nasri. Anggota Koramil bahu membahu bersama warga membersihkan material longsor yang menimpa pinggir rumah warga bernama Hermawan dan membersihkan material longsor yang menutupi jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, pihak TNI bersama warga dan aparat Desa mengungsikan warga setempat ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi apabila terjadi longsor susulan. (JN01/Red)

Peringati Hari Juang Kartika Ke 72, Kodim 0615/Kuningan Gelar Kegiatan Donor Darah

December 08, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke-72, serta memperingati Hari Ibu ke 89 Tahun 2017 Kodim 0615/Kuningan melaksanakan "Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah" yang di selenggarakan di Gedung GOW Kab Kuningan pada hari Kamis (7/12) sekitar Pkl 09.00 s/d 11.00 WIB.

Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh 115 orang peserta yang berasal dari TNI sebanyak 25 orang, Persit 15 orang, Darma Wanita 37 orang, Ibu Bhayangkari 10 orang, PNS 8 orang, serta 20 orang dari Kepolisian.

Kegiatan donor darah tersebut di hadiri oleh Dandim 0615 /Kuningan Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos.,MM, Kasdim 0615/KNG (Mayor Inf Riza TH SIP), Ketua Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0615/Kuningan Ibu Rien Daru Cahyadi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Purnama, Ketua GOW Kab Kuningan (Hj Rini Sarjono SE MM).

Para perwira Staf/ Danramil/ Babinsa Jajaran Kodim 0615/KNG, Anggota Polres Kuningan, Ibu  Persit KCK Kodim 0615/KNG serta Ibu  Bhayangkara Polres Kuningan.

Sebagai informasi bahwa Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat adalah tanggal yang khusus Korps Infanteri TNI AD dan diperingati setiap tanggal 15 Desember untuk mengenang Pertempuran Ambarawa, sebelumnya bernama Hari Infanteri. (JN01/Red)

Pangan Lokal Kuningan Tersisihkan, Ini yang Dilakukan DKPP Kuningan

December 07, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Kabupaten Kuningan sampai saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan pokok dibagian pangan sendiri secara utuh, sehingga banyak komoditi harus dipasok dari sejumlah daerah. Hal tersebut menjadi indikator tersisihkannya pangan lokal (Marjinalisasi pangan lokal).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan, Dr. Ukas Suharfaputra, SP.,MP dalam sambutannya pada acar aHari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Kabupaten yang di selenggarakan di Open Space Galeri Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, Rabu (6/12).

Baca juga: DKPP Kuningan Gelar Peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Kabupaten

"Saat ini kami menafsir kurang lebih porsi pangan lokal yang ada di dalam skema konsumsi masyarakat Kuningan itu hanya 20 persen, 80 persen selebihnya adalah pangan interlokal, Maksudnya adalah pangan-pangan yang tidak kembali pada sumberdaya ekonominya tidak kembali atau katakanlah incomenya tidak kembali kepada masyarakat, tetapi keluar kepada masyarakat yang berada di luar Kabupaten Kuningan," ungkap Mantan Kadis BPLHD tersebut.

Untuk mengatasi marjinalilasi langan lokal, Dr. Ukas mencanangkan gerakan Mulang Kapangan Pituin (Mulangkapit) atau kembali kepanganan lokal. Gerakan "Mulangapit" tersebut menempuh dua pendekatan yakni Mandatori (Instruktif) dan pendekatan Partisipatif.

"Pendekatan Mandatori dilakukan di wilayah Pemerintahan Daerah (Pemda) dengan cara mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) no 30 tahun 2017 tentang penggunaan pangan lokal, sedangkan Pendekatan Partisipatif adalah dengan mengadakan lomba-lomba," lanjutnya.

Dr. Ukas pun menegaskan bahwa dengan adanya Perbup tersebut, semua SKPD yang ada di lingkup Pemda wajib hukumnya menggunakan pangan lokal disetiap aktivitas baik kedinasan atau non dinas.

