Bulan Ramadhan Menjadi Berkah Bagi Kuningan

May 31, 2017 Add Comment
Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH menerima penghargaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) provinsi Jawa Barat.


KUNINGAN - Di awal bulan Ramadhan Kabupaten Kuningan mendapat berkah, yaitu meraih penghargaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) provinsi Jawa Barat atas pencapaian level 2  Maturasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintahan (SPIP).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama. SH.MH dari BPKP yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si  dilapangan BPKP perwakilan Jawa Barat pada saat Upacara HUT BPKP ke-34 di Bandung, Selasa (30/5).

Bupati Kuningan yang didampingi oleh Inspektur Inspektorat Kabupaten Kuningan, Drs. H. Kamil Ganda Permadi., MM beserta jajarannya, Kabag Humas Setda Wahyu Hidayah., M.Si, dan Kabag Umum Setda Kuningan Guruh I. Zulkarnaen., S.STP., M.Si.

Menurut Bupati H. Acep Purnama SH., MH menuturkan, bahwa pemkab Kuningan selalu berupaya meningkatkan kualitas perencanaan, pembangunan, pelaporan, dan pengendalian internal.

Dengan  terbentuknya Satgas SPIP upaya pemkab dalam pengendalian internal semakin intensif dijalankan di tingkat SKPD dan Kecamatan. Upaya tersebut membuahkan hasil, dimana Kuningan berada di peringkat ke-3 setelah Kota Bekasi dan Kabupaten Sukabumi.

Pemerintah telah banyak mengeluarkan berbagai bentuk sistem yang seluruhnya berakhir pada tujuan untuk mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang baik, tuturnya.

Penyelenggaraan pemerintahan, lanjut Acep, tentu memiliki kegiatan yang cukup banyak dan sangat luas. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, pengawasan, sampai evaluasi. Untuk  dapat mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pemerintah yang baik, maka membentuk suatu sistem yang dapat mengendalikan seluruh kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.

Sistem yang dimaksus adalah sistem pengendalian intern pemerintah atau sering disingkat dengan SPIP, ucap Acep.

Selanjutnya, Acep mengatakan, untuk meningkatkan motivasi pemerintah daerah, BPKP melaksanakan penilaian maturasi SPIP. Ada 5 level atau skalau maturasi dalam penilaian tersebut. Saat ini Kabupaten Kuningan masih berada di level 2 (Berkembang) dan masih sangat mungkin untuk ditingkatkan.

Peluang Kuningan untuk mencapai level 4 masih sangat terbuka. Di Jawa Barat baru Kota Bekasi saja yang mencapai level 3, oleh karena itu dengan komitmen tinggi dari SKPD. Saya meyakini, tahun depat kita akan mampu meningtkan prestasi ini, apalagi telah terbentuk satgas SPIP dan akan memudahkan dalam hal pengendalian  serta evaluasinya, Harapnya.

Ditambhakan Acep, tingkat kematagan (Maturity Level) SPIP menggambarkan tahapan proses yang lebih diyakini akan mengarahkan pada output dan outcome yang lebih baik. Tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP merupakan kerangka kerja yang memuat karakteristik dasar menunjukkan tingkat kematangan penyelenggaraan SPIP yag terstruktur dan berkelanjutan. (JHD29)

Bulan Ramadhan, Untuk Pembinaan dan Pengamalan Agama

May 31, 2017 Add Comment

KUNINGAN - Ramadhan bulan penuh berkah dan kebaikan. Di mana semua umat muslim menjalankan kewajibannya dalam berpuasa maupun meningkatkan keimanannya dengan menggelar berbagai kegiatan yang positif.

Salah satunya kegiatan Pembinaan Pengamalan Agama Islam (PPAI) yang diselenggarakan oleh divisi Pendidikan dan Pelatihan Yayasan Daarul Athfal di Masjid Daarul Athfal desa Kertayasa Kecamatan Sindangagung,  kegiatan tersebut selama seminggu mulai dari tanggal 29 Mei - 4 Juni dan diikuti oleh 200 peserta.

Menurut Ketua Panitia, Atif Nurahman, kegiatan PPAI tersebut. Kali ini angkatan ke-21, ini bertujuan untuk memberikan pendidikan agama kepada peserta. Selain itu juga peserta di bagi-bagi.

"Ada yang tingkat anak-anak yaitu dari SD sampai kelas 1 SMP sederajat. Terus tingkat remaja yaitu pesertanya dari kelas 2 SMP sampai 1 SMA sederajat. Alhamdulillah banyak peserta yang ikut," ucap Atif.

Lebih lanjut, untuk kegiatan PPAI itu bertema "Berhati Qurani Berjiwa Islami dan Berpikir Terperinci, dengan tema itu diharapkan peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam membaca Al-Quran, berjiwa Islami dan selalu berpikir secara terperinci.

Ditempat yang sama, Pengasuh Yayasan Daarul Athfal sekaligus Ketua MUI Kecamatan Sindangagung, Drs. Kalau. H. Uud Shalehudin Adnan, menambahkan bahwa ini merupakan angkatan yang ke-21. Di harapkan juga dapat memberikan pendidikan agama yang plus.

"Plus itu disertai dengan pengalaman sebagai tema PPAI ke-21, mudah-mudahan hasil dari kegiatan ini anak-anak tetap semangat dalam menjalankan kewajiban berpuasa, serta meningkatkan keilmuannya dan memperdalam lagi membaca Al-Qurannya," tuturnya. (JHD29)

Isi Ramadhan, Madrasah Ibtidaiyah Negri 1 Kuningan Adakan Kegiatan Shalat Berjammaah

May 30, 2017 Add Comment
Siswa/i Madrasah Ibtidaiyah Negri 1 Desa Sukaharja sedang melakukan wudhlu untuk melaksanakan shalat berjammaah di Masjid At Taqwa Desa Sukaharja Kec. Cibingbin Kab. Kuningan.

Kuningan - Sekolah Dasar adalah masa dimana anak-anak mulai diarahkan untuk serius belajar, mulai dari menulis, membaca, hingga cara bersikap kepada orang lain.

Jenjang SD ini pun terbagi menjadi dua bagian sebagaimana SMP-MTs dan SMA-SMK, yaitu MI (Madrasah Ibtidayah) dimana yang membedakan antara SD dengan MI hanya dari tambahan ilmu agama yang lebih rinci seperti ilmu fiqih, akidah akhlak, dan bahasa Arab.

Selain kelebihan mata pelajaran agama, dalam Bulan Ramadhan pun ditambah kegiatan praktek sholat berjammaah seperti yang diadakan oleh MI Negeri 1 Kuningan Desa Sukaharja Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. Praktek ibadah shalat Dzuhur tersebut diadakan setiap hari selama bulan Ramadhan ini, diikuti oleh murid MI mulai dari kelas 3 sampai kelas 5 di Masjid At Taqwa Desa Sukaharja.

MI Negri 1 Kuningan menerapkan metode ini sebagai salah satu pendidikan yang mengajarkan murid-muridnya untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT dengan memulai mengajarkan shalat wajib berjamaah.

"Tujuan kegiatan ini untuk bahan praktek murid-murid saya dalam hal beribadah dan untuk mengisi kekosongan agenda dibulan puasa." ungkap Hari selaku kepala sekolah.

Ini salah satu alasan dari bidang ketaqwaan murid-murid MI lebih unggul dari pada sekolah lainnya yang setara, karena banyak sekali metode-metode pembelajaran yang langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan tuntunan dan ajaran Rasulallah ShalAllahu 'Alayhi Wassalam.(JN01)

Sambut Kesaktian Pancasila, Era TV dan Karang Taruna Kuda Kramat Selenggarakan Workshop Broadcasting

May 28, 2017 Add Comment

Kuningan - Dewasa ini dunia broadcast menjadi salah satu bidang yang cukup digandrungi oleh para seniman dan anak muda yang sedang gemar-gemarnya mendalami dunia broadcast.

