Pasar Murah FERI, Ludes diSerbu Warga

June 30, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Meski bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri telah usai, program pasar murah Rumah Pintar Forum Edukasi Remaja Indonesia (FERI) masih berlanjut. Hal itu dilakukan di Kelurahan Winduhaji dan Desa Karangtawang, Jum'at (30/06/2017).

Di desa Karangtawang, pasar murah FERI itu bekerjasama dengan panitia halal bihalal dan bakti sosial lebaran. Supaya dapat membantu masyarakat dalam membeli bahan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, dan lainnya.

"Program ini sudah berjalan di bulan Ramadhan lalu, Alhamdulilah kami masih berlanjut dalam mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu serta membantu pemerintah ditengah kenaikan harga bahan pokok," ucap Direktur Eksekutif Tubagus Feri R S.Sos.

Lebih lanjut, Ia mengatakan InsyaAllah hari Sabtu (1/07/2017) akan digelar di Kecamatan Keramatmulya dan untuk kantor Rumah Pintar Forum Edukasi Remaja Indonesia (FERI) beralamat di Perum Mutiara Agung Regency - Desa Sindangagung Kec. Sindangagung.

Sementara Kepala Desa Karangtawang, Dedi Junaedi, mengucapkan terimakasih kepada Rumah Pintar FERI yang telah mengadakan pasar murah dan sangat membantu masyarakat setempat.

"Selain pasar murah, ada kegiatan khitanan massal, pengobatan gratis, santunan anak yatim, donor darah, festival kuliner tradisional serta pentas seni. Selama tiga hari kegiatannya juga didukung oleh As Putra Motor," tuturnya.

Ikin Solikin, S.Sn selaku Lurah Winduhaji pun menyampaikan hal senada, mengungkapkan rasa terimakasih kepada Rumah Pintar FERI yang telah secara langsung memberikan bantuan kepada warga Kelurahan Winduhaji berupa pasar murah.

"Alhamdulillah warga kami bisa membeli bahan kebutuhan pokok, mudah-mudahan program ini bisa berjalan dan diikuti oleh semua komponen," pungkasnya. (JHD29)

Karang Taruna Kuda Keramat Gelar Turnamen Sepak Bola Untuk Sambut Idul Fitri

June 30, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Karang Taruna Kuda Keramat Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan Mengadakan open turnamen sepak bola tahunan.

Open turnamen tersebut diselenggarakan pada 1 Syawal atau 25 Juni 2017 sampai 2 minggu kedepan. Kegiatan tersebut diikuti oleh 10 tim yang tersebar dari berbagai klub di Sukaharja.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai salah satu wadah untuk mencari bibit muda pesepak bola yang bagus di Desa Sukaharja dan untuk memeriahkan Hari Raya," kata Awang, selaku ketua panitia.

Selain itu, open turnamen tahunan tersebut terselenggara semakin megah dari tahun ke tahun.

"Saya rasa kegiatan ini adalah yang paling mewah yang pernah saya lihat, dari segi lapangan dan dari segi hadiah yang mencapai 3 juta lebih, menjadi salah satu bukti kemegahan acara tersebut," lanjut Awang.

Sementara itu Aris, selaku Ketua Karang Taruna, menyambut baik kegiatan tersebut.

"Saya merasa bangga sekaligus senang dengan adanya kegiatan ini dan saya berharap semoga dengan kegiatan ini bisa menimbulkan rasa persaudaraan antar pemain dan bisa menjadi wadah untuk mencari bibit muda," Ungkap Aris. (JN01)

Air Panas di Lokasi Wisata Ini dipercaya dapat Menyembuhkan Penyakit Kulit, Kolesterol hingga Stroke

June 27, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Selasa (27/6) ratusan wisatawan dari berbagai daerah padati lokasi wisata pemandian air panas di Dusun II RT. 05/02 Desa Ciangir Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan pada moment libur panjang Idul Fitri 1438 H kali ini.

Menurut Tiah, selaku pengelola air panas mengatakan bahwa  wisatawan pada hari raya tahun sekarang lebih meningkat dari hari-hari biasa dan hari raya tahun kemarin. Bahkan banyak wisatawan yang berasal dari Kuningan dan luar kota.

"Peningkatan pengunjung ditahun ini naik sekitar 90% dari tahun kemarin dan dari hari biasanya, juga banyak pula pengunjung yang berasal dari luar kota seperti Surabaya dan Jakarta," ungkap Tiah.

Lebih lanjut Tiah mengatakan banyak warga yang meyakini jika mandi di pemandian air panas tersebut dipercaya bisa menyembuhkan dan menangkal berbagai penyakit.

"Untuk khasiat air panas ini bisa menyembuhkan penyakit kulit, stroke, bahkan bisa menurunkan kolesterol." lanjutnya.

Tiah menambahkan bahwa menurut penelitian, kandungan belerang di pemandian air panas Ciangir adalah yang memiliki kadar belerang paling tinggi di Jawa Barat.

"Kualitas belerang di sini beda dari yang lain, karena belerang di sini betul-betul alami tanpa rekayasa dan belerang di sini dipercaya bisa mengurangi penyakit kulit." ucap Karsan, salah satu pengunjung dari Cikarang kepada wartawan beritakuningan.com.

Bagi Anda yang penasaran dan masih bingung mau berwisata ke mana, ini bisa menjadi salah satu referensi info objek wisata yang ada di Kuningan. Harga tiket masuknya pun terjangkau, cuma Rp. 10.000,- tidak hanya berwisata tapi juga bisa sekaligus memanjakan tubuh dengan air panasnya setelah lelah dengan segudang aktifitas. Silahkan berkunjung ke wisata pemandian air panas di Dusun II RT. 05/02 Desa Ciangir Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. (JN01)

Sempitnya Akses Jalan dan Luapan Kendaraan Sebabkan Kemacetan di Perempatan Cibingbin

June 26, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Kemacetan dihari lebaran masih terjadi di beberapa jalan baik di kota maupun di desa, seperti yang terjadi di sepanjang simpang empat atau alun-alun Desa Cibingbin Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan pada H-7 dan H+7. Selain arus mudik masih berlangsung, juga padat oleh warga yang hendak bersilaturahmi pada H+1 tepatnya hari Senin (26/06).

"Kemacaten paling parah terjadi pada sore hari dan menjelang acara Ramadaniya yang di mulai dari Tanggal (19/6)," ujar AKP Heryana, selaku Kapolsek Cibingbin.

Arti Ramadaniya sendiri dalam bahasa sansekerta yaitu rahmat, bersatu, dan suci. Dalam hal ini berarti Ramadhan dan Hari Raya.

Sementara itu, salah satu penyebab kemacaten berasal dari sarana jalan yang sempit dan luapan pengendara yang luar biasa mencapai ribuan kendaraan.

Kemacetan di simpang empat Cibingbin sudah tidak dapat dihindari lagi, karena posisi jalan itu adalah sebuah jalan alternatif jalaur Jawa Barat - Jawa Tengah.

"Gak ada pembuangan, karena ini jalan alternatif jadi nggak ada cara untuk mengurai kemacetan." Pungkas Heryana.(JN01)

Jokowi "Indonesia Perlu Tuntunan Al-Qur'an Untuk Menata Kehidupan Bangsa"

June 26, 2017 Add Comment
Foto dok. Setkab

Kuningan - Idul Fitri 1438 H telah tiba, hari Ahad (25/06/2017) kemarin, umat muslim bergembira menyambutnya. Namun bukan berarti kita harus terlena dan melupakan hasil latihan dibulan Ramadhan.