"Karena ini sifatnya wajib, jadi bagi yang melanggar akan dapat hukuman. Namun bagi yang melaksanakan akan mendapat hadiah, yang melanggar akan diberi penalti, termasuk penaltinya di rotasi karena akan lebih epektif dan akan berpengaruh kepada keberpihakan pangan lokal," tegas Ukas.

Ukas pun berharap agar Peraturan Bupati tersebug bisa menjadi Peraturan Daerah yang bisa mengikat keseluruhan dari mulai unsur pemerintahan sampai masyarakat. (JN01/Red)

DKPP Kuningan Gelar Peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Kabupaten

December 07, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan selenggarakan Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Kabupaten Kuningan, yang di selenggarakan di Open Space Galeri Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, Rabu (06/12).

Tema yang di ambil dalam kegiatan peringatan  HPS tingkat Kabupaten tersebut adalah "Bersama Generasi Muda mari kita kembali kepangan lokal (Pituin)".

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan Dr. Ukas Suharfaputra. SP.MP, Kepala SKPD Kabupaten Kuningan, Perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Jawabarat, serta dihadiri 300 peserta dari berbagai kelompok pengolahan ikan.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia PHS tingkat Kabupaten, H. Sanusi, SP., MP., menyampaikan bahwa tujuan dari acara tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelaparan dan kekurangan gizi,  serta terinformasinya kebijakan dan kemajuan pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan.

"Meningkatkan kesadaran pentingnya mempertahankan kondisi ketahanan pangan di seluruh tingkatan mulai dari Desa, Kecamatan, dan Kabupaten untuk mewujudkan masyarakat Kuningan bebas dari kelaparan dan rawan pangan," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutanya menyampaikan bahwa dalam kegiatan HPS tersebut harus ada keterpaduan dengan Pengolahan Sumber Daya Alam untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat.

"Kita harus melestarikan alam, dan sumber air, karena di beberapa titik di Kuningan sebelah timur ada istilah ''Sawah tadah hujan'' atau tidak ada hujan tidak ada sawah, disisi lain di sebelah barat air sangat berlebihan, dan kita di anugerahi gunung Ciremai yang menjadi sumber air yang bisa mengaliri lahan-lahan pertanian yang ada di Kuningan dan luar Kabupaten Kuningan," katanya.

Dalam acara HPS tersebut diselenggarakan pula Deklarasi Swasembada ikan tahun 2022, dari para kelompok pembudidaya ikan, kelompok pengolahan, dan pemasaran ikan yang ada di Kabupaten Kuningan, pembagian hadiah bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berprestasi serta lomba menyanyi sebagai hiburan. (JN01/Red)

BONTI SHORT MOVIE AWARD 2017 Segera Digelar

December 07, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - BONTI SHORT MOVIE AWARD 2017, adalah sebuah acara yang diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas hasil karya siswa-siswi  Kelas XII Program Keahlian Multimedia SMKN 1 Luragung  selama semester Ganjil. BONTI SHORT MOVIE AWARD 2017 terdiri dari rangkaian acara yang akan dimulai tanggal 10 Desember 2017 berupa pemutaran film, presentasi tim produksi dan penjurian.  

Secara kualitas dan kuantitas karya siswa siswi kelas XII Program Keahlian Multimedia tahun ini jauh meningkat lebih pesat, dari 5 judul film pendek yang diproduksi tahun kemarin, tahun ini meningkat menjadi 15 judul film. Ke 15 judul film inilah yang nanti akan dinilai oleh empat orang juri yang berkompeten dibidangnya yaitu Wawan R. Antono ( Forum Sineas Cirebon ), Amar Thohir ( Komunitas Film Kuningan Cerdas ), D. Ipung Kusmawi ( Aktor / Seniman ) dan Alite Anggara ( Cameramen / Editor GNC Multimedia ).

Nantinya setelah penayangan berlangsung, Dewan Juri akan melakukan sessi tanya jawab untuk mempertanggung jawabkan orisinalitas karya dari setiap tim produksi dan membuat keputusan untuk menetukan Film Terbaik, Penulis Cerita Terbaik, Sutradara Terbaik, Penata Kamera Terbaik, Editor Terbaik, Penata Artistik Terbaik, Poster Terbaik, Aktor Terbaik dan Aktris Terbaik. Selain itu setiap film juga berhak terpilih sebagai Film Favorit yang ditentukan oleh  jumlah viewer youtube terbanyak.