Selain dunia perfilman yang masih sangat diminati, ada pula satu bidang yang juga tak kalah peminatnya, yaitu broadcast pertelevisian.

Sebagai salah satu portal TV online dengan chanel ERA TV, membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin belajar mengenai pertelevisian.

Adapun beberapa bidang yang akan diajarkan, seperti menjadi penyiar, pengisi suara, penulis berita, penata kamera, pengeditan, dan lain-lain

Bagi warga Kuningan-Jawa Barat khususnya wilayah Kuningan Timur, dalam menyambut Hari Kesaktian Pancasila sekaligus soft opening Kantor Era TV biro Cibingbin, Era TV bekerjasama dengan karang taruna Kuda Keramat Desa Sukaharja mengadakan workshop broadcasting tersebut.

"ini akan menjadi peluang bagi mereka yang ingin mempelajari dunia broadcast pertelevisian dan ingin mendalaminya. Selain itupun ada pembelajaran tambahan seperti cara membuat film dan lainnya yang masih berhubungan dengan dunia pertelevisian." Ungkap Aris Boby, Ketua Karang Taruna Kuda Keramat.

"Kesempatan yang sama tidak datang dua kali" itulah pepatah lama, begitu juga dengan kesempatan belajar bersama tim ERA TV. Disamping menyampaikan ilmu, ternyata event ini pun GRATIS dan dibuka untuk umum.

"Yang penting ada niat yang sungguh-sungguh ingin belajar, Insya Allah kami bantu dengan senang hati." jelas Amar Thohir selaku pimpinan ERA TV.

Warga Kuningan, khususnya anak muda Kuningan timur, bagi yang berminat bisa langsung mendatangi kantor biro Cibingbin yang beralamat di Jl. Simpang Tiga Desa Sukaharja, Kios No. 3 Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. (AR27)

Sidang Isbat, 1 Ramadhan Jatuh Pada Hari Sabtu

May 26, 2017 Add Comment

Foto ilustrasi

Kuningan - Setiap umat muslim sangatlah menanti-nanti datangnya bulan suci Ramadhan. Siapa yang tidak tahu bulan mulia ini? Semua pasti tahu bulan Ramadhan khususnya umat muslim. Pada hari  ini Jumat (26/05) Kementrian Agama mengadakan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan.

Setelah sidang isbat selesai dilaksanakan, akhirnya Kementrian Agama menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1438 Hijriyah jatuh pada hari Sabtu, 27 Mei 2017.

"Kami baru saja menyelesaikan sidang isbat untuk menetapkan kapan kita memulai bulan Ramadhan pada tahun ini, dari paparan yang kita saksikan bersama berdasarkan perhitungan hisab maka ketinggian hilal berada pada 8,51 derajat lalu sudut elongasi atau jarak busur bulan matahari berada pada 8,73 derajat dan umur hilal 14 jam 57 menit 32 detik. Diawal sidang isbat tadi, kami mendapat laporan setidak tidaknya 4 titik dan mereka yang ditugaskan di NTT, Sulawesi Utara, Jawa timur, dan Kepulauan Seribu berhasil melihat hilal. Maka dengan dua hal tadi seluruh peserta sidang sepakat bahwa malam ini kita sudah memasuki 1 Ramadhan 1438 Hijriyah," ungkap Lukman Hakim Saifuddin pada awak media yang disiarkan secara langsung.

Untuk itu malam ini umat muslim di Indonesia sudah diperbolehkan melaksanakan Shalat Tarawih.

"Mewakili pemerintah atas nama Kementrian Agama, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam Indonesia. Dan sekali lagi mudah-mudahan kita semua mampu menjaga kesucian bulan Ramadhan, sehingga bisa kita jalani dengan sebaik-baiknya," pungkas Lukman Hakim Saifuddin. (Gun's)

Sambut Ramadhan, KNRP Kuningan Gelar Karnaval Al-Quds

May 26, 2017 Add Comment

Kuningan - Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kuningan menggelar Karnaval dengan tema Ekspresi Cinta untuk Al Aqsa. Acara tersebut dimulai dengan Long March dari Pandapa Paramarta menuju Masjid Syi'arul Islam. Diikuti oleh berbagai elemen masyarakat mulai anak-anak hingga dewasa pada Hari Kamis (25/5).

Dalam kemeriahkan acara tersebut diselenggarakan pula berbagai perlombaan dan penggalangan dana. Acara tersebut pun dimeriahkan oleh Ega Noviantika DA 2 yang digelar di Aula Masjid Syi'arul Islam dan diakhiri dengan tausiah dari Dewan Khilafah DPP FPI Kyai Awit Masyhuri di ruangan Masjid Syi'arul Islam.

Selain menyambut Ramadhan, tujuan utama dari acara tersebut adalah untuk memberikan edukasi, membangkitkan rasa kepedulian dan semangat untuk ikut membantu perjuangan pembebasan Al Aqsa.

"Dalam acara ini kita mengajak masyarakat muslim Kuningan untuk membangkitkan semangatnya dalam aksi bela Islam Al-Aqsa dan memberi edukasi kepada masyarakat bahwa Islam Palestina sekarang dalam keadaan dijajah," ungkap Ade Kurniawan selaku Sekjen KNRP Kabupaten Kuningan.

Ade menerangkan bahwa sebagai masyarakat muslim Kuningan dapat memberikan semangat pada masyarakat di sana. Meskipun tidak bisa ke sana, umat muslim Kuningan dapat memberikan bantuan berbentuk donasi. Sedikit-besarnya donasi yang berikan akan sangat berarti bagi mereka.

Selain itu Ade menambahkan bahwa acara Ekspresi Cinta Al-Aqsa tersebut sebagai rasa terimakasih pada bangsa Palestina, karena bangsa Indonesia berhutang budi pada bangsa Palestina pada awal kemerdekaan republik Indonesia.

"Kita punya hutang karena masyarakat Palestina salah satu negara yang pertama mengakui bahwa Indonesia sudah merdeka," pungkas Ade. (JN01)

Kuningan Segera Diguncang Kemeriahan Karnaval Al-Aqsa

May 23, 2017 Add Comment

Kuningan - Tak lama lagi Kabupaten Kuningan akan diguncang oleh kemeriahan karnaval Al-Aqsa. Acara yang bertema "Ekspresi Cinta Untuk Al-Aqsa" ini akan dilaksanakan pada hari Kamis (25/05) mulai pukul 07.00 WIB di Lapangan Pandapa Paramarta Kuningan.

Acara spektakuler yang diselenggarakan oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kuningan ini mengusung konsep karnaval Longmarch ribuan masyarakat muslim mengekpresikan kecintaannya terhadap Al-Aqsa dengan berbagai cara, mulai dari fashion (cosplay), seni musik, sepeda hias sampai replika dari Qubbatussakhrakh sebagaimana dikatakan Asep Syarifudin, manager KNRP Kuningan.

"Kenapa karnaval? Karena kita tidak ingin terus menunjukkan penderitaan saudara kita yang tertindas di sana yg khawatir menimbulkan persepsi sebagai eksploitasi, tapi kami ingin masyarakat muslim mencintai dan memperjuangkan Al-Aqsa bukan hanya karena rasa kasihan atau iba, yang kami ingin adalah perjuangan dengan ideologi kuat dan rasa kecintaan yang dalam," ungkap Asep kepada wartawan media online www.beritakuningan.com.

Selain itu Asep mengatakan bahwa acara tersebut tetap memiliki tujuan utama yakni agar masyarakat teredukasi tentang urgensi Masjid Al-Aqsa sebagai salah satu tempat utama di muka bumi bagi umat muslim dan terdorong untuk ikut berkontribusi dalam langkah perjuangan pembebasan Al-Aqsa yang dinistakan.

Acara pun akan dimeriahkan oleh Ega Noviantika DA2 dan akan dihadiri pula oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama, S.H., MH, Kyai Awit Masyhuri perwakilan dari DPP FPI Pusat, K.H Awwab Saefullah, Lc. mewakili International Aqsa Institute, dan M. Fathi Mubarok seorang Hafidz juara MHQ Nasional. Karnaval pun akan diisi dengan berbagai lomba.