Berbagai ibadah yang telah kita laksanakan selama bulan Ramadhan hendaknya tetap kita dilanjutkan dan tidak terhenti meski telah tiba dihari raya.

Adapun salah satu moment terpenting yang terdapat pada bulan Ramadhan yakni memperingati detik-detik turunnya Al-Qur'an pada tanggal 17 Ramadhan atau biasa disebut juga Nuzulul Qur'an. Tidak hanya saat peringatannya saja kita mengimplementasikan ajaran Al-Qur'an, namun sepanjang hidup kita dan mengaplikasikannya pada pribadi maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Betapa pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai tuntunan bangsa Indonesia, pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam pidatonya tahun lalu saat Peringatan Nuzulul Quran Tahun 1437 H/2016 M Tingkat Nasional di Istana Negara Jakarta, Selasa (21/06/2016).

"Indonesia perlu tuntunan Al-Qur'an untuk menata kehidupan bangsa agar lebih maju, lebih toleran, dan bebas dari kemiskinan." ungkapnya, dikutip dari (sumber : setneg.go.id)

"Al-Qur'an diturunkan kepada umatnya agar menjadi rahmat bagi semua umat manusia dan menjadi sumber segala ilmu pengetahuan untuk membimbing semua umat menjadi lebih baik. Al-Qur'an mengajarkan kita untuk kerja keras, mengubah nasib kita, mengajarkan untuk optimistis, untuk kreatif, agar kita bisa menjadi bangsa pemenang sebagai upaya memerangi kemiskinan," lanjut Jokowi masih dalam pidatonya tahun lalu.

Pentingnya mengingat apa yang dikatakan Jokowi tahun lalu Mengenai kesejahteraan masyarakat, karena Jokowi sangat faham betul langkah yang harus diambil dan salah satunya adalah berpegang kepada Al-Qur'an yang berlaku sepanjang zaman.

Presiden berharap, apabila kita umat muslim terus bersandar pada tuntunan Al-Qur'an, Indonesia akan menjadi lebih baik.

"InsyaAllah, di ujung jalan, di ujung jembatan, di ujung pelabuhan, Indonesia akan menjadi lebih baik, Indonesia akan bebas dari kemiskinan, Indonesia akan menjadi bangsa yang maju, bahagia lahir dan batin," ucap Presiden menutup sambutannya itu. (JC)

CIKOPI ASIH

June 25, 2017 Add Comment

Ku : D Ipung Kusmawi

Panto hareup masih diantepkeun ngablak. Angin peuting papaheula asup, mawa hiliwirna seungit malati nu ligar di taweuran. Asih ukur ngarénghap panjang. Nganjangan peuting ku lamunan. Sagelas cikopi na meja, ayeuna pindah kana leungeunna. Geus ilang haneutna, da diseduh ti soré mula. Cikopi amis tur kentel, karesep manéhna. Teu ngitung mangsa. Saban manéhna datang, cikopi kudu naglang. Teu kudu panas, asal jieunan Asih, cikopi pasti érép dilegik ku manéhna. Eta pisan nu matak Asih teu bisa ingkah ti manéhna. Nyinglaran kadeudeuh manéhna nu beuki lila beuki meungkeut pageuh hirupna. Asih teu walakaya ngayonan sadrahna manéhna nu daék tumarima ka dirina nu tanpa daksa. Nya ku kitu pisan, Asih ngaraketkeun jangji na ati moal ingkah tina hirupna.

Panto masih ngahaja ngablak. Nembongkeun kalangkang manéhna dina kelemengna peuting. Ti kajauhan sora takbir patembalan. Asih ukur ngarénghap panjang. Nyipta-nyipta manéhna nu keur riung mungpulung jeung anak pamajikanana.

PSI ditutup dengan Pawai Obor dan Balon

June 24, 2017 Add Comment


Kuningan (BK) - Malam takbir sebagai pengingat dimana Hari Raya Idul Fitri telah tiba, berbagai kegiatan pun dilakukan. Mulai dari pawai obor, kembang api, kumpul bersama keluarga, takbir keliling, atau kegiatan lainnya.

Begitu juga dengan remaja Masjid Desa Gunung Keling yang melakukan kegiatan pawai obor, takbiran, dan pelepasan balon udara di lapangan Gunung Keling sebagai simbol penutupan kegiatan Pekan Studi Islam (PSI) tadi malam, Sabtu (24/06).

"Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya maupun dalam pelaksanaan malam takbiran. Dengan tujuan mengikat tali silahturahim para pemuda dan warga setempat," ucap Agung pemuda Gunung Keling.

Menurutnya, banyak warga yang antusias dalam mengikuti kegiatan ini, sampai-sampai mengiringi dan meramaikannya. Selain pawai obor ada juga pembagian hadiah untuk para peserta PSI. Kemudian ditutup dengan penerbangan balon dan pawai obor berkeliling di desa setempat.

16 Kecamatan Jadi Sasaran Pasar Murah Rumah Pintar FERI

June 24, 2017 Add Comment


Kuningan (BK) - Program sembako murah Rumah Pintar Forum Edukasi Remaja Indonesia (FERI). Nampaknya sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari Raya Idul Fitri, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Selama 8 hari, mulai tanggal 18-25 Juni 2017 sembako murah ini berkeliling di 16 Kecamatan, sebelumnya warga sudah diberikan tiket untuk ditukarkan dengan paket sembako.

"Untuk ketertiban, warga kami berikan tiket, semoga program ini bermanfaat untuk masyarakat yang kurang mampu serta mengantisipasi kenaikan harga menjelang lebaran," ucap Direktur Eksekutif Tubagus Feri R S.Sos di Desa Muncangela Kecamatan Cipicung, Kamis (22/06/2017) kemarin.

Dirinya,  telah mempersiapkan ribuan paket sembako dengan harga yang murah karena disubsidi hampir 50 persen. Diharapkan dapat membantu masyarakat di kabupaten Kuningan.

"Di bulan Ramadhan, kita ingin sekaligus mengingatkan kepada masyarakat tentang arti penting kepedulian terhadap sesama," ucapnya.

Rumah Pintar di dirikan untuk membangun generasi muda di Kuningan, agar meliliki wawasan kebangsaan maupun keagamaan yang baik,karena nasib sebuah bangsa berada di tangan generasi mudanya.

Dikatakannya, Sekretariat  Rumah Pintar FERI berlokasi di Jl. Pancasila, Perumaham Mutiara Agung Regency, Blok A1, Desa Sindang Agung, Kec. Sindangagung.

"Dan Insya Alloh, hari ini Jum'at (23/06/2017). Kami akan menggelar sembako murah di Kecamatan Darma dan Jalaksana, mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan membantu warga." pungkasnya. (JHD29)

Keputusan Pemerintah 1 Syawal 1438H Jatuh Pada Hari Ahad

June 24, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Dalam menentukan 1 Syawal, pemerintah Indonesia rutin melaksanakan sidang Isbat, dimana beberapa jajaran pejabat agama Negara berkumpul untuk menentukan jatuhnya tanggal 1 Syawal.

Malam ini sekitar pukul 18.50 WIB Mentri Agama Lukman Hakim menerangkan dalam konfrensi pers. Sebelum waktu senja mulai, beberapa perwakilan dari Nusa Tenggara, Kediri, dan sekitar wilayah Jawa Timur yang diberi tugas oleh Kementrian Agama Pusat untuk melihat hilal sesuai dengan metoda kedua yang diberlakukan di Indonesia selain metoda perhitungan umur bulan.

Keenam orang tersebut pun telah disumpah dalam pernyataannya dan telah menyatakan bahwa mereka melihat hilal yang menandakan telah jatuhnya 1 Syawal pada hari Minggu, 25 Juni 2017.