Pengumuman nominasi dan penganugerahan BONTI SHORT MOVIE AWARD 2017 akan dilaksanakan seminggu kemudian yaitu pada tanggal 16 Desember 2017 bertempat di Aula Balai Desa Manggari Kecamatan Lebakwangi. Sebagai puncak dari acara ini, juga akan diselenggarakan Diskusi yang mengangkat tema " Akting Sebagai Ruh Dalam Sebuah Film "  yang akan disampaikan oleh D. Ipung Kusmawi ( Raff /AR27/Red)

Setiap Hari Hanya Makan Nasi dan Mie Instan Sebungkus Dibagi Dua dengan Ayahnya, Benarkah?

December 06, 2017 Add Comment

Sumber Photo: IG inikuningan


Kuningan, (BK) - Sempat menjadi viral beberapa hari kebelakang terkait beredarnya foto Bebi Naya Helminar, salah satu siswi SMKN 4 Kuningan yang terbaring sakit dengan kondisi tubuh kurus kering dan terlihat sangat mengenaskan yang sedang dirawat di Rumah Sakit Kuningan Medical Center (KMC) Kuningan (06/12).

Dalam sebuah akun Instagram tersebut dijelaskan bahwa Bebi tinggal berdua dengan ayahnya, ibunya telah lama meninggal. Lebih lanjut diterangkan bahwa kondisi ekonomi mereka sangat memprihatinkan. Ayahnya hanya pengangguran dan hanya mampu makan dengan menu mie instan satu bungkus dibagi dua.

Berita yang beredar tersebut menarik banyak simpati masyarakat netizen. Namun setelah ditelusuri oleh wartawan www.beritakuningan.com, ternyata berita tersebut tidak benar. Menurut keterangan Rokib, Ayah Bebi mengatakan bahwa berita tersebut tidak benar. Rokib mengatakan bahwa kondisi Bebi seperti itu bukan karena kurang gizi. Sejak satu tahu lalu Bebi terkena penyakit Tuberculosis (TB).

"Dulu waktu PKL (Praktek Kerja Lapangan) Bebi sering kena AC jadi kena penyakit TB paru," ungkap Rokib.

Rokib sempat meminta Bebi untuk berhenti PKL karena Bebi sering batuk. Ruang kantor Samsat tempat Bebi PKL menggunakan penyejuk udara, sementara itu tempat tinggal Bebi yang berlokasi di Dusun Pahing RT/RW 07/02 Desa Cikeusik Kecamatan Cidahu cuacanya panas.

Setelah selesai PKL kondisi Bebi semakin memburuk. Berat badannya turun drastis, dari 45 kg menjadi 28 kg. Berbagai upaya pengobatan dilakukan oleh Rokib demi kesembuhan Bebi. Bahkan sebelumnya Rokib pernah membawa Bebi ke RSUD 45 untuk pengobatan.

Untuk itu Rokib kembali menegaskan bahwa dirinya berjuang keras demi putri tercintanya. Bahkan dirinya membantah kalau Bebi hanya diberi makan nasi dan sebungkus mie instan yang dibagi dua. (AR27/Red)

Jelang Pilkada, Ini Pesan Mamah Dedeh

December 05, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Pilkada serentak, termasuk Pilgub Jabar dan Pilbup Kuningan 2018, bakal digelar tahun depan. Saat ini pun sudah ramai diperbincangkan terkait Pilkada, termasuk dalam Tabligh Akbar Tingkat Desa Ciherang yang di selenggaran pada hari Ahad (3/12).

Baca juga: Mamah Dedeh Isi Kegiatan Maulid Nabi 1439 H Desa Ciherang

Tabligh akbar diisi oleh penceramah kondang, Ustadzah Mamah Dedeh dengan gaya dan ketawa yang khas "kheuheuheuheu", pada sesi tanya jawab ada dua orang jammaah bertanya terkait masalah Pilkada.