"Konsepnya perlombaan dengan tema Ekspresi Cinta untuk Al-Aqsa ini bertujuan
agar semua yang hadir diharapkan mengekspresikan kecintaannya terhadap Masjid Al-Aqsa," pungkas Asep.

Karnaval yang terbilang istimewa ini diprediksi akan menjadi karnaval yang bernilai di mata masyarakat Kuningan terutama umat muslim dan sangat sayang jika kita sebagai muslim Kuningan, melewatkan momen acara seperti ini.

Mari kita bersama-sama berpartisipasi dalam karnaval "Ekspresi Cinta untuk Al-Aqsa" dan rasakan betapa indahnya kebersamaan dalam ukuwah islamiyah.(AR27)

Pemda Kuningan Resmikan Roadshow Pasar Murah

May 23, 2017 Add Comment

KUNINGAN - Pasca diberlakukannya Pasar Murah dihari bebas kendaraan atau Care Free Day yang digelar sepanjang Jl. Siliwangi - Taman Kota Kuningan, kini menjelang bulan Ramadhan 1438 H Pemerintah Daerah mengupayakan yang terbaik bagi warga di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Kuningan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemda Kuningan meluncurkan program roadshow pasar murah yang secara resmi diluncurkan serta diitandai dengan pelepasan kendaraan pengangkut logistik dan komoditas pasar murah oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama di halaman kantor Pemda Kuningan, Senin (22/5).

Asisten Daerah Bidang Pembangunan H. Dadang Supardan yang didampingi oleh Kabag Perekonomian Setda Kuningan U Kusmana mengatakan, ini merupakan program yang digagas oleh bagian perekonomian untuk memenuhi kebutuhan warga di Kabupaten Kuningan. Sehingga masyarakat bisa berbelanja dan mempersiapkan bahan-bahan dengan harga yang terjangkau.

"Program roadshow pasar murah ini dilaksanakan menjelang masuknya bulan Ramadhan dan ini murni insiatif dari bagian perekonomian Setda, serta tidak ada dalam perencanaan APBD Kuningan.

"Alhamdulilah sudah dua pekan ini pelaksanaan pasar murah dan mendapat respon positif dari masyarakat," ucapnya.

Dikatakan Dadang, harga di pasar murah ini relatif lebih murah. Misalkan harga daging, jika di pasar tradisional itu bisa mencapai Rp. 120.000 tapi di pasar murah harganya hanya Rp. 80.000 saja. Kemudian untuk harga lainnya, seperti gula itu senilai Rp. 11.000 dari harga normal di pasar Rp. 13.000.

"Kemudian yang lainnya seperti telur ayam, minyak goreng, beras premium, dan yang lainnya itu kami memasang dengan harga yang relatif murah. Ini dilakukan untuk membantu masyarakat dan bukan menyaingi pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kuningan," kata Dadang.

Sementara Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, mengatakan bahwa penyelenggaraan pasar murah tersebut dilaksanakan secara insidental dan bersifat roadshow. Selain itu, jadwal dan tim dari Pemda pun telah ditetapkan.

"Ini merupakan terobosan dari pemerintah untuk meringankan masyarakat menjelang Ramadhan, dan bisa memantau inflasi harga kebutuhan pokok yang lainnya. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan," kata Acep. (JHD29)

Pembangunan di Kuningan Harus Berkualitas dan Berkelanjutan

May 23, 2017 Add Comment

KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar bimbingan teknis bagi petugas monitoring dan evaluasi pada hari Senin (22/5) di Aula Wisma Permata Kuningan.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Trisman Supriatna, M.Pd mengatakan, Kuningan merupakan salah satu kabupaten yang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan berkualitas dan berkelanjutan. Hal itu diperlukan dengan adanya manajemen pembangunan yang terencana.

"Iya ini dilakukan dengan program pembangunan secara sistematis dan menganalisis data maupun informasi tentang pelaksanaan kegiatan dan kebijakan program pembangunan daerah serta realisasinya," ujarnya.

Menurut Trisman, monitoring dan evaluasi harus dilakukan secara berkala. Selain itu, kegiatan monev tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengambilan keputusan yang tepat.

Sementara Bupati Kuningan H. Acep Purnama menuturkan, monev ini sangat penting dan strategis dalam memonitor maupun mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan secara berkala.

"Ini juga salah satu bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing SKPD. Di mana keberhasilan dalam melaksanakan program tersebut harus dapat terukur, transfaran, dan secara administratif dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Menurut Acep, Bimtek tersebut adalah salah satu upaya meningkatkan kemampuan para Aparatur Sipil Negara (ASN), Khsusunya petugas monev itu harus lebih profesional, kompeten, dan handal dalam melaksanakan tufoksinya. Sehingga Mampu mewujudkan program pembangunan daerah yang berkualitas dan berkelanjutan. Kemudian, dapat memberikan manfaat dan keputusan bagi seluruh lapisan masyarakat. (JHD 29)

Ammar Terpilih Menjadi Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan

May 20, 2017 Add Comment

Kuningan - Pemilihan pemuda pelopor merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk memberikan penghargaan kepada pemuda yang turut berkontribusi untuk kemajuan dan pembangunan di lingkungannya. Ammar Chania, pemuda dari pasangan Abdul Khalim dan Rumanah ini terpilih menjadi Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan.

Setelah melewati beberapa tahap seleksi, presentasi, hingga visitasi bersama 130 peserta lainnya pada tanggal 16 April 2017 lalu, akhirnya pada pembukaan Kemah Bhakti Kesatuan Pemuda Kuningan hari ini (20/5) pemuda asal Desa Kadatuan ini dinobatkan menjadi Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan.

"Alhamdulillah, menjadi pemuda pelopor merupakan suatu pencapaian prestasi yang membanggakan bagi saya, walaupun awalnya saya tidak menyangka bisa terpilih menjadi pemuda pelopor ini," tutur Ammar.

Diusianya yang terbilang masih muda, Ammar mampu membuktikan bahwa atas kerja kerasnya selama ini akhirnya membuahkan hasil dan semua itu pun tidak luput dari dukungan orangtua yang senantiasa selalu mengiringi langkahnya.

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari do'a orangtua saya Bapak Abdul Khalim dan Ibu Rumanah, serta orangtua angkat saya Bapak Ade Rukman dan Ibu Atik Nurtika yang selalu mendukung segala aktivitas saya," lanjutnya.


Ammar yang merupakan mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Kuningan ini  menyebutkan bahwa dalam makalahnya mengangkat bagaimana cara meningkatkan minat baca masyarakat di desanya.

Melalui Pondok Ilmu Ammar Chania yang dibuatnya, ia berharap masyarakat Kadatuan bisa menumbuhkan rasa keinginan untuk membaca serta memiliki wawasan yang luas.

"Tugas saya tidak hanya terhenti sampai disini, dengan terpilihnya saya menjadi pemuda pelopor dalam bidang pendidikan ini artinya saya memiliki tanggung jawab baru terhadap dunia pendidikan. Saya memohon do'a dan restu dari semuanya, InsyaAllah saya akan mewakili Kabupaten Kuningan di tingkat Provinsi Jawa Barat," pungkasnya. (AR27)

JPU Luncurkan Bantuan Jaring Pengaman Pangan Tahap I

May 19, 2017 Add Comment

Kuningan - Sesuai dengan komitmen yang telah disepakati oleh seluruh yang terlibat dalam forum Jaring Pengaman Umat (JPU), kemarin tepatnya Hari Jum'at (20/05) Pukul 10.00 WIB telah dilaksanakan santunan paket sembako untuk program Jaring Pengaman Pangan tahap awal.

Sembako sebanyak 84 paket yang terdiri dari 42 paket berasal dari BAZNAS Kuningan dan 42 Paket berasal dari DKPP Kuningan itu diberikan kepada 42 kaum dhuafa rawan pangan yang tersebar di Kabupaten Kuningan.