Dengan terlihatnya hilal senja tadi tidak hanya menyatakan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H akan dilaksanakan besok, namun juga perayaan Idul Fitri yang sama-sama dirayakan oleh seluruh umat Islam tanpa terkecuali.

Seiring dengan ditetapkannya 1 Syawal 1438 H, gema takbir pun kian berkumandang di setiap penjuru.

Allahuakbar... Allahuakbar... Allahuakbar... Laa Illahaillahuallahuakbar... Allahuakbar Walillailham. (JC)

Info Titik Macet Pusat Kota Kuningan H-1 Lebaran (3)

June 23, 2017 Add Comment


3. Jalan R E Martadinata    
100 meter arah timur dari bunderan Cijoho, persisnya adalah di depan Yogya Dept. Store. Lanjutkan ->


1   2   3   4  

Info Titik Macet Pusat Kota Kuningan H-1 Lebaran (2)

June 23, 2017 Add Comment


2.  Pertigaan jalan Ir. H. Juanda. 
Pertigaan yang menghubungkan jalan Ir. H. Juanda, Bunderan Cijoho dan RE Martadinata ini pun dipadati kendaraan. Lanjutkan ->


1   2   3   4  

Info Titik Macet Pusat Kota Kuningan H-1 Lebaran (1)

June 23, 2017 Add Comment
H-1 lebaran, adalah identik dengan kemacetan. Tidakhanya di jalur mudik, di dalam kota Kuningan pun terjadi kemacetan. Titik kemacetan adalah pusat perbelanjaan, baik pasar modern swalayan maupun pasar tradisional.

Menurut hasil pemantauan tim BK, beberapa jalan yang sebaiknya dihindari oleh pengendara adalah 4 (empat) titik berikut ini :


1. Jalan Siliwangi (antara pertigaan Aruji Kartawinata sampai dengan Taman kota/ Depan masjid Syiarul Islam). 

Sepanjang jalur itu terdapat banyak pusat perbelanjaan yang sedang banjir pembeli. Lanjutkan ->




1   2   3   4   

Jelang Lebaran, Prioritas Perhatian Dishub Ada Tiga Titik

June 23, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Ramadhan dan lebaran tahun ini diperkirakan yang jadi prioritas perhatian Dishub ada tiga titik. Pertama jalur mudik utama yaitu jalan raya Cirebon-Kuningan, kedua adalah pusat-pusat perbelanjaan, dan ketiga adalah tempat-tempat wisata sebagaimana penuturan Kadishub Kuningan Deni Hamdani (46) ketika ditemui oleh wartawan beritakuningancom di tempat tugasnya.

Lebih lanjut, Deni juga menjelaskan bahwa di tiga titik itu harus diperhatikan Dishub Kuningan pada tiga waktu yang berbeda.

Di sepanjang Ramadhan sampai dengan lebaran, pusat perhatian Dishub adalah kelancaran lalulintas di sekitar pusat perbelanjaan.

Sementara untuk H-7 s/d H+7 pusat perhatian ada di jalur mudik utama, yaitu mulai dari terminal Kertawangunan Ancaran sampai dengan perbatasan Cirebon.

Sedangkan pusat-pusat wisata, akan menjadi perhatian utama pada H+1 s/d H+3, yaitu ketika para pemudik dari Jakarta yang membawa kendaraaan untuk piknik membawa keluarganya ke pusat wisata seperti Cibulan, Cigugur, Darma, dan Sangkan di Bandorasa.

Untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan pemudik, menurut Deni Dishub sudah dikoordinasikan bersama Muspida, agar memperhatikan pemberlakuan standarisasi kelayakan kendaraan, khususnya kendaraan umum. Peralatan seperti Lampu-lampu, rem, kemudi, maupun emisi, harus lebih ketat dipastikan pemeriksaannya menjelang padatnya arus lalu-lintas sepanjang puncak mudik dan puncak arus balik, serta di sepanjang perjalanan wisata.

“ Prinsip kita adalah, selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, untuk bisa mewujudkan itu semua. Caranya adalah  tiada hari tanpa upaya perbaikan,” pungkas Deni menutup obrolan singkat bersama wartawan beritakuningancom. (JN01/AKW09)

Setelah JPP Tahap 2, DKPP Akan Buat Layanan Pangan 24 Jam Untuk Program JPU

June 23, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Setelah sukses dengan program Jaring Pengaman Pangan (JPP) tahap I, kemarin tepatnya Rabu (21/06) Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan berbagai pihak yang tergabung dalam Jaring Pengaman Umat (JPU) meluncurkan program JPP tahap II sebagai bagian dari gerak amal JPU.

Dalam kesempatan ini DKPP menyalurkan beras kepada 45 fakir miskin ditambah paket gula pasir dari RSU El-Syifa, menggunakan mobil ambulance milik Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Muhammadiyah dan mobil DKPP dibantu penyaluran oleh tim Era TV yang sebelumnya telah dibantu pendataan oleh Sedekah Rombongan (SR).

Menurut kepala dinas DKPP, Dr. Ukas Suharfaputra, MP, InsyaAllah program ini akan terus konsisten menyasar dan membantu kaum dhuafa terbawah.

"Proses pengumpulan dan verifikasi data berjalan paralel dengan proses pendukungan terhadap mereka. Sasaran pokoknya, agar mereka bisa bertahan pada taraf pemenuhan pangan yang layak, tidak terperosok pada kondisi pangan yang tidak manusiawi." Ungkap Ukas.

Ukas menambahkan bahwa ini adalah prioritas JPP dan JPU, yaitu kaum yg paling miskin dengan ciri pokok hampir tidak mampu hidup secara manusiawi dan kapasitas produktifnya nol atau hampir nol. Untuk itu pihaknya akan membuat program layanan pangan 24 jam.

"Pada akhir tahun DKPP akan menyempurnakan sistem sokongan rawan pangan ini, sehingga diharapkan nanti ada unit surveilance dan sokongan rawan pangan 24 jam, InsyaAllah." ujar Ukas.

Selain itu, Ir. H. Dodi Nurochmatuddin, MP selaku staf ahli bupati yang tergabung dalam JPU selaku penasehat mewakili sektor pemerintahan, menanggapi bahwa JPP tahap II oleh JPU Lebih lancar,  lebih bagus, dan lebih tepat sasaran. Selain itu Dodi berharap kedepannya JPU bisa lebih baik.

"Sasaran bisa diperluas, sosialisasi kepada donatur lebih digalakkan sehingga kesinambungan JPU lebih meningkat." pungkas Dodi. (AR27)

Setelah Perjalanan Mudik 20 Jam Menggunakan Sepeda, Ini Yang Dialami Dirman

June 23, 2017 Add Comment

Kuningan (BK) - Sudirman (20), pemudik asal dari RT/RW 17/06 Dusun Sukamulya, Kec. Lebakwangi Kab. Kuningan, memilih mudik dari Bekasi ke Kota Kuda  dengan bersepeda.

Bukan hal pertama baginya mudik ke kampung halaman sambil mengayuh sepeda, pada tahun lalu juga pernah menggunakan sepeda dengan  waktu tempuh 13 jam perjalanan Non stop untuk menghadiri pernikahan salah satu kerabatnya.

Sementara itu, untuk mudik tahun sekarang Dirman menghabiskan waktu selama 20 jam. Menurut dia perjalanan tahun ini jadi lebih lama karena sering berhenti dan beristirahat, start dari Bekasi, istirahat di daerah Karawang, Subang, Pemanukan, Patrol, dan terakhir di  Plumbon.