Penanya pertama menanyakan bahwa banyak pendapat di kalangan masyarakat yang mengatakan memilih pemimpin itu harus orang baik, namun jika dia non muslim  apakah boleh, atau apakah hanya boleh memilih yang sesama muslim?

"Dalam Al-Qur'an sudah jelas bahwa kita umat islam haram hukumnya memilih pemimpin yang tidak satu akidah," Jawab Mamah Dedeh dengan tegas dan lantang.

Sementara itu penanya kedua melontarkan pertanyaan bahwa kebiasaan sebelum Pilkada atau pun Pilpres banyak masyarakat yang suka diimingi uang, kira-kia mana yang harus di pilih? yang membagikan uang atau yang tidak?

Secara lantang Mamah Dedeh pun menjawab "Nih dengerin, duit yang dikasih ambil, sembako yang di kasih ambil, seragam yang di kasih ambil, tapi ketika akan Pilkada Sholat Istikhoroh minta yang terbaik," Jawabnya.

Mamah Dedeh pun menegaskan bahwa calon pemimpin yang membagi-bagikan uang sebelum Pilkada adalah orang yang kemasukan setan.

Mamah dedeh lebih lanjut menjelaskan bahwa yang namanya nafsu itu di bagi menjadi dua sebagaimana dijelaskan dalam surat Yusuf ayat 53.

"Sesungguhnya nafsu itu ada yang mengajak dalam keburukan yang di dorong oleh setan, dan nafsu yang mendapatkan Rahmat dari Allah SWT, dan nafsu itu pusatnya ada di pusar kita (Kata Nabi) sejengkal kebawah  nafsu birahi, sejengkal keatas nafsu dunia termasuk pangkat, jabatan, dan kekuasaan yang artinya kalo dia nyogok dia kemasukan setan," tegasnya. (JN01/Red)

Brigez Kuningan Laksanakan Kegiatan Pengecatan Tugu Kujang

December 04, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Organisasi Kepemudaan (OKP) Brigez DPW Kuningan melakukan aksi pengecatan tugu Kujang, Ahad (03/12). Kegiatan pengecatan tugu yang merupakan tugu perbatasan Provinsi Jawa Barat dengan Jawa Tengah tersebut bertujuan untuk menjaga keindahan tugu yang terletak antara Desa Cibingbin dengan Desa Pananggapan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB tersebut dibantu oleh Triana yang merupakan lurah Desa Sukamaju dan aparat RT setempat sehingga kegiatan tersebut berjalan sukses.

Kegiatan pengecatan tugu kujang merupakan kali kedua, yang pertama dilakukan oleh Komunitas Vespa "Isepan" dan Rumah Baca Fadillah sekitar bulan Juli 2017.

Afriansyah, anggota Brigez DPW Kuningan sekaligus Humas Brigez DPC Ciwaru menyayangkan akan banyak tangan-tangan jahil yang mencoret-coret tugu tersebut. Banyak berbagai tulisan menggunakan cat semprot yang merusak keindahannya.

"Padahal tugu Kujang itu sangat teduh, sejuk dan indah kalau di rawat dan di jaga kebersihannya" ungkapnya.

Untuk itu Afriansyah berharap pada mereka yang kurang memiliki kesadaran dalam menjaga keindahan dan  kebersihan agar lebih mempunyai rasa peduli.

"Semoga cepat diberi hidayah saja, biar yg mencoret-coret sadar akan keindahan," pungkas Afriansyah sambil tertawa. (AR27/Red)

Mamah Dedeh Isi Kegiatan Maulid Nabi Muhammad 1439 H Desa Ciherang

December 03, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H tingkat Desa Ciherang Kecamatan Kadugede, mengadakan acara Tabligh Akbar yang mengambil Tema "Semangat suri teladan Rasulullah menjadikan pribadi yang Iman, Agamis, dan Mandiri pada hari Ahad (3/12).

Kegiatan Tabligh Akbar tersebut di isi oleh Mamah Dedeh Pengisi Program Mamah dan Aa Indosiar. Dalam acara tersebut, Mamah Dedeh pun menyampaikan pula tentang Pandangan Islam.