Pelepasan dilakukan dikantor DKPP Kabupaten Kuningan. Dihadiri oleh staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan SDM H. Dodi Nurochmatuddin, Produser Era Berbagi Kasih Lela Basiul, perwakilan Lembga Penanggulangan Bencana  Muhammadiyah (LPBM) kuningan Drs. Arief Yani dan Nunu Setia Nugraha S.Pd, Amar Thohir dan Tatang Budiman mewakili awak media.

Mereka yang mendapat santunan kebanyakan dalam zona merah yakni mereka yang tidak memiliki daya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Pendekatan kepada mereka yang masuk zona merah ini sudah tidak bisa lagi dengan pemberdayaan namun sudah harus pendekatan kemanusiaan." Ungkap Dr. Ukas Suharfaputra, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan.

Ukas menyatakan bahwa dari data 80 orang yang didapat tersaring 42 orang hasil validasi bersama seluruh bagian yang terlibat dalam JPU. Pihaknya tidak mengambil data dari jalur-jalur administrasi dari pemerintah dirasa masih banyak yang perlu dikoreksi.

"Data pemerintah itu harus diperlakukan sebagai data mentah kalau menurut saya. Karena data pemerintah itu ada problem delay waktu juga, misal saya terima data sekarang mungkin itu data 10 tahun lalu yang entah saat ini orangnya sudah seperti apa." Ujarnya.

Selain itu Ukas berharap ini merupakan langkah awal untuk munculnya jaring-jaring pengaman yang lain karena masalah yang ada adalah multi dimensi, tidak hanya pangan tetapi juga ada masalah kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan, dan masalah sosial lainnya. Untuk itu dirinya berharap kedepannya teman-teman dari lintas sektor dapat ikut bergabung dalam forum tersebut.

Sementara itu H. Dodi Nurocmatuddin sangat menyambut baik dan menyatakan untuk ikut bergabung dalam forum JPU mewakili pemerintah daerah Kabupaten Kuningan.

"Tentunya pemerintah secara khusus juga berusaha secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, akan tetapi dengan berbagai keterbatasan ternyata masih ada celah-celah yang belum atau kurang mendapat perhatian. Sehingga dengan adanya inisiatif Jaring Pengaman Umat ini saya salut dan mengapresiasi dengan adanya ide dan niatan tersebut dan saya pun ingin ikut terjun langsung bersama-sama." Ungkap H. Dodi Nurochmatudiin. (AR27)

Perempuan Menjadi Penggerak Perekonomian Daerah

May 18, 2017 Add Comment
Foto bersama ketua DPC IWAPI Hj. Nurhayati dan Bapak Pembangunan Kuningan H. Aang Hamid Suganda.

KUNINGAN- Dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi kaum wanita di Kabupaen Kuningan, pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) periode 2017-2022 resmi dilantik di Al-Kenzie Hall Mayang, Rabu (17/5).

Pada pelantikan tersebut, hadir Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada, Bapak Pembangunan sekaligus mantan Bupati dua periode H. Aang Hamid Suganda, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Dewan Pembina Iwapi Hj. Ika Acep Purnama, Ketua DPD Iwapi Jawa Barat Hj. Masrura Ramidjal, Ketua DPC Iwapi Kuningan Hj. Nurhayati, dan pengurus Iwapi Kuningan serta tamu undangan.

Ketua DPC Iwapi Kuningan yang dilantik, Hj. Nurhayati mengatakan, ini merupakan langkah awal strategis untuk bersilaturahmi dan berupaya membangun kesejahteraan bangsa melalui kiprah para pengusaha wanita, serta menghasilkan sesuatu yang baik untuk semuanya.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Iwapi yang telah memberikan keperecayaan ini. Insya Allah saya akan berusaha menjalankan organisasi dengan baik dan mudah-mudahan Iwapi bisa menjadi barometer kemajuan perekonomian wanita di Kabupaten Kuningan,” kata Nurhayati.

Sementara, Ketua DPD Iwapi Jawa Barat Hj. Masrura Ramidjal menceritakan, Kabupaten Kuningan memiliki potensi wanita yang telah berkontribusi dalam perekonomian daerah, yaitu Ibu Hj. Rini Sardjono yang pernah mendapatakan prestasi pengusaha di tingkat Nasional. Kemudian ada juga Ibu Hj. Nurhayati juga pernah berprestasi di Jabar.

“Jadi Kuningan ini banyak sekali potensi-potensi wanita pengusaha yang telah berkontribusi memajukan perekonomian, baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional. Saya berharap dengan kepengurusan yang dipimpin Ibu Hj. Nurhayati bisa melahirkan pengusaha yang berprestasi dan juga memberikan kontribusi,” kata Masrura.

Dikatakan Masrura, bahwa Iwapi merupakan wadah perempuan pengusaha yang memiliki kemandirian, memiliki peranan lebih baik di keluarga atau dimasyarakat. Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada pemerintah dapat memberikan kebijakan yang mendorong dan memfasilitasi perempuan untuk memajukan perekonomian.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya atas peranan Iwapi dalam memajukan perekonomian didaerah. Diharapakan Iwapi bisa memberikan dukungan dan partisipasi aktif dengan berkontribusi positif, baik langsung maupun tidak langsung bagi kabupaten Kuningan.

“Peran perempuan pengusaha harus terus berkiprah, karena waktu dizamanya Pak Aang sudah melakukan peraturan daerah tentang Gender. Hal ini sangat membantu untuk mengembangkan perekonomian dimasyarakat, karena Kabupaten Kuningan memiliki potensi-potensi yang bisa dimanfaatkaan oleh kaum perempuan,” kata Desem.

Kepada pengurus Iwapi, Desem berpesan, pemerintah dan pengusaha harus sinergis dan dapat memajukan sektor pariwisata, kerajinan, produk unggulan, dan lainnya dapat ikut serta dengan pemerintah dalam memperdayakan para pengusaha. Khususnya pengusaha perempuan dari tiap-tiap daerah untujk berkontribusi memajukan perekonomian kabupaten Kuningan. (JHD29)

Pondok Ilmu Ammar Chania Meningkatkan Minat Baca Masyarakat

May 17, 2017 Add Comment

Kuningan,- Kemajuan suatu bangsa terletak pada tangan-tangan pemuda, pemuda yang cerdas dan berakhlak akan terlahir dari sistem pendidikan yang baik. Mengingat pentingnya pendidikan untuk suatu bangsa, maka sudah sepantasnya sebagai kaum muda harus melakukan perubahan sehingga kaum muda benar-benar menjadi agent of change.

Seorang pemuda asal Desa Kadatuan, Ammar Chania tergugah untuk mengajak mereka menikmati koleksi buku bacaan pribadi miliknya dengan gaya dan metode yang unik dan menyenangkan.

Ammar sendiri senang mengoleksi buku dan fokus untuk mendidik adik-adiknya dirumah, sehingga adiknya kini dapat mengikuti jejak kakaknya menjadi juara kelas di sekolahnya. Tidak sedikit anak-anak yang kerap datang kerumahnya untuk bermain bersama adiknya, lalu Ammar pun menangkap peluang bagaimana buku yang ia miliki tidak hanya sebagai penghias di rak buku, namun bisa bermanfaat.

"Saya membuka Taman Baca Masyarakat yang di beri nama Pondok Ilmu Ammar Chania. Setiap hari anak-anak datang kerumah sengaja untuk membaca, dan mereka meminjam buku untuk dibawa pulang." Ungkap Ammar.

Selain itu setiap satu minggu sekali Ammar membawa buku koleksinya berkeliling ke beberapa tempat untuk menyebarluaskan semangat membaca pada masyarakat sekitar.

Dengan cara itulah, Ammar berharap dapat turut berkontribusi dalam upaya peningkatan minat baca, serta mendorong semangat perubahan ke arah yang lebih baik khususnya di kalangan anak-anak dan remaja yang kelak akan meneruskan tongkat estapet kepemimpinan. Namun niat baiknya masih mendapat beberapa kendala.