"Perjalanan mudik 20 jam ini dimulai jam 4 subuh hingga jam 12 malam, yang membuat lama, mudik sekarang itu banyak berhenti dan istirahat. Total perjalanan kalau tidak berhenti bisa 17 jam," ujar Dirman.

Setelah perjalanan jauh, yang di rasakan hanya pegal di bagian lutut dan betis, itu pun hanya sesaat karena dia sudah terbiasa bersepeda  keluar kota, diantaranya Bandung, Bogor, Karawang, bahkan ke Lampung.

"Sesampainya di rumah yang saya rasakan dengkul dan betis sakit, tapi sebentar sih, setelah istirahat dan tiduran, langsung enakan lagi, saya sudah terbiasa perjalan jauh dengan bersepeda."  pungkas Dirman. (JN01)

Alumni Smanci Santuni Anak Yatim Piatu

June 22, 2017 Add Comment

Kuningan - Kegiatan-kegiatan sosial yang bersifat positif terus digencarkan oleh para alumni SMA Negeri 1 Ciawigebang (Smanci) angkatan 2010. Kali ini, alumni Smanci memberikan santunan berupa uang kepada anak yatim piatu yang ada di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi pada hari Kamis (22/06).

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak yatim piatu dengan cara memberikan bantuan secara materil. Sumber dana didapat dari iuran sejumlah alumni Smanci angkatan 2010.

Kegiatan yang berlangsung di gedung serbaguna Desa Pasayangan tersebut mendapat apresiasi dari aparat desa setempat.

Acara yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB dihadiri oleh aparat Desa Pasayangan, Ketua BPD, puluhan anak yatim piatu, perwakilan alumni Smanci, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, ketua BPD Desa Pasayangan yang juga hadir dalam acara tersebut menuturkan bahwa pemberian santuanan tersebut merupakan kegiatan positif yang perlu diteladani.

"Ini merupakan kegiatan positif yang perlu diteladani. Terima kasih kepada para alumni Smanci yang sudah peduli terhadap warga kami, saya yakin uang yang diberikan pasti hasil uluran dari alumni yang lain." tuturnya.

Sementara menurut Hardianto Pramedika, S.Pd. selaku koordinator kegiatan berharap santunan yang diberikan kepada anak yatim piatu tersebut bisa membuat mereka bahagia dalam menyambut hari raya Id Fitri.

"Saya harap santunan yang diberikan dapat memberikan sedikit senyuman dalam menyambut hari kemenangan." tuturnya saat diwawancarai.

Usai menerima santunan, para anak yatim piatu mendengarkan tausiah dari kaur kesra Desa Pasayangan dengan tema 'Pemberdayaan Anak Yatim Piatu'. Tidak hanya itu, diakhir acara aparat Desa Pasayangan juga memberikan santunan berupa baju bekas layak pakai dan nasi kotak untuk berbuka puasa. (Ahmad Asikin/Red)

Inilah 4 Bahan Pokok Yang Naik Menjelang Idul Fitri di Pasar Baru Kuningan (4)

June 22, 2017 Add Comment

4. Daging Sapi. 
Daging sapi pun ikut naik sebesar 9% dari harga Rp. 110.000/kg menjadi Rp. 120.000/kg.

1   2   3   4

Inilah 4 Bahan Pokok Yang Naik Menjelang Idul Fitri di Pasar Baru Kuningan (3)

June 22, 2017 Add Comment

3. Cabai merah. 
Hampir serupa dengan cabai rawit, cabai merah ikut naik 20% dari harga Rp. 20.000/kg Menjadi Rp. 25.000/kg. Lanjutkan ->

1   2   3   4

Inilah 4 Bahan Pokok Yang Naik Menjelang Idul Fitri di Pasar Baru Kuningan (2)

June 22, 2017 Add Comment


2. Cabai rawit. 
Cabai rawit pun mengalami kenaikan yang serupa seperti bawang merah yaitu 50% dari harga Rp. 20.000/kg menjadi Rp. 30.000/kg. Lanjutkan ->

1   2   3   4

Inilah 4 Bahan Pokok Yang Naik Menjelang Idul Fitri di Pasar Baru Kuningan (1)

June 22, 2017 Add Comment
Banyak harga bahan pokok yang naik menjelang hari raya Idul Fitri, 4 diantaranya adalah :



1. Bawang merah. 
Bawang merah mengalami kenaikan sebesar 50% dari harga semula yaitu Rp. 20.000/kg menjadi Rp.30.000/kg. Lanjutkan ->

1   2   3   4 

Tertabrak Mobil, Sepeda Motor Hancur Berantakan Dan Pengendara Terpental 10 Meter (4)

June 20, 2017 Add Comment

4. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, pengendara sepeda motor yang terpental sejauh 10 meter hanya mengalami luka ringan. Semua penumpang mobil Grand Max putih dan silver selamat dari maut. Lalulintas segera kembali pulih setelah kecelakaan ditangani oleh petugas. 
( Sumber : Yudi Budiman - Spv. Fajar Talaga)



1   2   3   4   

Tertabrak Mobil, Sepeda Motor Hancur Berantakan Dan Pengendara Terpental 10 Meter (3)

June 20, 2017 Add Comment

3. Kecelakaan menjadi berbuntut tabrakan berikutnya ketika sebuah Grand Max minibus warna silver dengan Nopol D-8548-TN yang juga melaju kencang tak bisa menghindari Grand Max putih yang sedang oleng setelah menabrak sepeda motor. Akhirnya terjadilah tabrakan beruntun. Lanjutkan ->



1   2   3   4   

Tertabrak Mobil, Sepeda Motor Hancur Berantakan Dan Pengendara Terpental 10 Meter (2)

June 20, 2017 Add Comment

2. Kejadian bermula ketika sepeda motor E-3298-XH datang dari arah Majalengka hendak berbelok menyebrang menuju Fajar Toserba. Dari arah Cikijing meluncur sebuah Grand Max minibus berwarna putih Nopol B-1913-URE dengan kecepatan tinggi. Karena sudah terlalu dekat dan sulit menghindar, Grand Max putih itu menabrak sepeda motor Lanjutkan ->



1   2   3   4   

Tertabrak Mobil, Sepeda Motor Hancur Berantakan Dan Pengendara Terpental 10 Meter (1)

June 20, 2017 Add Comment

1. Yamaha X-Ride Nopol  E-3298-XH hancur tertabrak saat menyebrang di depan Fajar Toserba, di Desa Talaga Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka, Selasa (20/06).
Lanjutkan ->



1   2   3   4     

H. Amin Santono Santuni Anak Yatim Di Lima Kecamatan

June 20, 2017 Add Comment

Kuningan - Senin (19/6) warga Desa Cibingbin mendapatkan kunjungan untuk santunan anak yatim/piatu dan dhuafa dari anggota DPR RI fraksi Demokrat Komisi XI H. Amin Santono yang digelar di Aula Masjid Al-Anwar Cibingbin.

Dalam kunjungan itu, Amin didampingi istrinya, Hj. Yoyoh Rukiyah yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dan Yosa Octora Santono yang tidak lain adalah anaknya, bakal calon Bupati Kuningan 2018-2023.

Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Presiden dan Direktur Bank Mandiri Cabang Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) juga seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Cibingbin atau yang mewakili.

Menurut Amin, kunjungan tersebut bermaksud untuk menyambut hari lebaran dan memberi kebahagiaan bagi anak yatim dan dhuafa.