Dalam Dalam Ceramahnya Mamah Dedeh menyampaikan betapa Indah nya hidup perempuan di zaman sekarang, yang berbeda jauh dengan zaman dulu yang menganggap perempuan hanya untuk jadi budak nafsu para kaum laki-laki, serta di anggap sama dengan benda.

Dalam Dalam Ceramahnya Mamah Dedeh menyampaikan betapa Indah nya hidup perempuan di zaman sekarang, yang berbeda jauh dengan zaman dulu yang menganggap perempuan hanya untuk jadi budak nafsu para kaum laki-laki, serta di anggap sama dengan benda.

"Kita lihat di Zaman Romawi perempuan di anggap sama dengan benda yang bisa di tukar dengan Pakaian, makanan, minuman, perabotan, boleh di siksa, boleh di bunuh  karena perempuan tidak berharga, dan seandainya perempuan tadi sudah menikah, kekuasaan tadi berpindah kepada suaminya termasuk di aniaya dan di bunuh tapi suaminya tidak terkena sangsi karena perempuan berharga" ungkapnya.

Selanjutnya Mamah Dedeh mengatakan bahwa dalam pandangan islam  perempuan dan laki-laki sama, karena setiap manusia diciptakan asalnya sama, dan jiwa nya sama dari Nabi Adam as dan Siti Hawa.

Dalam acara tersebut tampak hadir Ketua Tim Penggerakan PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, Unsur Muspika Kadugege, Aparat Kepolisian dan TNI Kecamatan Kadugede.

Dalam Sambutannya Ketua Panitia, H. Cecep Mahfud, menyampaikan bahwa dengan adanya Tabligh Akbar tersebut bisa mendapatkan hikmah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, serta dalam kesempatan tersebut dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan sponsor yang telah membantu mensukseskan acara Tabligh Akbar tersebut.

"Peringatan ini adalah hasil kerja bareng Pemerintahan Desa (Pemdes) Ciherang dengan semua lembaga yang ada di Desa Ciherang, dan mudah-mudahan kebersamaan ini merupakan suatu usaha untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan, karena Rasulullah SAW adalah simbol pemersatu bagi kita semua," ungkapnya. (JN01/Red)

Bertepatan Reuni 212, Koprasi Syari'ah 212 Mart Kuningan Diresmikan

December 02, 2017 Add Comment

Kuningan, (BK) - Untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan ketahanan perekonomian di Kabupaten Kuningan, kini hadir Koperasi Syariah Komunitas Kuningan "212 mart". Koperasi yang berlandasan Al - Qur'an dan Hadist tersebut di resmikan pada hari Sabtu (2/12) di Komplek Ruko No.04 Jalan Ir. H. Juanda, Purwawinangun Kuningan.

Acara Peresmian tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kuningan Ir. Bunbun Budhiyasa, Ketua MUI Kabupaten Kuningan K. H. Abdul Azis, Ketua Apik, serta Muspika Kecamatan Kuningan.

Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Syariah Komunitas Kuningan "212 mart" Sarif Hidayat mengajak kepada semua umat untuk bersatu dalam membangun ekonomi umat di  Kuningan dibawah naungan koperasi Syariah Komunitas Kuningan.

"Mari semuanya belanja di Mini Market milik  umat 212 Mart yang berlokasi di jalan Juanda," ajaknya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Kuningan yang di wakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UKM Kabupaten Kuningan Ir. Bunbun Budhiyasa menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran Koperasi Syariah Komunitas Kuningan atas partisipasi nya dalam mendukung dan ikut serta dalam meningkatkan perkonomian masyarakat di Kabupaten Kuningan.

"Karena sebagai mana kita tahu bahwa pada prinsifnya koperasi adalah usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, serta berperan untuk membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan anggotanya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi," Kata nya.

Bupati Kuningan pun mengharapkan atas peresmian unit usaha Koperasi Syariah Komunitas Kuningan 212 Mart agar mendapat hasil yang optimal. (JN01/Red)