“Penyediaan bahan bacaan yang sangat terbatas. Koleksi buku yang masih sangat minim, sehingga banyak anak-anak yang merasa bosan dengan buku bacaan yang hanya itu-itu saja. Kedepannya saya berharap dapat menambah koleksi buku saya terutama buku kisah-kisah Nabi dan para sahabatnya, serta buku cerita anak.” Jelas Ammar. (JC/Red)

Latihan Tembak Untuk Bela Negara

May 16, 2017 Add Comment

Kuningan - Selasa (16/05) Staf Ops Kodim 0615/Kuningan mengadakan latihan tembak (Latbak) senjata ringan TW I TA. 2016 selama 3 hari mulai tanggal 16-18 Mei 2018 dari pukul 07.00 WIB - 14.00 WIB. Acara latihan rutin setiap 3 bulan sekali ini dilaksanakan di Desa Cibereum Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.

Menurut Kasdim 0615/Kuningan Mayor Inf Riza Taufiq Hasan SIP, alasan dipilihnya lokasi tersebut yang utama adalah karena faktor keamanan.

"Untuk lokasi menembak diharuskan adanya tanggul. Bukit dibelakang sasaran tembak di sini bisa berfungsi sebagai tanggul untuk menahan peluru serta di sini jauh dari masyarakat sehingga aman untuk dijadikan lokasi latihan." Ungkapnya.

Diadakannya latihan seperti ini bertujuan untuk penyegaran seluruh anggota serta memelihara kemampuan menembak.

Untuk Tamtama dan Bintara menggunakan senjata laras panjang berjenis M16 buatan Amerika modifikasi Pindad dengan menggunakan munisi kaliber 5,56 mm (MU - 4Tj) dengan total 4680 butir dan jarak tembak 100meter. Sedangkan untuk Perwira menggunakan laras panjang dan laras pendek jenis pistol P1 Pindad menggunakan munisi Kaliber 9 mm (MU - 1Tj) sebanyak 611 butir dengan jarak tembak 25 meter.

Latihan yang dipimpin oleh komandan latihan, Kapten Inf Ibnu Sahid (Danramil 1506/Cibingbin), untuk hari pertama dilibatkan berbagai kalangan seperti polhut, awak media serta para kepala desa peserta terbaik yang pernah mengikuti latihan bela negara.

"Kita mengajak dari luar anggota untuk ikut berpartisipasi agar sewaktu-waktu negara membutuhkan mereka sudah tidak kaget, jadi ketika diperintahkan untuk angkat senjata guna bela negara, mereka siap." Pungkas Mayor Riza. (AR27)

Pendistribusian Gas LPG 3 Kg Harus Tepat Sasaran

May 16, 2017 Add Comment

Kuningan - Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Kuningan yang dinahkodai oleh Uu Sukmana MSi terus melakukan terobosan. Kali ini dalam rangka pengendalian harga dan pendistribusian gas LPG 3 Kg bersubsidi di masyarakat harus tepat sasaran.

Hal itu disampaikan dalam agenda penting yang bertempat di rumah makan Bang Jack Desa Caracas Kecamatan Cilimus, Selasa (16/5). Tampak hadir kurang lebih 20 distributor dan agen gas LPG di wilayah Cilimus.

"Menindaklanjuti surat edaran Bupati, maka implementasinya yaitu melakukan sosialisasi dan apakah efektif atau tidak di masyarakat. Khususnya di tingkat agen, distributor, dan pengecer," ucap Uu Sukmana MSi.

Menurutnya, tata kelola pengendalian harga gas LPG 3 Kg bersubsidi ditingkat pengecer belum merata dan tidak sesuai. Oleh karena itu, pihak distributor dan agen dikumpulkan untuk mencari solusi dalam menata harga ditingkat pengecer.

"Jadi kedepannya itu pemerintah juga akan memberikan solusi yaitu harga tertinggi toleransi yang akan disepakati oleh agen dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan biasanya transportasi." tuturnya.

Uu Sukmana MSi berharap dengan kerjasama yang sudah dibangun bersama Hiswana Migas nanti akan membuat format yang ideal tentang legalisasi pengecer. Ketika ada lonjakan harga, itu bisa disisir mulai dari hilir sampai ke hulu. Kemudian dalam waktu dekat ini data pengecer harus sudah masuk dan didata.(JHD29)

Kedapatan Membawa Sabu, Warga Desa Sukamukti Ditangkap Tim Brantas BNNK

May 15, 2017 Add Comment


Kuningan - Narkotika masih saja mengancam dunia sebagai alat mematikan perlahan. Kuningan pun menjadi sasaran beredarnya barang haram tersebut.

Senin (15/5) tim Brantas Badan Narkotika Nasioanal Kuningan (BNNK) menangkap SM (26) warga Desa Sukamukti Kecamatan Jalaksana yang kedapatan menyimpan narkotika golongan Sabu seberat 1,07 gram. Namun SM mengaku bahwa barang tersebut hanyalah titipan.

"Setelah kami tangkap bersama barang bukti sabu,tersangka mengaku hanya dititipi, kami test urine,dan dari hasil test tersebut memang negatif." ungkap Edi Heryadi Kepala BNN Kuningan.

Namun menurut Edi Heryadi, SM bisa terjerat dua pasal, antara lain pasal (112) "Setiap orang tanpa hak menyimpan dan menguasai narkotika golongan satu dapat dipidana penjara paling sedikit 4 tahun dan paling lama12 tahun". Atau pasal 114 karena menerima narkotika golongan satu dengan ancaman hukuman 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

SM tertangkap di sebuah warung disekitar Desa Gunung Keling Kecataman Cigugur. a digeledah ternyata petugas menemukan sabu seberat 1,07 gram sebagai barang bukti.

"Kami akan mengembangkan kasus ini, kami akan melakukan penyelidikan dari mana tersangka dapat narkotika tersebut, sehingga apabila ada tersangka lain dapat kami tangkap secepatnya." Pungkas Edi. (ARY09)

BKPRMI Kuningan Gelar Wisuda TKA-TPA

May 15, 2017 Add Comment

Kuningan - Ahad (14/5) LPPTKA BKPRMI Kuningan menyelenggarakan acara wisuda TKA-TPA pada pukul 10:00 WIB yang telah dibuka langsung oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH.

Wisuda ke-24 ini terselenggara dengan meriah dan khidmat.

"Alhamdulillah atas kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas dari rekan-rekan panitia dan pengurus BKPRMI, acara ini berlangsung dengan khidmat, lancar, dan penuh keberkahan." ucap Insan Nulyaman, S.Pd.I., M.Pd.I, Ketua BKPRMI Kuningan.

Adapun tema yang diangkat yaitu, "Menyiapkan generasi Qur'an menyongsong masa depan gemilang". Menurut Insan, tema tersebut bukan hanya sekedar kalimat, namun mempunyai tujuan seperti yang disampaikan oleh Insan.

"Maksud dari tema ini yaitu agar generasi bangsa ini menjadi generasi pecinta Al-Qur'an yang tertanam sejak dini." Ujar Insan.

Acara wisuda tersebut dihadiri oleh 946 santri dari seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.