"Kegiatan ini bermaksud menyambut hari lebaran dan untuk memberi kebahagiaan khususnya buat anak yatim dan dhuafa, agar mendapat perhatian dari kami, sehingga mereka bisa merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh anak-anak seusia mereka yang berlebaran bersama sanak-saudara." ungkap Amin.

Kegiatan santunan anak yatim tersebut bukan hanya dilaksanakan di Kecamatan Cibingbin, namun tersebar keempat kecamatan lainnya yakni Japara, Subang, Cilebak, dan Salajambe.

"Harapan, tentunya untuk masyarakat biar mereka mengetahui bahwa di Kuningan ternyata ada perwakilan dari DPR." tutur Amin kepada wartawan beritakuningan.com. (JN01)

Mayat Tanpa Indentitas Akhirnya Dimakamkan Di Desa Jatimulya

June 20, 2017 Add Comment


Kuningan - Penemuan mayat seorang pria tanpa identitas yang terjadi Senin (19/06) malam di saluran air Desa Jatimulya yang sempat menggegerkan warga serta melibatkan Polres dan Polsek dalam proses evakuasi, sampai hari ini belum dipastikan juga data mayat pria tersebut.


Meskipun identitas belum terungkap, jenazah pria tersebut pagi ini, Selasa (20/6) dikuburkan di TPU Desa Jatimulya sekitar jam 09.00 WIB.

Kepala desa Jatimulya Mulyadi mengatakan, sempat ada berita dari Polres Kuningan bahwa ada warga Jati Seeng Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon yang melaporkan keluarganya yang hilang.

“Dari Polsek Cidahu langsung menghubungi Polsek Ciledug, kemudian Polsek Ciledug menghubungi keluarganya, kemudian dilihat tapi bukan keluarganya,” Ungkap Mulyadi.

Kapolsek Cidahu, AKP Yayat Hidayat mengatakan bahwa setelah pihaknya berkordinasi dengan Muspika dan Kepala Desa Jatimulya, memutuskan untuk dimakamkan di pemakaman Desa Jatimulya saja.

“Tidak ada identitas, tapi kami dokumentasi ada, barangkali ada keluarga yang mencari kemudian ciri-cirinya sama, nanti kami akan tunjukan bahwa makamnya disitu.” Ungkap AKP Yayat Hidayat.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih menunggu kedatangan keluarga korban dengan harapan identitas korban segera diketahui. (JN01)

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersungkur Di Saluran Air Desa Jati Mulya

June 19, 2017 Add Comment

KuninganSenin (19/06) tepatnya tadi malam, ditemukan mayat seorang pria tanpa identitas di pinggir kali yang terletak di Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan.


Korban ditemukan dengan mengenakan kemeja batik lusuh berwarna krem dan celana training pendek berwarna hitam. Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.

Menurut informasi yang didapat dari Kepala Desa Jati Mulya, mayat tersebut bukan warga dari desanya. Pertama kali ditemukan oleh seorang pencari ikan warga Mekar Jaya yang melihat sesosok tubuh tersungkur di saluran air saat ia akan ke sungai, yang kemudian dilaporkan ke perangkat desa.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung laporan pula ke Polsek Cidahu. Setelah evakuasi, dari polres dan polsek kemudian membawa mayat itu ke puskesmas,” ungkap Mulyadi, Kepala Desa Jati Mulya.

Kapolsek Cidahu, AKP Yayat Hidayat membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan korban ditemukan di Dusun Puhun. Menurut Yayat, korban yang ditemukan diperkiraan berusia sekitar 75 tahun dan seorang pemulung tersebut dikonfirmasikan ke Polres Kuningan.

“Kita konfirmasi ke Polres barangkali ada laporan warga yang merasa kehilangan keluarganya, ternyata tidak ada.” ujar Yayat.

Dari hasil visum tim medis dan Inafis Polres Kuningan, diperkirakan korban sudah meninggal sejak pukul 20.00 WIB. Tidak terdapat bekas-bekas penganiayaan ditubuh korban dan diduga meninggal akibat serangan jantung. (JN01)

Rumah Qur'an Kuningan Gelar Penutupan Semangat Cahaya Ramadhan

June 19, 2017 Add Comment

Kuningan - SECARA (Semangat Cahaya Ramadhan) adalah salah satu program yang digelar oleh Rumah Qur'an (RQ) Kuningan.

SECARA ini diselenggarakan di Rumah Qur'an Kuningan, tepatnya di komplek Perumahan Alam Asri Kuningan semenjak awal Ramadhan.

SECARA sendiri memiliki beberapa kegiatan diantaranya, tahfidz camp, wisuda Al-Muzammil, akselerasi tahsin tahfidz, santunan 100 anak yatim, dan ta'jil on the road.

Penutupan SECARA dilakukan pada hari Kamis, 15 Juni 2017 dengan menyajikan penampilan santri STQ (Sekolah Taman Qurani) Rumah Quran Kuningan, hiburan Nasyid, taushiyah, doorprize,
dan banyak lagi yang lainnya.

Untuk acara penutupan SECARA diselenggarakan di lapangan sepak bola Desa Gunung Keling Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan.

"Intinya satu, Ramadhan adalah suatu bulan Al-Qur'an dimana kita harus masuk dan menelaah lagi Al-Qur'an. Semoga setelah Ramadhan ini kita akan terus menerus mempelajari Al-Quran," ucap Direktur Rumah Qur'an, Imam Syahrobani.

Setelah program ini, Rumah Qur'an akan kembali ke program seperti biasanya ditambah beberapa program baru.

"Setelah ini akan kembali kepada program reguler yakni tahsin dan tahfidz Al Qur'an, dan InsyaAllah akan ada program goes to kampus," pungkas Imam. (AP27)

RISMA At-Taqwa Gelar Santunan Anak Yatim

June 19, 2017 Add Comment

Kuningan - Minggu (18/6) RISMA (Remaja Islam Masjid) AT-TAQWA dan Karang Taruna Kuda Keramat Desa Sukaharja menyelenggarakan acara santunan kepada anak yatim dan dhuafa di desanya.

Latar belakang acara santunan anak yatim dan dhuafa ini adalah sesuai dengan hadist Rasulallah SAW yang berkata: "Barang siapa saja seorang mukmin, muslim, muslimah untuk meringankan beban seorang anak yatim/dhuafa InsyaAllah akan masuk Surga bersama Rasulallah SAW." selain itupun untuk menumbuhkan rasa sosial juga peduli antar manusia untuk saling menumbuhkan dalam taraf kesenjangan sosial.

Acara tersebut merupakan program tahunan yang biasa mereka selenggarakan. Acara yang diikuti oleh kurang lebih 50 orang anak yatim dan dhuafa itu, dimeriahkan pula dengan berbagai perlombaan diantaranya lomba cerdas cermat dan lomba Adzan.

Hadiri pula Aef Saepulah, selaku perwakilan Amin Family Center (AFC). Menurut data yang ada, donatur acara tersebut bukan hanya berasal dari warga Sukaharja melainkan banyak juga dari luar Sukaharja, seperti dari Amin Family Center (AFC), Downking Sangkeran, Lela Basiul, dan Komunitas Lingga Buana Kecamatan Cibingbin-Cibeureum.

"Tujuan dari acara ini adalah untuk mencari Ridho Allah SWT juga mengibarkan syiar agama Allah SWT. Harapan kedepannya, semoga acara ini lebih gebyar lagi dan untuk semua kalangan organisasi sosial kita bergandeng tangan untuk memperhatikan anak yatim dan dhuafa." Pungkas Muhammad Sidiq selaku panitia. (JN01)

Karang Taruna Kuda Keramat Ngabuburit Sambil Kerja Bakti

June 19, 2017 Add Comment

Kuningan - Dalam menyemarakan dan memuliakan bulan suci Ramadhan, banyak sekali amalan-amalan yang dapat dilakukan setiap orang, komunitas, ataupun instansi.