Insan berharap dengan lahirnya bibit muda pecinta Qur'an, program Kuningan MAS tidak hanya lagi sebuah semboyan, namun akan terwujud dalam generasi muda Kuningan yang agamis, yang cinta dengan Qur'an dan senantiasa menjunjung tinggi nilai Islam dalam kehidupan. (JC)

Ini Cara Cegah Dan Atasi Serangan Malware Ransomware Wannacry

May 14, 2017 Add Comment
Foto dok. Kominfo
BERITA KUNINGAN - Wannacry menginfeksi sebuah computer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke computer windows lain pada jaringan yang sama. Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry. Setiap komputer windows yang sudah terinfeksi akan mendapatkan tampilan seperti gambar page di atas.
Dari tampilan diketahui bahwa Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi. Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dgn 300 dollar amerika. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Disamping itu juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.
Tindakan Pencegahan sebelum infeksi :
Lakukan beberapa langkah berikut untuk tindakan pencegahan dari terinfeksi malware ransomare jenis wannacry,
  1. Cabut Kabel LAN/Wifi
  2. Lakukan Backup Data
  3. Update Anti-Virus
  4. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
  5. Jangan mengaktifkan fungsi macros
  6. Non aktifkan fungsi SMB v1
  7. Block 139/445 & 3389 Ports
  8. Ulangi, selalu backup file file penting di komputer anda dan di simpan backupnya ditempat lain
Tindakan Setelah Infeksi :
Saat ini belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file file yang sudah terinfeksi wannacry. Akan tetapi memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran wannacry ke komputer lain yang rentan vulnerable. 
Sebagai tambahan yang sangat penting, ID-SIRTII menghimbau agar pada hari Senin besok dan kantor akan buka, mohon diwaspadai ancaman ini dan melakukan hal-hal sebagai berikut :
  • Agar PC-PC dan bentuk Komputer Personal dan Jaringan lainnya jangan terhubung ke LAN dan Internet dulu,
  • Terlebih dahulu lakukan backup data penting,
  • Pastikan software anti virus sudah update serta security patch yang disarankan oleh microsoft dilakukan terlebih dahulu.
Untuk konsultasi secara online bisa diakses ke :https://www.nomoreransom.org . Juga, apabila diperlukan informasi dan saran teknis, dapat diemail :incident@idsirtii.or.id .
Kontak Person apabila diperlukan,  
Direktur Keamanan Informasi : Aidil Cenderamata 0817758377
Wakil Ketua ID-SIRTII : Salahuddin (Didin) 0816945022
Sumber : www.kominfo.go.id

Gawat!!! Jangan Nyalakan Komputer sebelum Disconect Internet

May 14, 2017 Add Comment
Photo ilustrasi.

BERITA KUNINGAN - Kominfo melalui website resminya memberikan himbauan agar segera melakukan tindakan pencegahan terhadap ancaman malware khususnya Ransomware jenis WannaCRY.

Siaran pers dengan NO. 55/HM/KOMINFO/05/2017 itu menjelaskan seperti yang diberitakan di beberapa media baik di dalam ataupun luar negeri, telah terjadi fenomena serangan siber di beberapa negara, termasuk Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan atau yang akrab dusapa samy menyampaikan serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting), maka serangan ini bisa dikategorikan teroris siber.

Di Indonesia, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kominfo, serangan ditujukan ke Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais.  Dengan adanya serangan siber ini kami minta agar masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kehati hatian dalam berinteraksi di dunia siber.

"Serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban." Jelas Samy

Samy menambahkan bahwa Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan sebelum mengkoneksikan komputer pada jaringan internet dan juga penanganan apabila terjadi insiden. (AR27)

Disporapar Mencari Bibit Melalui Ajang Moka Dan Olahraga

May 14, 2017 Add Comment

KUNINGAN - Ajang pencarian bakat dan bibit dibidang seni, budaya, dan pariwisata maupun bidang olahraga di Kabupaten Kuningan terus dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan melalui kegiatan Pasanggiri Mojang Jajaka Alit Remaja (Pamilon) dan pelepasan kontingen Popwilda (Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah) di Al-Kenzie Hall Mayang Kuningan, Ahad(14/5).

Kadis Porapar, Drs. Jaka Chaerul menerangkan bahwa ajang Pasanggiri Mojang dan Jajaka serta kegiatan Popwilda memiliki suatu kesamaan. Dimana kedua-duanya merupakan ajang untuk menunjukkan bakat dan potensi putra-putri Kuningan dalam meraih perestasi dibidang masing-masing.

“Para peserta yang mengikuti Pasanggiri Mojang dan Jajaka Alit Remaja itu diikuti 52 orang peserta, mereka akan berkompetisi dan menampilkan bakat dan kemampuan dibidang seni, budaya, dan pariwisata sehingga akan timbul rasa percaya diri pada saat berada di atas panggung dan dilihat oleh banyak orang.” terang Jaka.

Sementara untuk Popwilda, Jaka menjelaskan bahwa untuk peserta dari Kabupaten Kuningan yang akan berlaga di Pangandaran berjumlah 140 orang yang terdiri dari atlet dan official masing-masing cabang olahraga. Kuningan akan ikut dalam 8 cabang olahraga diantaranya, sepakbola, bola voli, basket, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapang, pencak silat, dan sepak takraw.

Dirinya berharap agar para atlet bisa memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Kuningan dibidang olahraga. Ini merupakan kompetisi yang sangat penting bagi putra dan putri daerah, untuk meraih prestasi dibidangnya masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Kuningan Ir. Dodi Nurochmatuddin menyampaikan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pasmilon dan juga pelepasan kontingen Popwilda. Selain untuk menyalurkan bakat dan potensi, juga sebagai ajang untuk meraih prestasi dibidang yang mereka sukai.

“Bagi para peserta dan para atlit saya berharap untuk terus mengasah potensi dan bakat yang dimiliki, sehingga kedepannya Kabupaten Kuningan dapat memiliki generasi muda yang memiliki wawasan luas dibidang seni, kebudayaan, dan pariwisata serta memiliki para atlit muda yang berbakat dan handal dalam berbagai cabang olahraga.” Ucap Dodi.

Dikatakan Dodi kepada para peserta Pasanggiri Mojang dan Jajaka, semoga para peserta yang terpilih sebagai juara dapat menjadi panutan dan teladan bagi masyarakat. Dan untuk kontingen Popwilda yang akan bertanding, semoga bisa bertanding secara maksimal serta bisa meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di Tingkat Provinsi Jawa Barat. (JHD29)

Penutupan Turnamen Sepak Bola Camat Darma Cup 1

May 14, 2017 Add Comment
Tim sepak bola karangtaruna Desa Darma saat foto bersama Bupati Kuningan.

Kuningan - Sabtu (13/5) karang taruna Kecamatan Darma menyelenggarakan turnamen sepak bola Camat Darma Cup ke-1 tahun 2017, dengan penanggung jawab oleh ketua karangtaruna Nono Sutriono. S.IP dan Camat Darma Didin Bahrudin. S sos. Msi selaku pembina, sekaligus acara senam massal se-Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan, bertempat di Lapang Putranagapura Desa Cageur.

Acara tersebut diketuai oleh Andi Rahmat. SPd, dibantu oleh Hendriyatno sebagai sekretaris, Nunu Nugraha sebagai bendahara, dan juga panitia lokal dari karang taruna Desa Cageur dan pemerintahan Desa Cageur.


Hadir pula Bupati Kuningan Acep Purnama SH MH, ketua karangtaruna Kabupaten Drs. Ade Priatna, pengurus Sekdisporapar Kuningan beserta jajarannya, Muspika Kecamatan Darma, kepala desa se-Kecamatan Darma, dan seluruh pengurus karangtaruna se-Kecamatan Darma.

"Tujuan acara ini adalah untuk mencari bibit-bibit muda atlet sepakbola se-Kecamatan Darma, dimana akan diseleksi dari seluruh tim peserta untuk mewakili atau menjadi bagian dari 'timnas' Kecamatan Darma. Disamping itu adalah untuk mempererat tali silatuhrahmi antar desa se-Kecamatan Darma." ungkap Andi Rahmat. SPd, Ketua Panitia.

Hasil yang diperoleh dari acara tersebut, memutuskan juara 1 tim sepakbola diraih oleh karangtaruna Desa Cipasung, juara 2 karangtaruna Desa Darma, juara 3 tim sepakbola Desa Karangsari, juara 4 tim sepakbola karangtaruna Desa Cageur, dengan skor final Cipasung 2-1 Darma. Diambil pula pemain terbaik yaitu Fauzan dari Darma. Dan top skor Iman dari Desa Cipasung.