Seperti yang dilakukan oleh Karang Taruna Desa Sukaharja Kecamatan Cibingbin yang tergabung dalam kelompok Karang Taruna Kuda Keramat, mereka melakukan kerja bakti pada hari Sabtu (17/06) dalam waktu diantara Ashar hingga Maghrib. Mungkin berbeda dari kegiatan para remaja di tempat lain yang sibuk berbagi ta’jil atau santunan kepada yatim dan dhuafa, namun kegiatan ini cukup unik dan bermanfaat bagi khalayak.

Kegiatan kerja bakti tersebut meliputi membersihkan dan merawat lapangan sepak bola setempat agar bisa digunakan bersama sebagai sarana dalam berolahraga bagi para remaja dan pemuda di Desa Sukaharja.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk membangun kebersamaan dan kekeluargaan pemuda Sukaharja. 

“Tujuan acara ini adalah untuk menimbulkan rasa memiliki dan untuk menimbulkan rasa kekeluargaan kepada semua pemuda di sini.“ ungkap Aris, selaku Ketua Karang Taruna Kuda Keramat.

Warga sekitar lapangan sepak bola merespon kegiatan itu dengan positif. Salah satunya seperti yang diutarakan oleh Awang warga yang tinggal di sekitaran lapangan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bagus dan bisa menimbulkan kebersamaan, juga peduli terhadap fasilitas olahraga yang ada di desa kita. Semoga para pemuda Sukaharja bisa terus kompak dan terus peduli menjaga fasilitas yang ada, termasuk lapangan sepak bola ini.” tutur Awang kepada wartawan beritakuningan.com. (JN01)

SMA Luragung Berbagi Ta'jil Untuk Menumbuhkan Mental Berbagi

June 19, 2017 Add Comment

Kuningan - Bulan ramadhan adalah bulan berbagi demi meraihkeberkahan.Tidak ketinggalan adalah para pelajar SMA Luragung Kuningan. Mereka yang tergabung sebagai Rohis dan Osis SMA Luragung Kuningan mengisi kegembiraan menanti waktu berbuka dengan membagikan Ta’jil atau makanan pembuka puasa kepada para pejalan kaki yang berlalu-lalang disekitar sekolah SMA Luragung, petanghari, 16 Juni 2017.

Berbagi Ta’jil yang dilakukan Rohis ini adalah bagian dari acara Pesantren Ramadhan, yang sudah rutin diselenggarakan oleh SMA Luragung setiap tahun, yaitu pada setiap kali bulan ramadhan.

“Bagi-bagi ta’jil ini adalah puncak kegiatan kita,” ujar Septiana Rendi Muzakir, selaku Ketua panitia penyelenggara, pada kegiatan petangi tu.

Meski sajian berbuka yang dibagikan tergolong sederhana, masyarakat yang sedang dalam perjalanan dan melintas di sekitar sekolah merespon dengan positif kegiatan ini.

Rendi mengatakan bahwa dengan ruas cabang kegiatan ini, pesantren ramadhan terlengkapi pembinaannya dengan melatih para peserta untuk terbiasa dengan mental berbagi,

“ Harapan saya program ini akan menjadi program tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan, jangan sampai kegiatan atau program ini berhenti di tahun ini saja. Di tahun-tahun mendatang, kegiatan ini harus tetap terlaksana bersama kesediaan panitia untuk berbuat yang terbaik dalam mengisi kegiatan,” tutur Rendi memungkas obrolan sore dengan wartawan beritakuningan.com (AP27)


IMM Kuningan Gelar Acara "Meraih Berkah Dalam Indahnya Berbagi"

June 18, 2017 Add Comment

Kuningan - Sabtu (18/06) melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Kuningan, menggelar kegiatan Quality Time yang diselenggarakan di Ruangan SMK Muhammadiyah 3 Kuningan.

Kegiatan yang bertemakan "Meraih Berkah Dalam Indahnya Berbagai" itu merupakan hal wajib untuk bersilaturahmi antar sesama muslim serta meningkatkan ukhuwah Islamiah.

Selain itu dihadiri pula oleh 20 anak yatim piatu berasal dari Kecamatan Jalaksana dan bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jalaksana.

Menurut Herdiana selaku ketua panitia, tidak hanya santunan kepada anak yatim piatu saja, namun juga dilanjutkan dengan berbagai takjil di Desa Kalapagunung Kecamatan Kramatmulya, kemudian juga ada nonton bareng dengan anak-anak yang berhubungan nilai ke-Islaman.

"Puncak acara sendiri ialah penyerahan santunan secara simbolis dari Ketua Pimpinan Daerah Kuningan, kepada salah satu anak yatim piatu. Alhamdulillah berkat bantuan dari berbagai pihak sangat membantu," kata Herdiana.

Herdiana pun menuturkan bahwa tujuan terselenggaranya acara tersebut adalah untuk silahturahmi sesama muslim dan saling berbagi, karena sebagian harta yang dimiliki itu juga merupakan bagian rezekinya mereka.

"Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan kegiatan ini tidak dilaksanakan sekarang saja, InsyaAllah akan rutin dilaksanakan." ucapnya.

Sementara itu Ketua PC IMM Kuningan, Ridwan Ira Irawan yang didampingi oleh Ketua Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat Hayatur Rosyidah menuturkan bahwa salah satu implementasi dari trilogi Ikatan, yaitu Kemasyarakatan (Humanitas).

"Semangat kader IMM kepada masyarakat harus dilakukan dan ditingkatkan, juga sebagai bentuk pengabdiannya," tuturnya. (JHD29)

Sinergi Tanpa Batas Santuni 200 Anak Yatim

June 18, 2017 Add Comment


Kuningan - Beberapa komunitas sosial yang dijalani oleh para pegiat usia muda Kuningan kemarin Sabtu (09/06) menggelar aksi santunan Yatim di Beranda Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan.

Ketua panitia yaitu Asep Budiman, beserta para pendukung acara aksi santunan itu menamai kegiatan yang mereka selenggarakan dengan istilah “ Sinergi Tanpa Batas”.  Maksudnya adalah sinergi atau saling mempartisipasikan energi apapun, tanpa batas siapa dan dari mana kelompok komunitas yang ingin turut berpartisipasi. Siapapun kelompoknya dapat mempartisipasikan apapun yang dimiliki demi sebuah tujuan bersama, mencari ridha Allah.

“Aksi Sinergi ini bermula dari keinginan yang sama dari dua komunitas untuk mencari ridha Alloh…” jelas Asep. “ Alhamdulillah, seiring dengan perjalanan waktu kemudian menjadi banyak komunitas yang ingin gabung, dengan satu tujuan untuk mencari Ridho Alloh SWT,” lanjut Asep.

Pada kegiatan sinergi hari itu, yang menjadi sasaran utama adalah menghibur dan menyantuni 200 anak Yatim Kuningan. Turut berpartisipasi sebagai penghibur adalah para Nasyider putra dan putri dari Lentera dan Asosiasi Nasyid Nasional (ANN). Yang juga menambah semarak adalah MC atau Master Ceremony yang diperankan oleh dua orang pemuda yang juga personil Lentera. Didukung oleh penataan sound-sistem yang baik, acara berjalan dengan lancar dalam kegembiraan canda dan keharuan senandung nasyid-nasyid ramadhan dan dongeng anak-anak jenaka oleh Kak Ila dan Cilo dari Kampung Dongeng.