"Harapannya semoga bisa berkelanjutan tiap tahunnya, tentunya dengan dukungan semua pihak yang terlibat didalamnya." Pungkas Andi.(AR27)

Forum Jaring Pengaman Umat (JPU), Upaya Menanggulangi Masalah Darurat Masyarakat

May 13, 2017 Add Comment
Pertemuan Forum Jaring Pengaman Umat (JPU) bertempat di Kantor BAZNAS Kuningan Jum'at (12/05).
 
Kuningan - Jum'at (12/05) bertempat di Kantor BAZNAS Kuningan, diadakan pertemuan forum Jaring Pengaman Umat (JPU). Dihadiri oleh Dr. Ukas Suharfaputra, S.P., M.P Kadis DKPP Kab. Kuningan,  H. Uba Subari, AK  Ketua BAZNAS Kuningan, dr. H. Zaenal Arifin, MH.Kes direktur RSUD Linggajati, Lela Basiul Produser program Era Berbagi Kasih (EBK) Era TV, Eva Komandan Sedekah Rombongan (SR) Kuningan, Tatang Budiman, Amar Thohir mewakili wartawan, dan Dedi moderator yang mewakili BAZNAS sebagai tuan rumah. Selain itu juga akan bergabung dr. Elly Nursyam selaku direktur RSU El Syifa.

Terbentuknya forum tersebut bertujuan untuk membantu permasalahan darurat masyarakat terutama terkait fakir miskin seperti masalah darurat pangan, kesehatan, pendidikan, dan masalah darurat sosial lainnya yang belum tersentuh.

"Ini adalah pertemuan ke-3, diharapkan kedepannya ini dapat menjadi bola salju, semakin banyak yang terketuk pintu hatinya untuk ikut terlibat." Ungkap  Dr. Ukas Suharfaputra, S.P., M.P , Kadis DKPP salah satu inisiator forum tersebut.

Ukas menambahkan bahwa saat ini sistem bantuan masih sporadis, diharapkan kedepan masing-masing tim memiliki program pada bidang masing-masing.

"Untuk DKPP memprogramkan Jaring Pengaman Pangan, nah untuk bidang lain pun diharapkan kedepannya dapat membuat program masing-masing sesuai bagiannya. Seperti Jaring pengaman kesehatan, pendidikan, sosial, dan lain-lain sehingga lebih efisien." Tambah Ukas.

Sedangkan untuk BAZNAS sendiri telah memiliki berbagai program terkait masalah sosial masyarakat.

"BAZNAS Kuningan sangat mendukung dan siap membantu masyarakat yang membutuhkan dengan program-program yang kami miliki." Ungkap H. Uba Subari, AK, Ketua BAZNAS Kuningan.

Selain itu, Lela Basiul pun mengungkapkan bahwa perlunya keterlibatan media yang salah satu fungsinya adalah sebagai kontrol sosial.

"Media itu sebagai kontrol sosial yang harus berperanserta dalam setiap lini kehidupan sosial masyarakat, untuk itu kami dari Era TV merasa perlu untuk terlibat dalam forum ini." Ungkap Lela mewakili media.

Untuk bidang kesehatan, Sedekah Rombongan (SR) Kuningan siap menangani pendampingan pasien termasuk rumah singgah bila harus dirujuk ke Rumah Sakit di luar kota.

Sedangkan untuk masalah pelayanan kesehatan, dr. H. Zaenal Arifin, MH.Kes dan dr. Elly Nursyam menyatakan siap untuk terlibat dalam forum ini untuk membantu menangani masalah-masalah darurat kesehatan.

Semua berharap agar  semakin banyak pihak yang terlibat dan forum ini dapat menjadi solusi untuk mewujudkan kemaslahatan  ummat serta membantu mewujudkan Kuningan Mandiri Agamis Sejahtera. (AR27)
 


TK IT Permata Bunda Gelar Pentas Ajang Kreasi

May 12, 2017 Add Comment
Sekelompok siswa/i TK IT Permata Bunda saat mementaskan angklung.

Kuningan - TK IT Permata Bunda menyelenggarakan pentas ajang kreasi bagi siswa. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara perpisahan siswa TK IT Permata Bunda angkatan ke-4, Rabu (10/05).

TK IT Permata Bunda merupakan salah satu lembaga pendidikan yang terus berupaya untuk menggali potensi siswanya agar kelak mampu bersaing di tingkat SD, baik secara akademik maupun nonakademik. TK yang beralamat di jalan Tegal Gede No. 03 Desa Ciputat, Kecamatan Ciawigebang ini cukup populer di kalangan masyarakat sekitar. Pasalnya, TK tersebut mempunyai fasilitas lengkap, iuran perbulan terjangkau, tenaga pendidik berkompeten, serta kualitas lulusan mampu bersaing.

Tahun ini, TK IT Permata Bunda rencananya akan meluluskan sebanyak 15 siswa. Seperti tahun-tahun sebelumnya, TK IT Permata Bunda selalu menggelar acara perpisahan. Kali ini, acara perpisahan diwarnai dengan penampilan kreasi siswa yang cukup menyedot perhatian orang tua siswa dan tamu undangan yang hadir pada saat berlangsung.

Acara yang bertema Menumbuhkan Generasi yang Sehat, Cerdas, dan Berahlakul Karimah tersebut menampilkan beberapa kreasi siswa, diantaranya: menari, bernyanyi, bermain angklung, serta fashion show. Saat penampilan berlangsung, para orang tua siswa tampak tersenyum bangga melihat putra putrinya tampil di atas panggung.

Hj. Nani Suryani, S. Pd. selaku Kepala TK IT Permata Bunda menuturkan bahwa tujuan disenggarakan acara tersebut yaitu untuk mengembangkan kreativitas siswa serta memotivasi siswa agar lebih berani dan percaya diri saat tampil di hadapan umum.

"Tujuan kami menyelenggarakan acara ini di momen perpisahan yaitu agar  kreativitas siswa dapat berkembang dengan cara menampilkan kreasi siswa, sehingga orang tua siswa tau sampai sejauhmana kemampuan anak-anaknya dalam berkreasi", tuturnya saat diwawancara.

Acara tersebut menggunakan ruang serbaguna sebagai tempat berlangsungnya pentas kreasi siswa. Para tamu undangan yang mayoritas ibu-ibu tampak antusias melihat pentas yang ditampilkan oleh siswa hingga usai, bahkan beberapa tamu undangan yang punya anak Balita langsung mendaftarkan anaknya ke TK IT Permata Bunda.

Nani mengaku senang melihat antusias serta tingginya animo masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya ke TK IT Permata Bunda. Ia akan terus berupaya meningkatkan fasilitas sekolah untuk menunjang proses belajar dan bermain siswa. Nani berharap siswa lulusan ke-4 tersebut dapat bersaing ketika menempuh pendidikan di SD.

"Alhamdulillah senang. Semoga siswa lulusan tahun ini dapat bersaing ketika di SD, seperti tahun-tahun sebelumnya lulusan kami mayoritas selalu dapat rangking", pungkasnya.

Acara perpisahan ditutup dengan pembagian cendra mata dari pihak sekolah untuk siswa berprestasi. Cendra mata dibagikan sesuai tingkatan usia, yakni: usia 2-3 tahun, usia 4-5 tahun, dan usia 6-7 tahun. (Ahmad Asikin)

INFO CARI KERJA : Mekanik Atau Supir

May 11, 2017 Add Comment
 
Nama : Setiawan

Alamat : Dusun  IV, Desa Ciporang Kecamatan Maleber - Kabupaten Kuningan

No HP : 0858-6411-699

Pendidikan Terakhir : Sekolah Tekhnik Menengah (STM) Otomotif

Usia : 43 Tahun

Keahlian : Mekanik, Supir.

Tim Futsal SMP Negeri 1 Cidahu Lolos Ke Babak Final

May 11, 2017 Add Comment

Kuningan - Tim Futsal SMP Negeri 1 Cidahu akhirnya lolos ke babak final dalam turnamen futsal antarsiswa SMP/MTs se-Kabupaten Kuningan yang diselenggarakan oleh SMK Cibening, Kamis (11/05).

Dalam turnamen tersebut, setidaknya ada 14 tim futsal yang menjadi peserta. 14 tim tersebut terdiri dari berbagai sekolah, diantaranya: tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu, SMP Negeri 3 Luragung, SMP Negeri 1 Cibingbin, SMP Negeri 2 Cibeureum, MTsN 8 Kuningan,  SMP Satap Kawungsari, dan lain-lain.

Tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu lolos ke babak final setelah menaklukkan 3 tim futsal dalam waktu satu hari berturut-turut, yakni: SMP Negeri 1 Cidahu vs SMP Negeri 3 Luragung dengan skor akhir 3-2, SMP Negeri 1 Cidahu vs MTs Hidayatul Umah 4-1, SMP Cidahu vs SMP Negeri 1 Cibingbing 5-0. Kemenangan dari tiga pertandingan tersebut akhirnya mengantarkan tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu ke puncak pertandingan yang akan berlangsung pada Sabtu,   (13/05).

Aldi Saeful Fahry selaku kapten tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu menuturkan bahwa tiga pertandingan tersebut cukup menguras tenaga. Meski demikian, Aldi merasa senang sebab tim yang diperkuat olehnya lolos ke babak final.

''Haruh.. Pertandingan tadi cukup menguras tenaga pak, tapi saya senang SMP Negeri 1 Cidahu bisa lolos ke babak final. Itu artinya, mimpi kami untuk memberikan kado terindah untuk sekolah sebelum lulus selangkah lagi dapat kami wujudkan'', ungkap     pemain yang menempati posisi sebagai penjaga gawang.

Seperti yang beritakan sebelumnya bahwa siswa kelas IX SMP Negeri 1 Cidahu yang tergabung dalam tim futsal ingin memberikan kado terindah atau kenang-kenangan untuk sekolah berupa tropi juara lewat turnamen futsal terahir yang diikuti sebelum mereka lulus.

Rio Tri Mulyono, S.Pd. selaku pelatih tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu sangat bersyukur atas kemenangan yang diraih siswa didiknya, sehingga menempatkan nama SMP Negeri 1 Cidahu di puncak pertandingan.

"Alhamdulillah tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu bisa mencapai babak puncak. Ini semua karena doa, dukungan dari pihak sekolah, serta orang tua siswa", ungkap pria asal Cinagara, Lebakwangi.

Menghadapi babak final, Rio meminta doa, dukungan, serta suport dari pihak sekolah agar  tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu bisa meraih juara pertama, sehingga target tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu untuk memeberikan kado terindah untuk sekolah dapat terwujud.

Turnamen yang digelar di lapangan futsal Centra Sarasi tersebut cukup menyita perhatian para pecinta olahraga futsal, khususnya para suporter dari tiap sekolah. Tak mau ketinggalan, suporter dari tim futsal SMP Negeri 1 Cidahu juga turut hadir untuk memberi dukungan kepada tim kebanggaannya. (Ahmad Asikin)

Putusan Sidang Ahok Menunjukan Masih Adanya Harapan Keadilan Di Indonesia

May 11, 2017 Add Comment
Pedri Kasman mengenakan peci hitam.

Jakarta - Kasus penista agama yang diharapkan cepat proses hukumannya, ternyata memakan waktu yang begitu lama hingga harus melalui belasan kali sidang seakan belum cukup bukti bahwa Ahok bersalah, meski telah dihadirkan para saksi yang memberatkannya, namun prosedur tetap berjalan.

Pro kontra kian memanas dan seakan belum terlihat titik akhirnya. Setelah putusan JPU yang seolah membela Ahok, membuat masyarakat kembali resah dan sanksi dengan hukum di negara ini.

Pedri Kasman, salah satu pihak pelapor  merasa jelang sesi akhir putusan perkara kasus penista agama ini, JPU melayangkan tuntunan yang lemah, namun beruntung putusan akhir ada pada hakim.

"Vonis hakim terhadap Ahok sudah mencerminkan kemerdekaan hakim dalam memutus perkara. Hakim mengabaikan tuntutan JPU yang sangat lemah dan tidak menggunakan pasal 156a tentang penodaan agama." Ungkap Pedri Kasman, Sekertaris PP Muhammadiyah.

Pedri menambahkan bahwa Hakim telah bertindak progresif dan peduli dengan rasa keadilan masyarakat. Dirinya menganggap Ini adalah kabar gembira bagi peradilan dan penegakan hukum, masih ada harapan keadilan di negeri ini.

Namun disisi lain Pedri berpikir bahwa ini adalah kabar buruk bagi kejaksaan. Dengan terang tuntutan JPU diabaikan majelis hakim. Sebuah tuntutan yang amat lemah, mengingkari fakta persidangan dan telah melukai hati masyarakat pencari keadilan.

Karenanya institusi kejaksaan perlu melakukan introspeksi. Terutama JPU, Kejari Jakarta Utara, Kejati DKI dan Jaksa Agung. Sebab rentut yang dibuat JPU tentu saja sudah dikonsultasikan melalui ketiga level institusi kejaksaan itu sesuai mekanisme di kejaksaan.

"Lebih dari itu Jaksa Agung patut dievaluasi. Karena sejak awal terindikasi ada yang tidak beres dalam perkara ini. JPU lah yang meminta penundaan pembacaan tuntutan setelah pilkada DKI, lalu membacakan tuntutan yang sumir. Tuntutan yang justru bernilai pembelaan terhadap terdakwa." Ungkap Pedri.

Selain itu menurutnya, Publik menduga-duga dan mengaitkan keberadaan Jaksa Agung yang adalah orang partai.  Karenanya presiden harus mencopot Jaksa Agung HM Prasetyo sebelum kepercayaan masyarakat jatuh pada titik terendah.

"Akan lebih elegan jika HM Prasetyo sendiri yang mundur dengan penuh kesadaran untuk menyelamatkan institusi kejaksaan." Pungkasnya. (AR27)

Kedapatan Membawa Senjata Tajam, Belasan Pelajar SMP Diamankan

May 09, 2017 Add Comment
Para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diamankan pihak kepolisian karena kedapatan membawa senjata tajam.
 
Kuningan - Selasa (9/5) belasan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) digelandang petugas polisi menuju Polres Kuningan. Para pelajar tanggung tersebut terjaring saat bergerombol di taman kota Winduhaji dan diduga akan melakukan tawuran.

Dengan menggunakan truk, pelajar dari salah satu SMP Negeri di Garawangi tersebut digelandang ke Polres Kuningan untuk didata satu-persatu di Aula Mapolres Kuningan.

Selain didata, tas mereka pun digeledah dan ternyata petugas menemukan sejumlah clurit dan gir yang diikat sabuk serta satu botol bekas minuman keras.

Menurut Kanit Turjawali Sabhara Polres Kuningan Ipda E.Sujana menerangkan bahwa saat itu beliau mencurigai para pelajar yang sedang bergerombol ketika sedang berpatroli bersama petugas Sabhara yang lain di Winduhaji, tepatnya di taman kota Winduhaji.

"Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, para pelajar tersebut kita amankan dan dibawa ke Polres untuk didata, setelah digeledah petugas kami menemukan senjata tajam dan gir yang biasa digunakan untuk tawuran." Ungkap Sujana.

Sujana mengatakan bahwa kasus ini masih berkembang. Kemungkinan masih ada rekan-rekan mereka yang lainnya. Sementara ini yang baru terjaring sekitar 15 orang. Mereka selanjutnya akan diarahkan ke Binmas dan menghubungi pihak sekolah masing-masing untuk dilakukan pembinaan.

Para pelajar tersebut diberikan hukuman berupa push-up sambil mengucap janji tidak akan mengulangi perbuatanya lagi. Selain itu pihaknya akan mendalami pemeriksaan bagi mereka yang membawa senjata tajam karena belum ada kejadian penyerangan.

"Itu mungkin mereka dalam rangka sedang persiapan, kita dalami dulu. Kalau ternyata ada rencana penyerangan kasusnya bisa berkembang lain." Pungkas Sujana. (AR27)