“Harapan kedepan dari kegiatan ini adalah melanjutkan semangat tanpa batas, walau kita berbeda-beda komunitas, kita tetap bisa bekerjasama dan bersinergi karena kita satu tujuan,”  demikian tutur Asep menutup obrolan singkat reporter dengan beliau di kesejukan pekan hujung ramadhan, di ruang terbuka halaman Masjid Agung Syarul Islam Kuningan. (JN01)

Terima Santunan200 Anak Yatim Penuh Kebahagiaan

June 18, 2017 Add Comment

Kuningan - Keberkahan bulan Ramadhan di manfaatkan untuk  berbagi dengan sesama, salah satunnya Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan. LKKS Kabupaten Kuningan menggelar silaturahmi, buka bersama serta bakti sosial. Pada Kesempatan itu ada  200 anak yatim piatu dari 15 panti sosial asuhan anak mengikuti silaturahmi, buka bersama dan bhakti sosialnya berupa pemberian peralatan bagi mereka yang berkebutuhan khusus di pendopo, Kamis (16/06/2017).

Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya untuk berbagi dengan sesama, untuk mengarahkan tercapainya anak-anak yatim piatu yang tumbuh dengan mandiri, kreatif dan mempunyai rasa empati dalam pembangunan bangsa ini.

“Kepedulian sosiai perlu kita tumbuh kembangkan  dengan ditopang oleh keselarasan kerjasama guna mengimplementasikan revolusi mental sesuai yang diinginkan, sehingga kesejahteraan dapat dirasakan bagi mereka yang membutuhkan terutama anak-anak,” katanya.

Atas terselenggaranya kagiatan ini, Ketua LKKS  Kuningan menyampaikan  terimakasih kepada jajaran dewan pengurus Korpri Kabupaten Kuningan dan Gerakan Indonesia cabang Kuningan yang telah bermitra bersama LKKS Kabupaten dalam mensukseskan dan mempopulerkan program bakti sosial berbagi kasih dalam dapur cinta, dimana pada hari ini telah membagikan 1500 paket makanan untuk berbuka puasa bagi masyarakat Kuningan.

Sementara itu Bupati Kuningan melalui  Sekda Kabupaten Kuningan, Drs. Yosef Setiawan, M.Si berharap melalui kegiatan bhakti sosial ini akan berdampak positif untuk membangkitkan dan menumbuhkan rasa solidaritas sesama warga, dan membangun kebersamaan, kepedulian , persatuan dan kesatuan.

“Membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, menggugah kepekaan masyarakat  bagi yang sudah mampu  untuk memberikan perhatian dan berbagi dengan masyarakat yang kurang mampu. Juga membangkitkan kepedulian terhadap sesama saudara-saudara kitsa dan meningkatkan ibadah sosial (Hablu Minanas),” ungkapanya.

Sekda Kuningan menuturkan, kepada seluruh  keluarga anak-anak yatim semoga dapat mensyukurinya dan terus membimbing putra kita sebagai amanat Allah SWT, ke arah jalan kebaikan dan kebenaran sehingga kelak menjadi anak yang sholeh, berjiwa pejuang, berguna bagi masyarakat, bangsa, negara dan agama.

Kebahagian begitu tampak di muka Sutandi, 55, bapak 4 anak ini. Disaat menerima bantuan kursi roda dari Ketua LKKS Kabupaten Kuningan karena sepanjang hidupnya terlahir dengan kondisi tidak bisa berjalan dengan normal.  Saat ini dapat terbantu dengan adanya bantuan kursi roda.

 “Dengan adanya bantuan kursi roda dan alat bantu dengar, sangat besar bermanfaat, bapak bisa mobilitas dan komunikasi dengan kami jadi lancar. ” ungkap anak pertama Sutandi, Yuda (18) dari Desa Karang Muncang, Kec. Ciganda Mekar. (JHD29).

KODIM 6015/Kuningan Gelar Silaturahmi BukBer Dengan Para Kyiai, Tokoh LSM, Dan Ormas Kuningan

June 18, 2017 Add Comment
Dandim bersama para pimpinan daerah dan tokoh masyarakat Kuningan

Kuningan - Keberkahan penghujung ramadhan tidak disia-siakan oleh Dandim 6015. Di sore yang penuh berkah, Dandim Kuningan bersama parakyai pondok, tokoh LSM dan Ormas Kuningan beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kuningan duduk ngariung bersama dalam acara silaturahmi buka puasa bersama, 17 Juni 2017.

Acara silaturahmi bukber yang digelar di Aula Mashud Wishnusaputra Kodim 6015 itu dimulai tepat sesuai rencana pada jam 17.00, dan berakhir pada jam 18.30. 

Dalam acara itu, Dandim mengutarakan tentang betapa pentingnya bersatu antara ulama dan umaro. " Kalau negeri kita ingin meraih baldatun thoyyobatun warobbun ghofur syaratnya hanya satu, yaitu bersatunya ulama dan umaro.....” demikian Dandim Letkol Inf Arif Hidayat SIP. 
  
Di antara sambutannya, Dandim juga berharap bahwa situasi akhir-akhir ini yang ramai dengan isyu dan rumor bisa ditampik oleh kokohnya silaturahmi sehingga tetap bisa menjaga keutuhan bersama.

Dalam acara itu, hadir sekitar 140 orang yang mewakili berbagai segmen penting masyarakat kuningan. Di antaranya adalah dari forkompinda (forum komunikasi pimpinan daerah), Kapolres AKBP Yuldi Yusman SE, MSi.  Hadir juga para wakil dari LSM GIBAS, Siluman, Barak, FKPPI, PP, dan Pepabri. Bahkan para sesepuh dari LVRI juga tak ketinggalan turut hadir menyemarakan acara silaturahmi.

Sebagai tuan rumah silaturahmi, Dandim memberi bukti perhatiannya terhadap kegiatan keislaman Kuningan melalui acara istimewa pembagian trophy   untuk para pemenang lomba tahfidz atau lomba menghafal al-qur’an yang  diselenggarakan beberapa hari sebelumnya. 

Menjelang azan, dalam acara itu, hikmah mutiara ramadhan juga disampaikan secara sukarela oleh salah seorang Kyai yang hadir sebagai Undangan silaturahmi.


Acara yang penuh kehangatan itu berakhir tepat pada jam 18.30, ditutup sejalan usainya acara menikmati hidangan buka puasa dan shalat maghrib berjamaah. (AK09)


Info Loker : Aston Cirebon Hotel

June 16, 2017 Add Comment


INFO LOWONGAN KERJA :

Hotel Aston Cirebon.

Membutuhkan :

- Restauran Manager
- Houskeeping Supervisor
- Chief Steward
- Front Desk Agent
- Telephone Operator
- Room Attendant
- Lobby Shop Attendant

Kirimkan lamaran melalui Website Klik disini

Atau kirim CV dan Photo terbaru via Email kealamat : 

HRM@astonecirebon.com
                    &
TM@astoncirebon.com 


Sebelum Tanggal 22 Juni 2017


Berkah Ramadhan Di Taman Kota Kuningan

June 16, 2017 Add Comment

Kuningan - Taman Kota (Tamkot) Kuningan di jalan Aria Kamuning - Veteran Kuningan, Ramadhan ini menjadi tempat favorit warga Kuningan dan sekitarnya untuk ngabuburit menunggu datangnya adzan magrib.

Sebagai landmark atau tempat serbaguna, Tamkot adalah tempat nongkrong, photo-photo atau sekedar jalan-jalan bersama keluarga sambil menikmati keindahan air mancurnya.. Kesempatan itu tidak disiasiakan para pedagang untuk berjualan di sana, mulai dari aksesoris, makanan ringan, mainan, topi, jilbab dan lain-lain.

Di moment Ramadan para pedagang merasakan berkah Ramadhan dengan kenaikan  omset menjadi lebih banyak dari hari biasa.

"Saya sudah lama dagang disini dan momen Ramadan itu saya tunggu-tunggu, karena pada bulan ini banyak sekali pengunjung apalagi di sore hari," ujar Feri (23), salah seorang pedagang.

Lain halnya dengan Feri, mahasiswi Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Kuningan, yang memanfaatkan keramaian Tamkot disaat Ramadhan untuk jadi tempat buka puasa bersama teman-temannya.

"Tujuan kedatangan kesini adalah untuk mencari keramaian dan untuk bukber disini bareng teman-teman," ungkap Fika (20), salah satu Mahasiswi STIKES.

Baik pedagang maupun pengunjung Tamkot sama-sama merasakan berkah Ramadhan. (JN01)

"Sinergi Tanpa Batas", No Modus, Tapi Tulus

June 15, 2017 Add Comment

Kuningan - Ramadan adalah bulan penuh berkah. Banyak yang berlomba-lomba mencari Ridho Allah dengan berbagai ibadah dan amal kebaikan. Tak mau ketinggalan, beberapa komunitas pencari Ridho Allah yang bersinergi untuk memaksimalkan ibadah sekaligus syiar mengelar kegiatan yang bertema "Sinergi Tanpa Batas" pada Hari Sabtu (17/06) besok. (Baca : Beberapa Komunitas Bersinergi, Lahirkan Event "Sinergi Tanpa Batas")

Menurut Asep Budiman, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini berawal dari komunitas-komunitas yang ingin mencari Ridho Allah dan ingin memaksimalkan ibadah di Bulan Ramadhan.

"Allah mempertemukan komunitas-komunitas yang satu frequensi dan kita wadahi dengan sebutan STB (Sinergi Tanpa Batas) dengan mengharapkan Ridho Allah," ungkap Asep.

Untuk persiapan acara tersebut, hingga sore kemarin hampir sekitar 95% dari target 100 anak yatim telah siap, namun donasi masih terus berdatangan sehingga hasil rapat panitia memutuskan untuk menambah target menjadi 200 anak yatim.

Asep menambahkan bahwa acara yang digelar itu biasa dan umum seperti yang lain seperti santunan anak yatim, buka bareng, ngaos bareng dan lain-lain. Tapi ada satu yang berbeda yaitu rasa dari "Sinergi Tanpa Batas".

"Yang berbeda dari acara ini yaitu rasa dari Sinergi Tanpa Batas itu sendiri, bukan aku akuan ini komunitas saya loh, tapi satu tujuan sama-sama mencari Ridhlo Allah dan Masya Allah anggota dari tiap komunitas sendiri akan hadir sekitar 100 orang Insya Allah," lanjut Asep.

Untuk itu Asep berharap kegiatan besok dapat menjadi syi'ar sebagai contoh dan dapat mempersatukan komunitas-komunitas yang memiliki frequensi yang sama untuk mencari Ridho Allah.

"STB terbuka buat komunitas apa saja selama tujuannya mencari Ridho Allah, no modus, tapi tulus," pungkas Asep. (AR27).

Bulan Ramadhan, Calon Guru PAI di Lantik

June 15, 2017 Add Comment

Kuningan - Momentum bulan Ramadhan biasanya berlomba-lomba melakukan kegiatan sosial, seperti baksos, bagi-bagi takjil atau sebagainya. Namun hal berbeda dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu ke-Islaman Universitas Islam Al-Ihya Kuningan. 

Dalam momentum itu, organisasi HMJ tersebut menyelenggarakan pelantikan di bulan Ramadhan  tujuannya sesuai  dengan jurusannya yaitu Pendidikan Agama Islam. 


"Kami sengaja melakukan pelantikan di bulan Ramadhan, karena di bulan yang penuh rahmat dan berkah ini mudah-mudahan menjadi spirit pengurus dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai mahasiswa," ucap Argi Zatnika usai pelantikan oleh Dekan FIK Dr.H. Fenny Rahman., M.Pd, Kamis (15/06/2017). 

Menurut Argi, tema  dalam pelantikan ini yaitu "Menyongsong Masa Depan dengan Kepemimpinan yang Anggun Dalam Akhlak dan Unggul dalam Intelektual Islamis". 

Sementara Ketua Prodi PAI, Insan Nulyaman M.Pd.I menuturkan, semoga HMJ PAI yang sudah dilantik bisa membantu Prodi dalam mencapai tujuan, yaitu menjadi mahasiswa yang memiliki integritas terhadap Islam, menguasai Imtek, dan Imtak serta menjadi GPAI yang profesional dan bermanfaat di masyarakat. 

"Mudah-mudahan dengan kepengurusan yang baru ini, bisa mengadakan program seperti kajian, seminar, bedah buku, dan meningkatkan kemampuan baca serta tulis Al-Qur'an," tuturnya. (JHD29).

SMP Negeri 1 Cidahu Gelar Sanlat

June 15, 2017 Add Comment

Kuningan - Upaya penguatan nilai-nilai religius terus dilakukan oleh lembaga pendidikan formal SMP Negeri 1 Cidahu. Di bulan Ramadhan tahun ini, SMP Negeri 1 Cidahu kembali menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat). Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang di selenggarakan setiap bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII tersebut berlangsung selama tiga hari berturut-turut, Senin-Rabu (12-14/06). Dalam kegiatan ini, setiap harinya peserta Sanlat menerima materi keagamaan dari para guru.

Ada yang berbeda pada kegiatan Sanlat tahun ini, dimana hari pertama diisi dengan acara Seminar Sehari dengan mendatangkan narasumber dari pondok pesantren modern, Khusnul Khotimah, Senin (12/06). Tidak hanya itu, hari pertama juga disi dengan game oleh santriwati dari Khusnul, sehingga membuat para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Hari kedua diisi dengan kegiatan sholat duha, pembacaan yasin, dan penyampaian materi tentang Aklak Bergaul dalam Islam dan Sopan Santun Dalam Medsos oleh Dede Maulana, S. Pd. Usai menerima penyampaian materi, dilanjutkan ke acara diskusi mengenai fikih puasa oleh Eti Ruharti, S. Ag.

Sementara hari ketiga diisi dengan pemberian materi semi formal tentang sunah-sunah di hari raya Idul Fitri oleh Aprilatip, M. Pd.i. lalu dilanjut ke materi tentang fikih puasa dan sekilas tentang zakat fitrah oleh Titiek Dewi Rohbayanti,S.Pd. Kegiatan hari ketiga ditutup dengan penampilan tim marawis SMP Negeri 1 Cidahu.

Sanlat ini  menggunakan ruang halaman dalam SMP Negeri 1 Cidahu, peserta terlihat cukup serius mengikuti nya.

Aprilatip,M. Pd.i. selaku pembina keagamaan menuturkan tujuan diselenggarakan sanlat yakni untuk pembinaan akhlak ke arah yang lebih baik serta pendalaman materi keislaman terutama yang berhubungan dengan fikih puasa dan zakat.

"Tujuan sanlat atau kerennya studi islam intensif bertujuan untuk pembinaan akhlak ke arah yg lebih baik serta pendalaman materi keislaman", tuturnya saat diwawancara.

April berharap, ke depannya keterlibatan semua pihak dalam kegiatan Sanlat bisa lebih baik, lebih fokus, dan lebih meningkat. (Ahmad Asikin)